Alasan Wuling Air ev Dicintai Oleh Konsumen di Tanah Air
10 Februari 2026, 13:00 WIB
Kehadiran Wuling Binguo S menambah variasi kendaraan ramah lingkungan segmen SUV kompak, tantang BYD Dolphin
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Wuling Binguo S resmi diluncurkan dengan beberapa perbedaan dari model terdahulu yakni BinguoEV.
Tampil seperti BinguoEV versi Sport Utility Vehicle (SUV) kompak, Wuling Binguo S punya bodi yang sedikit lebih panjang dari versi sebelumnya dan pakai baterai berbeda.
Secara keseluruhan, desain Wuling Binguo S tidak berbeda jauh dari BinguoEV. Masih mempertahankan karakter ala retro lewat penggunaan headlamp berukuran besar dan tanpa sudut tajam.
Masih ada emblem W berkelir silver di sematkan di bagian kap depan, lalu soket pengisian daya di bagian depan kiri mobil. Di belakang stoplamp dilengkapi LED bar memanjang yang menguatkan nuansa sporti Binguo S.
Lalu ukuran peleknya berubah jadi lebih besar yaitu 16 inci. Sebelumnya diameter pelek BinguoEV adalah 15 inci.
Masih bicara eksterior, Wuling Binguo S tersedia dalam empat pilihan kelir yaitu Relaxed Gray, Free Blue, Leisure Purple dan Clear White.
Karakternya cukup berbeda dari BinguoEV yang mengadopsi warna bernuansa pastel atau pucat.
Masuk ke interior, Binguo S menggunakan kabin bergaya minimalis dalam dua opsi kelir yaitu Soft White dan Warm Brown.
Kemudian panel instrumen 8,8 inci, floating headunit 12,8 inci serta setir kemudi bergaya three-spoke.
Fitur-fitur standar lain disematkan seperti tyre pressure monitoring, kamera mundur serta konektivitas bluetooth.
Pada varian tertinggi pengguna Wuling Binguo S bisa mendapatkan pengaturan jok pengemudi elektrik serta bangku dengan pemanas.
Bicara soal jantung pacu, Binguo S pakai motor elektrik penggerak roda depan berdaya 75 kW (100 hp) dan torsi puncak 180 Nm.
Tersedia dua opsi baterai berkapasitas 31,9 kWh atau 41,9 kWh, masing-masing menawarkan daya jelajah 325 kilometer dan 430 kilometer berdasarkan metode pengetesan CLTC.
Di Cina, Wuling Binguo S ditawarkan dengan banderol 66.800 yuan sampai 79.800 yuan. Angka itu setara Rp 156 jutaan-Rp 186,4 jutaan jika dikonversi dalam kurs rupiah.
Apabila masuk pasar Indonesia, Binguo EV akan menjadi saingan terdekat mobil listrik berukuran kompak lain seperti BYD Dolphin.
Namun saat ini Wuling tampak masih akan fokus memperkenalkan Cortez Darion EV dan PHEV.
Tidak menutup kemungkinan Wuling Binguo S dihadirkan sebagai variasi dari BinguoEV, mengingat tren SUV kompak di dalam negeri terbilang cukup positif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 13:00 WIB
08 Februari 2026, 13:00 WIB
05 Februari 2026, 14:15 WIB
23 Januari 2026, 13:14 WIB
19 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 22:48 WIB
Mitsubishi Xforce edisi Anniversary meluncur di IIMS 2026 dengan penambahan fitur eksterior dan eksterior
13 Februari 2026, 21:34 WIB
BYD terus berinovasi untuk menempatkan diri mereka sebagai pemimpin dalam perkembangan teknologi dan otomotif
13 Februari 2026, 19:22 WIB
BYD Indonesia mampu memberi dampak langsung bagi kelangsungan industri dan ekosistem mobil listrik nasional
13 Februari 2026, 17:55 WIB
BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global
13 Februari 2026, 17:54 WIB
Berbagai model BYD dihadirkan memenuhi kebutuhan konsumen, mobilitas area kota sampai perjalanan jarak jauh
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Setelah terima banyak pemesanan dari Australia, Denza B5 siap dijual di Indonesia. Berikut salah satu daya tariknya yaitu off-road
13 Februari 2026, 16:47 WIB
BYD hadirkan berbagai lini produk lintas segmen untuk konsumen Indonesia dari hatchback, sedan sampai SUV