Wuling Almaz Hybrid Meluncur Pekan Depan, Harga Sentuh Rp500 Juta

Wuling Almaz hybrid dipastikan meluncur pekan depan setelah undangan resminya masuk meja redaksi TrenOto

Wuling Almaz Hybrid Meluncur Pekan Depan, Harga Sentuh Rp500 Juta

TRENOTO – Wuling Almaz Hybrid dipastikan meluncur pekan depan, 3 November 2022. Mobil jenis SUV (Sport Utility Vehicle (SUV) ini pertama kali hadir pada ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2022 beberapa waktu lalu.

Kehadiran mobil ramah lingkungan tersebut menyusul produk mereka sebelumnya yakni Wuling Air ev. Saingan Honda CR-V dan Mazda CX-5 ini semakin melebarkan sayap dengan datangnya versi hybrid.

Sementara Honda CR-V hybrid kabarnya akan diluncurkan tahun depan. Wuling Almaz Hybrid baru akan menyapa para penggemar di Tanah Air lebih dulu.

Photo : Trenoto

Pada ajang IEMS 2022 telah disampaikan tenaga penjual bahwa Wuling Almaz hybrid sudah bisa dipesan. Calon konsumen hanya perlu mengeluarkan dana sebesar Rp5 juta sebagai tanda jadi.

Namun kala itu belum diketahui tanggal pasti peluncuran unit tersebut. Jelang peluncuran Wuling Almaz hybrid berdasarkan surat undangan diterima TrenOto (27/10), seorang tenaga penjual mengatakan kisaran harganya.

“Sementara info yang saya dapat kisaran harganya Rp500 jutaan. Tapi variannya blm ada informasi lagi,” ucap tenaga penjual Wuling.

Baca juga : Wuling Almaz Hybrid Nongol di Senayan, Sudah Bisa Dipesan

Wuling Almaz hybrid disebutkan beberapa sumber akan menggunakan mesin 2.0L. Namun adapula yang mengatakan SUV tersebut masih mengandalkan mesin 1.5L.

Nantinya jantung pacu kendaraan tersebut akan disandingkan dengan sistem Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Adanya penggerak tambahan alias hybrid, membuat kendaraan akan lebih hemat bahan bakar.

Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi Wuling Almaz hybrid. Namun rumor berhembus mobil mampu mencatak 21 km/liter yang setara LCGC (Low Cost Green Car).

Photo : Wuling

Sedangkan pada bagian bodi hingga interior tetap sama dengan Wuling Almaz pada umumnya. Lalu keberadaan fitur IOV (Internet of Vehicle) dan Wuling Indonesian Command (WIND) akan tetap dipertahankan.

Lalu fitur keselamatan aktif yang memudahkan para pengendara dipercaya juga akan dipertahankan. ADAS (Advanced Driving Assistant System) meliputi Adaptive Cruise Control (ACC), Bend Cruise Control (BCC), Lane Keeping Assist (LKA), Lane Departure Warning (LDW), Traffic Jam Assistance (TJA), sampai dengan Intelligent Cruise Assistance (ICA) tetap hadir pada Almaz hybrid.


Terkini

mobil
Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun

otosport
Aprilia

Aprilia Disebut Siap Kudeta Ducati pada MotoGP 2026

Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi

mobil
Wuling Almaz Darion

Wuling Almaz Darion Makin Dekat ke Indonesia, Desainnya Terdaftar

Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560

mobil
Mobil Listrik

Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal

GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Rancang Aturan Baru soal Keamanan Baterai Mobil Listrik

Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak

news
Bus Damri

Manuver Berbahaya Dua Bus Damri di Jalan Tol, Sopir Diberi Sanksi

Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain

mobil
Mobil Bekas

Tren Mobil Bekas di 2026, MPV dan LCGC Tetap Jadi Favorit

Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan

news
Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025