BYD Tanggapi Kecelakaan Seal yang Berulang, Perlu Ada Edukasi

Sampai saat ini masih belum diketahui penyebabnya, BYD tanggapi kecelakaan Seal yang terjadi berulang

BYD Tanggapi Kecelakaan Seal yang Berulang, Perlu Ada Edukasi

KatadataOTO – Kecelakaan yang melibatkan mobil listrik BYD Seal sempat ramai dibahas di komunitas BYD di media sosial. Muncul banyak dugaan bahwa pengemudi tidak sanggup mengendalikan tenaga berlimpah dari kendaraan.

Secara umum memang mobil listrik memiliki tenaga besar dan torsi instan, sehingga perlu pembiasaan khususnya apabila pengemudi terbiasa menggunakan kendaraan konvensional atau mesin bensin.

Pihak BYD tanggapi kecelakaan Seal dan mengonfirmasi penyebabnya sampai saat ini masih dalam tahap investigasi. Belum bisa dipastikan jika insiden itu terjadi karena pengemudi hilang kendali.

BYD juga menegaskan bahwa hal utama yang mendukung keselamatan berkendara adalah fitur keamanan disematkan pada sedan listrik Seal.

BYD Seal kecelakaan
Photo : IG @rofips via BYD Indonesia FB Group/Krishna Budi Raharja

“Keselamatan berkendara penting dikomunikasikan ke semua pembeli, unit tipe apa saja. Kami memang masih mempelajari kapan dapat dilakukan dalam bentuk pelatihan,” ucap Luther Panjaitan, Head of Marketing BYD Motor Indonesia kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.

Namun guna mengantisipasi hal tidak diinginkan, Luther menegaskan bahwa tenaga penjual telah dilatih untuk mengedukasi seluruh calon pembeli terkait karakter kendaraan listrik.

Perlu diketahui BYD Seal sendiri telah dilengkapi rangkaian teknologi ADAS (Advanced Driver Assistance System) kemudian Airbags, 360 Camera, Traction Control System sampai Intelligent Cruise Control.

“Pengendara (BYD Seal) dalam keadaan sehat dan tidak ada korban jiwa. Unit tersebut merupakan BYD Seal tipe Premium, bukan Performance,” ungkap Luther.

Ia mengatakan kesimpulan sementara penyebabnya bukan kesulitan pengendalian atau karena mobil Over Power.

Sebagai informasi BYD Seal meluncur pada gelaran IIMS 2024 bersama dua model lain yakni Dolphin dan Atto 3. Ada dua varian ditawarkan yakni Extended Range Premium dan AWD (All Wheel Drive) Performance.

Mobil Listrik BYD Seal
Photo : KatadataOTO

Tip tertinggi tawarkan daya jelajah 580 km (NEDC), dapat menghasilkan tenaga 522 hp dan torsi puncak 670 Nm. Klaim akselerasinya tercepat dari tipe Seal lain, 0-100 km/jam dalam waktu 3,8 detik.

Bagi Anda yang berminat berikut adalah harga BYD Seal per Agustus 2024. Angka masih bisa berubah sewaktu-waktu.

Harga BYD Seal Agustus 2024

  • Premium Extended Range, Rp 629 juta
  • AWD Performance, Rp 719 juta

Terkini

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026

mobil
Mobil Listrik

Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat

Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang

mobil
BYD

BYD Mulai Tes SUV 7-Seater Baru, Atto 3 Naik Kelas

SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini

mobil
Wholesales Model Mobil Baru 2025

Rapor Wholesales Model Mobil Baru di RI 2025, BYD Atto 1 Terlaris

BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit

news
Malam tahun baru

Ada Perayaan Tahun Baru 2026, Jakarta Steril dari Mobil Pribadi

Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026

motor
Motor listrik

Kata Aismoli Soal Pasar Motor Listrik yang Lesu pada 2025

Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat

motor
Motor Baru

Wholesales Motor Baru di 2025 Berpeluang Lampaui 6,4 Juta Unit

Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang

mobil
Aturan TKDN EV

GIAMM Berharap Aturan TKDN EV Diperketat, Serap Komponen Lokal

Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor