Desain Mobil Cina Akan Berubah Drastis di 2027, Ini Sebabnya
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Xiaomi siapkan mobil listrik baru SU7 Ultra, punya performa tinggi jadi pembeli perlu ikut tes terlebih dulu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah kesuksesan SU7, Xiaomi siapkan mobil listrik baru yakni SU7 Ultra yang diklaim memiliki performa lebih tinggi dibandingkan versi terdahulu.
Dari segi desain juga tampil berbeda dan lebih sporti, disematkan material Carbon Fiber pada sejumlah bagian seperti bemper depan dan side skirt.
Tambahan lain yakni air intake pada bagian kap depan mobil serta spoiler yang berukuran cukup besar di bagian belakang.
Xiaomi SU7 Ultra disebutkan punya downforce sampai 2.000 kg. Menambah aerodinamika sehingga mobil tersebut bisa melaju dalam kecepatan tinggi tanpa kesulitan berarti.
Dibandingkan Xiaomi SU7 terdahulu, model terbarunya lebih fokus untuk penggunaan di trek balap terlihat dari bodykit yang disematkan.
Secara khusus Xiaomi juga telah mengembangkan motor elektrik terbaru untuk mendukung performa tinggi SU7 Ultra. Tiga motor elektrik disematkan dapat menghasilkan tenaga puncak sampai 1.527 hp.
Konfigurasi sumber daya itu juga membuat Xiaomi SU7 Ultra bisa akselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu singkat yaitu 1,97 detik.
Buat perbandingan salah satu sedan bertenaga listrik tipe AWD (All Wheel Drive) performa tinggi di Indonesia yakni BYD Seal punya catatan akselerasi 0-100 km/jam di 3,8 detik.
Karena memiliki performa buas, Lei Jun, Chief Executive Xiaomi sempat mengatakan bahwa calon pembeli harus melalui sebuah pengujian terlebih dulu sebelum bisa memiliki mobil itu.
Hanya saja belum diketahui lebih rinci terkait pengetesan yang nanti perlu diikuti oleh konsumen apabila berminat dengan Xiaomi SU7 Ultra.
Disebutkan sudah siap masuk lini produksi, Xiaomi bakal membuka keran pemesanan pada kuartal pertama 2025. Masih tidak ada informasi harga, namun yang jelas bakal lebih mahal dari versi orisinalnya.
Sebagai informasi, Xiaomi SU7 di China dilego mulai 209.900 yuan atau sekitar Rp 467,8 jutaan untuk tipe terendah). Mobil tersebut diminati dan mencatatkan 70.000 pemesanan hanya satu bulan setelah peluncuran.
Tiga varian ditawarkan kepada calon konsumen yaitu Standard, Pro dan Max Performance Version. Varian Standard menggunakan baterai BYD, Blade Battery berkapasitas 73,6 kWh.
Dalam satu kali pengisian daya diklaim bisa menjelajah sampai 700 km. Tenaga maksimumnya 295 hp sedangkan torsi puncak tembus 400 Nm.
Tipe Pro dibenamkan baterai CATL Shenxing, lalu Max Performance pakai CATL Qilin. Masing-masing tawarkan jarak tempuh 830 km dan 800 km berdasarkan metode pengetesan CLTC.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 19:00 WIB
26 November 2025, 12:00 WIB
19 September 2025, 18:00 WIB
04 Juli 2025, 12:52 WIB
15 Juni 2025, 10:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat