Wuling Tidak Lihat BYD M6 Sebagai Ancaman

Wuling tidak lihat BYD M6 sebagai ancaman terhadap pasar mereka yang sudah terbentuk sejak beberapa tahun

Wuling Tidak Lihat BYD M6 Sebagai Ancaman
Adi Hidayat

KatadataOTO – Kehadiran BYD M6 beberapa waktu lalu berhasil menarik banyak perhatian dari masyarakat Indonesia. Pasalnya model tersebut masuk segmen MPV yang belum digarap oleh produsen kendaraan listrik lain.

Meski demikian Wuling tidak lihat BYD M6 sebagai ancaman terhadap pasar mereka. Pasalnya sampai sekarang masing-masing pabrikan masih mencari segmen mana yang menjadi volume maker.

“Masing-masing merek menawarkan kendaraan di segmen berbeda. Artinya belum ada yang tahu segmen terbesar dari mobil listrik itu apa,” ungkap Brian Gomgom, Public Relations Manager Wuling Motors Indonesia.

Ia pun optimis bahwa Wuling Motors tetap menjadi favorit masyarakat ketika ingin membeli kendaraan listrik. Pasalnya mereka sudah memiliki beberapa opsi untuk dipilih oleh pelanggan di Tanah Air.

Skema Cicilan BYD M6
Photo : KatadataOTO
 
“Kami memiliki tiga pilihan dan masing-masing tumbuh berbarengan. Ini artinya pabrikan lain juga pasti mengalami kondisi serupa karena mereka pun hadir di berbagai segmen,” ungkapnya.

Meski demikian dirinya yakin bahwa dalam beberapa waktu ke depan, segmen kendaraan listrik yang menjadi favorit masyarakat bisa terlihat. Hal ini karena sudah mulai banyaknya pilihan EV sehingga konsumen bisa lebih bebas menentukan.

“Dibanding tahun lalu pemain Electric Vehicle sudah banyak sekali. Jadi mungkin dalam satu atau dua tahun lagi, kita bisa melihat mana yang menjadi segmen terbesar,” tegasnya.

Perlu diketahui bahwa saat ini Wuling telah menjadi salah satu pabrikan EV terbesar di Indonesia. Mereka telah memiliki tiga model utama yaitu Air ev, BinguoEV dan yang terbaru adalah Cloud EV.

Model tersebut diluncurkan pada Mei 2024 dan dirancang sedemikian rupa agar tampil menarik dari sisi eksterior. Pabrikan pun memasangkan sistem Automatic LED Headlight serta DRL (Daytime Running Light) di bagian depan.

Beli Mobil Listrik Wuling Cloud EV Bisa Test Drive Dulu di Rumah
Photo : KatadataOTO

Wuling Cloud EV dibekali baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) bersertifikasi IP67 berkapasitas 50,6 kWh. Berkat ini maka mobil dapat melesat sejauh 460 km dalam satu kali pengecasan.

Daya tersebut digunakan untuk menggerakkan motor listrik bertenaga 134 hp dan torsi 200 Nm. Agar perjalanan lebih menyenangkan, mobil dilengkapi empat mode berkendara yaitu ECO, ECO+, Sport serta Normal.


Terkini

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta sebelum Akhir Pekan, 3 April 2026

Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal SIM Keliling Bandung Jelang Akhir Pekan, Ada di BPR KS

Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang

news
SPKLU

PLN Ungkap Jumlah Pemakaian SPKLU Saat Libur Lebaran 2026 Naik

PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu

mobil
Iritnya Wuling Darion Plug-in Hybrid untuk Perjalanan Jauh

Iritnya Wuling Darion Plug-in Hybrid untuk Perjalanan Jauh

Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh

mobil
Desain Mobil Baru VinFast

VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia

Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya

mobil
Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Rayu Toyota dan Mitsubishi Tambah Investasi

Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi

motor
Yadea

Motor Listrik Yadea Terbaru Meluncur Hari Ini, Berteknologi Pintar

Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar

mobil
Mobil LCGC

Harga Mobil LCGC di Awal April 2026, Sigra dan Brio Stabil

Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia