Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini
30 Desember 2025, 18:00 WIB
BYD siapkan baterai EV yang mengakomodir jarak tempuh sampai 1.000 km lebih untuk model-model terbarunya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Perusahaan otomotif asal Tiongkok, BYD (Build Your Dreams) diketahui menggunakan baterai mobil listrik Blade Battery yang diklaim punya sejumlah keunggulan.
Berjenis LFP (Lithium Iron Phosphate), baterai EV (Electric Vehicle) itu disebut lebih aman dan tidak mudah meledak serta berukuran tipis dibandingkan baterai lain. Sehingga membuat penempatannya di kendaraan jadi efisien.
Untuk Agustus 2024, BYD siapkan baterai EV mengakomodir jarak tempuh sampai 1.000 km (metode pengetesan CLTC) dalam satu kali pengisian daya. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa nyaman lebih bagi pengguna.
Namun baterai yang sedang disiapkan Toyota merupakan Solid-State Battery, diklaim bisa menyuguhkan daya jelajah jauh. Baik LFP maupun Solid-State tidak lagi menggunakan nikel sebagai komponen utama.
Generasi kedua Blade Battery nanti membuat lini mobil listrik BYD di masa mendatang punya daya jelajah di atas 1.000 km, kompetitif dengan model merek lain yang menggunakan Solid-State Battery.
Baterai mobil listrik terbaru dari BYD juga diyakini menjadi baterai LFP dengan performa paling tinggi apabila tingkat densitas energinya bisa mencapai 190 Wh/kg ke atas.
Selain densitas energi lebih baik, Blade Battery generasi kedua juga akan dibekali ukuran, bobot serta konsumsi energi efisien dibandingkan baterai terdahulu.
Ukuran baterai semakin kecil nanti juga akan menambah kelapangan kabin. Ini juga menjadi salah satu upaya BYD menekan harga jual kendaraan listrik di pasar global serta menawarkan EV dengan daya jelajah kompetitif.
Dalam satu kesempatan, Bobby Bharata, Head of Product PT BYD Motor Indonesia mengungkapkan Blade Battery terpasang pada platform mobil karena ukurannya cenderung tipis.
Perlu diketahui ini dinamakan CTB (Cell-to-battery). Buat lini Indonesia, teknologi CTB diterapkan pada sedan BYD Seal.
“Jadi satu kesatuan dan efeknya banyak, lebih lega ruang di kabin,” ucap Bobby beberapa waktu lalu.
Jacob Ma, Head of Training and Assistant President Directur BYD Motor Indonesia mengatakan teknologi CTB dipakaikan pada BYD Seal untuk menambah keamanan sedan sport tersebut.
“Tapi perlu diingat bahwa Seal, Atto 3 dan Dolphin semua pakai Blade Battery. CTB itu untuk meng-advance keamanan dan banyak model BYD akan pakai teknologi terbaru nanti,” ungkap Jacob.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 18:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
29 Desember 2025, 15:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
28 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya