Wuling Formo Max Resmi Diluncurkan, Harga Mulai Rp162 Juta

Wuling Formo Max resmi diluncurkan, pikap satu ini memiliki harga yang kompetitif dengan para kompetitornya

Wuling Formo Max Resmi Diluncurkan, Harga Mulai Rp162 Juta

TRENOTO – Wuling Formo Max akhirnya resmi diluncurkan di Jakarta pada Selasa (17/1). Produk ini ikut meramaikan pasar kendaraan niaga yang sudah ada di Indonesia.

Pikap satu ini menawarkan dua varian di pasar Tanah Air. Mulai dari tipe standar serta Max AC memiliki harga jual berbeda.
 
Wuling membanderol produk anyarnya tersebut mulai Rp162 juta saja. Sedangkan pada varian Formo Max AC dijual Rp170 juta sudah OTR (On The Road) Jakarta.

Photo : TrenOto

Sementara Danang Wiratmoko selaku Product Planning Wuling Motors memberikan penjelasan mengenai perbedaan dari keduanya. Menurutnya hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan para pelaku usaha.

“Kedua varian Formo Max yang ditawarkan sama-sama memiliki area kargo luas, mesin bertenaga, Electric Power Steering serta perangkat keselamatan dan keamanan guna mendukung produktivitas usaha. Adapun perbedaannya ada pada fitur kenyamanan berkendara saja,” ujar Danang.

Berbicara spesifikasi keduanya bisa dibilang sama. Dimensinya 5.135 x 1.725 x 1.740 mm dengan wheelbase 3.160 mm.

Lalu ukuran kargonya yang lebih luas di kelasnya dengan panjang 2.695 mm dan lebar 1.725 mm ditambah bukaan bak tiga sisi untuk akses keluar masuk muatan lebih praktis.

Baca Juga: Laris Manis, Penjualan Wuling Air ev Tembus 4.000 Unit

Masalah jantung pacu Wuling Formo Max dibekali mesin 4 silinder 1.500 cc yang menyajikan tenaga 98 hp serta torsi 140 Nm sama didukung transmisi manual 5-percepatan.

Perihal fitur keselamatan dan keamanan terdiri dari rem cakram pada roda depan ditambah sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System) & EBD (Electronic Brakeforce Distribution).

Kemudian ada sabuk pengaman yang dilengkapi sistem penarik dan penguncian otomatis, pengingat penggunaan sabuk pengaman bagi sopir sampai dengan alarm anti pencurian. 

Manufaktur asal China tidak ketinggalan menyematkan fitur kenyaman bagi pengendara sama penumpang di dalamnya. Sebut saja seperti pengaturan kursi, sandaran kepala, automatic power windows juga sunvisor untuk pengemudi. 

Photo : TrenOto

Sedangkan pada Formo Max AC, aspek kenyamanan tadi ditingkatkan lagi dengan penambahan berupa AC (Air Conditioner), head unit radio dan koneksi USB serta dua speaker. 

Bagi Anda yang ingin memilikinya sudah bisa melakukan pemesanan di diler terdekat dengan tiga opsi warna seperti Black, Silver maupun White. Selain itu cukup menyiapkan uang tanda jadi sebesar Rp8 juta.


Terkini

mobil
VinFast Limo Green

VinFast Pede Jual Mobil Listrik Tanpa Insentif Pemerintah

Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV

mobil
VinFast Limo Green

VinFast Masih Andalkan Segmen Fleet Buat Dorong Penjualan di 2026

Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia

mobil
VinFast MPV 7

VinFast Prediksi Ada Perlambatan Pertumbuhan Pasar EV

Dengan tidak adanya insentif, Vinfast memprediksi pertumbuhan pasar EV bakal mengalami perlambatan dari tahun lalu

mobil
Suzuki e Vitara

Melihat Lebih Dekat Suzuki e Vitara di IIMS 2026

Detail eksterior Suzuki e Vitara jadi satu karakter yang mau ditonjolkan sebagai daya tarik, simak ulasannya

motor
Motor matic 150 cc

Harga Motor Matic 150 cc di Februari 2026, Stabil Jelang Ramadan

Beberapa motor matic 150 cc seperti Vario, Nmax Neo sampai Vespa Sprint terpantau tidak mengalami kenaikan

motor
Motor Listrik Honda

Diskon Motor Listrik Honda di IIMS 2026, Ada Bonusnya Juga

Seorang tenaga penjual mengungkapkan, diskon motor listrik Honda CUV e: di IIMS 2026 sampai Rp 24 juta

mobil
Mitsubishi

Persaingan Ketat, Mitsubishi Tak Minat Ikut Perang Harga Mobil

Mitsubishi memilih untuk fokus pada pengembangan produk dan layanan konsumen ketimbang ikut perang harga

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 11 Februari 2026, Siapkan Rute Alternatif

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada 11 Februari 2026 sehingga masyarakat harus siapkan rute alternatif