Wuling Binguo S Debut, Bodi Makin Panjang dan Jarak Tempuh Naik

Kehadiran Wuling Binguo S menambah variasi kendaraan ramah lingkungan segmen SUV kompak, tantang BYD Dolphin

Wuling Binguo S Debut, Bodi Makin Panjang dan Jarak Tempuh Naik
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Wuling Binguo S resmi diluncurkan dengan beberapa perbedaan dari model terdahulu yakni BinguoEV.

Tampil seperti BinguoEV versi Sport Utility Vehicle (SUV) kompak, Wuling Binguo S punya bodi yang sedikit lebih panjang dari versi sebelumnya dan pakai baterai berbeda.

Secara keseluruhan, desain Wuling Binguo S tidak berbeda jauh dari BinguoEV. Masih mempertahankan karakter ala retro lewat penggunaan headlamp berukuran besar dan tanpa sudut tajam.

Masih ada emblem W berkelir silver di sematkan di bagian kap depan, lalu soket pengisian daya di bagian depan kiri mobil. Di belakang stoplamp dilengkapi LED bar memanjang yang menguatkan nuansa sporti Binguo S.

Wuling Binguo S
Photo : Carnewschina

Lalu ukuran peleknya berubah jadi lebih besar yaitu 16 inci. Sebelumnya diameter pelek BinguoEV adalah 15 inci.

Masih bicara eksterior, Wuling Binguo S tersedia dalam empat pilihan kelir yaitu Relaxed Gray, Free Blue, Leisure Purple dan Clear White.

Karakternya cukup berbeda dari BinguoEV yang mengadopsi warna bernuansa pastel atau pucat.

Masuk ke interior, Binguo S menggunakan kabin bergaya minimalis dalam dua opsi kelir yaitu Soft White dan Warm Brown.

Kemudian panel instrumen 8,8 inci, floating headunit 12,8 inci serta setir kemudi bergaya three-spoke.

Fitur-fitur standar lain disematkan seperti tyre pressure monitoring, kamera mundur serta konektivitas bluetooth.

Pada varian tertinggi pengguna Wuling Binguo S bisa mendapatkan pengaturan jok pengemudi elektrik serta bangku dengan pemanas.

Bicara soal jantung pacu, Binguo S pakai motor elektrik penggerak roda depan berdaya 75 kW (100 hp) dan torsi puncak 180 Nm.

Tersedia dua opsi baterai berkapasitas 31,9 kWh atau 41,9 kWh, masing-masing menawarkan daya jelajah 325 kilometer dan 430 kilometer berdasarkan metode pengetesan CLTC.

Di Cina, Wuling Binguo S ditawarkan dengan banderol 66.800 yuan sampai 79.800 yuan. Angka itu setara Rp 156 jutaan-Rp 186,4 jutaan jika dikonversi dalam kurs rupiah.

Wuling Binguo S
Photo : Carnewschina

Apabila masuk pasar Indonesia, Binguo EV akan menjadi saingan terdekat mobil listrik berukuran kompak lain seperti BYD Dolphin.

Namun saat ini Wuling tampak masih akan fokus memperkenalkan Cortez Darion EV dan PHEV.

Tidak menutup kemungkinan Wuling Binguo S dihadirkan sebagai variasi dari BinguoEV, mengingat tren SUV kompak di dalam negeri terbilang cukup positif.


Terkini

mobil
BYD Atto 1

Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat

BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif

otosport
MotoGP Catalunya 2026

Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi

Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta