BYD Siapkan Baterai EV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM

BYD siapkan baterai EV yang mengakomodir jarak tempuh sampai 1.000 km lebih untuk model-model terbarunya

BYD Siapkan Baterai EV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM

KatadataOTO – Perusahaan otomotif asal Tiongkok, BYD (Build Your Dreams) diketahui menggunakan baterai mobil listrik Blade Battery yang diklaim punya sejumlah keunggulan.

Berjenis LFP (Lithium Iron Phosphate), baterai EV (Electric Vehicle) itu disebut lebih aman dan tidak mudah meledak serta berukuran tipis dibandingkan baterai lain. Sehingga membuat penempatannya di kendaraan jadi efisien.

Untuk Agustus 2024, BYD siapkan baterai EV mengakomodir jarak tempuh sampai 1.000 km (metode pengetesan CLTC) dalam satu kali pengisian daya. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa nyaman lebih bagi pengguna.

Namun baterai yang sedang disiapkan Toyota merupakan Solid-State Battery, diklaim bisa menyuguhkan daya jelajah jauh. Baik LFP maupun Solid-State tidak lagi menggunakan nikel sebagai komponen utama.

First Drive BYD Dolphin
Photo : BYD

Generasi kedua Blade Battery nanti membuat lini mobil listrik BYD di masa mendatang punya daya jelajah di atas 1.000 km, kompetitif dengan model merek lain yang menggunakan Solid-State Battery.

Baterai mobil listrik terbaru dari BYD juga diyakini menjadi baterai LFP dengan performa paling tinggi apabila tingkat densitas energinya bisa mencapai 190 Wh/kg ke atas.

Selain densitas energi lebih baik, Blade Battery generasi kedua juga akan dibekali ukuran, bobot serta konsumsi energi efisien dibandingkan baterai terdahulu.

Ukuran baterai semakin kecil nanti juga akan menambah kelapangan kabin. Ini juga menjadi salah satu upaya BYD menekan harga jual kendaraan listrik di pasar global serta menawarkan EV dengan daya jelajah kompetitif.

Keunggulan Blade Battery

Dalam satu kesempatan, Bobby Bharata, Head of Product PT BYD Motor Indonesia mengungkapkan Blade Battery terpasang pada platform mobil karena ukurannya cenderung tipis.

Perlu diketahui ini dinamakan CTB (Cell-to-battery). Buat lini Indonesia, teknologi CTB diterapkan pada sedan BYD Seal.

“Jadi satu kesatuan dan efeknya banyak, lebih lega ruang di kabin,” ucap Bobby beberapa waktu lalu.

BYD Siapkan Baterai EV Jarak Tempuh 1.000 KM
Photo : BYD

Jacob Ma, Head of Training and Assistant President Directur BYD Motor Indonesia mengatakan teknologi CTB dipakaikan pada BYD Seal untuk menambah keamanan sedan sport tersebut.

“Tapi perlu diingat bahwa Seal, Atto 3 dan Dolphin semua pakai Blade Battery. CTB itu untuk meng-advance keamanan dan banyak model BYD akan pakai teknologi terbaru nanti,” ungkap Jacob.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV