5 Unit Toyota Veloz Hybrid Sudah Terpesan di Lombok
03 Desember 2025, 13:25 WIB
Wacana revisi target penjualan mobil oleh Gaikindo menguat setelah daya beli masyarakat semakin lemah
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Wacana revisi target penjualan mobil oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) semakin menguat. Situasi pasar yang penuh tekanan disebut menjadi penyebab utamanya.
Bahkan penjualan mobil hingga Agustus 2024 terbilang masih penuh tantangan bila dibandingkan pencapaian tahun lalu.
“Daya beli masyarakat turun sekali sehingga penjualannya pun jadi sangat lambat. Sepertinya proyeksi pasar harus direvisi,” ungkap Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo dilansir Antara..
Ia mengakui bahwa pada semester kedua 2024 penjualan mobil sedikit mengalami perbaikan. Namun perubahannya tidak signifikan seperti harapan sebelumnya.
Padahal semula Gaikindo optimis pasar kendaraan bisa mencapai 1,1 juta akhir tahun nanti.
"Tapi kami harus bahas dengan anggota dulu. Kita usahakan agar pameran-pameran otomotif di berbagai daerah bisa menjadi stimulus untuk menaikkan angka-angka penjualan," ucap dia
Sementara itu Kukuh Kumara, Sekertaris Gaikindo juga merasa bahwa target 1,1 juta unit pada akhir tahun cukup sulit. Meski akhir tahun akan dipenuhi beragam agenda tetapi waktu yang tersisa hanya tiga bulan hingga Desember.
Sisa waktu tersebut diharapkan dapat sedikit memberi kesempatan pada para produsen kendaraan mengingat adanya penurunan suku bunga oleh The Fed yang diikuti oleh Bank Indonesia.
Penurunan ini diharapkan dapat memberi angin segar bagi pasar kendaraan bermotor terutama kemudahan dalam mendapatkan kredit.
"Jadi dalam kondisi seperti ini kan suku bunga sedang turun baik The Fed maupun BI. Tentunya kemudahan untuk mendapatkan kredit juga akan lebih baik," ujarnya.
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil secara wholesales periode Januari hingga Agustus 2024 berjumlah 560.619 unit. Sedangkan retail sales pada periode tersebut sebesar 584.879 unit.
Dari jumlah itu Toyota masih menjadi pabrikan paling banyak melepas kendaraan di Indonesia dengan mencatatkan angka sebanyak 25.624 unit. Jumlah itu turun dibanding Juli yang meraih 25.815 unit.
Sementara Daihatsu menjadi pabrikan terlaris kedua dengan permintaan sebanyak 14.135 unit, naik tipis dibandingkan bulan lalu yang hanya 13.845 unit. Berkat ini maka mereka telah melepas 117.368 unit sepanjang tahun dan meraih market share 20,1 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Desember 2025, 13:25 WIB
03 Desember 2025, 09:00 WIB
02 Desember 2025, 21:32 WIB
02 Desember 2025, 10:00 WIB
01 Desember 2025, 12:00 WIB
Terkini
07 Desember 2025, 19:00 WIB
Varian terbaru dari iCar V23 didukung teknologi swap baterai, harganya disebut bakal semakin kompetitif
07 Desember 2025, 17:10 WIB
Mahindra lebih pilih fokus bentuk pasar di Indonesia sebelum memutuskan untuk merakit mobil secara lokal
07 Desember 2025, 15:00 WIB
Bburago ungkap bahwa peminat diecast di Indonesia semakin tinggi dan mencari model yang memiliki nilai tambah
07 Desember 2025, 13:00 WIB
Vinfast menilai kesuksesan tujuh orang tersebut mampu menginspirasi banyak masyarakat yang ada di Tanah Air
07 Desember 2025, 11:00 WIB
Pihak Kalista siap membantu Transjakarta mencapai target 10.000 unit armada elektrifikasi per 2030 mendatang
07 Desember 2025, 09:00 WIB
Aplikasi Digiroom Auto2000 mengalami pembaruan dengan fokus pada enam jenis fitur yang memudahkan pelanggan
07 Desember 2025, 07:00 WIB
Chery Sales Indonesia menjadi official mobility partner para atlet NPC yang akan berkompetisi di Dubai
06 Desember 2025, 21:00 WIB
Aplikasi Digiroom milik Auto2000 diklaim mendapat respon positif dari para pelanggan setianya di Tanah Air