Wacana Revisi Target Penjualan Mobil Menguat, Daya Beli Lemah

Wacana revisi target penjualan mobil oleh Gaikindo menguat setelah daya beli masyarakat semakin lemah

Wacana Revisi Target Penjualan Mobil Menguat, Daya Beli Lemah
Adi Hidayat

KatadataOTO – Wacana revisi target penjualan mobil oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) semakin menguat. Situasi pasar yang penuh tekanan disebut menjadi penyebab utamanya.

Bahkan penjualan mobil hingga Agustus 2024 terbilang masih penuh tantangan bila dibandingkan pencapaian tahun lalu.

“Daya beli masyarakat turun sekali sehingga penjualannya pun jadi sangat lambat. Sepertinya proyeksi pasar harus direvisi,” ungkap Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo dilansir Antara..

Ia mengakui bahwa pada semester kedua 2024 penjualan mobil sedikit mengalami perbaikan. Namun perubahannya tidak signifikan seperti harapan sebelumnya.

Kata BYD Soal Penjualan Mobil Listrik yang Meroket di Agustus
Photo : KatadataOTO

Padahal semula Gaikindo optimis pasar kendaraan bisa mencapai 1,1 juta akhir tahun nanti.

"Tapi kami harus bahas dengan anggota dulu. Kita usahakan agar pameran-pameran otomotif di berbagai daerah bisa menjadi stimulus untuk menaikkan angka-angka penjualan," ucap dia

Sementara itu Kukuh Kumara, Sekertaris Gaikindo juga merasa bahwa target 1,1 juta unit pada akhir tahun cukup sulit. Meski akhir tahun akan dipenuhi beragam agenda tetapi waktu yang tersisa hanya tiga bulan hingga Desember.

Sisa waktu tersebut diharapkan dapat sedikit memberi kesempatan pada para produsen kendaraan mengingat adanya penurunan suku bunga oleh The Fed yang diikuti oleh Bank Indonesia.

Penurunan ini diharapkan dapat memberi angin segar bagi pasar kendaraan bermotor terutama kemudahan dalam mendapatkan kredit.

"Jadi dalam kondisi seperti ini kan suku bunga sedang turun baik The Fed maupun BI. Tentunya kemudahan untuk mendapatkan kredit juga akan lebih baik," ujarnya.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil secara wholesales periode Januari hingga Agustus 2024 berjumlah 560.619 unit. Sedangkan retail sales pada periode tersebut sebesar 584.879 unit.

Penjualan Honda Agustus naik tipis
Photo : HPM

Dari jumlah itu Toyota masih menjadi pabrikan paling banyak melepas kendaraan di Indonesia dengan mencatatkan angka sebanyak 25.624 unit. Jumlah itu turun dibanding Juli yang meraih 25.815 unit.

Sementara Daihatsu menjadi pabrikan terlaris kedua dengan permintaan sebanyak 14.135 unit, naik tipis dibandingkan bulan lalu yang hanya 13.845 unit. Berkat ini maka mereka telah melepas 117.368 unit sepanjang tahun dan meraih market share 20,1 persen.


Terkini

news
obell

Obell Dapat IMI Awards sebagai Juara Nasional Drift Pro 2 2025

Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift

mobil
Porsche Cayenne

Porsche Cayenne Turun Harga, Impor Utuh dari Malaysia

Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina Juli 2026, Solar dan Pertamax Turbo Turun

Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini

mobil
Toyota Hilux BEV

Toyota Hilux BEV Masih CBU Thailand, Harga Tembus Rp 1 M

Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas

otosport
Yamaha

Kata Bos Yamaha Usai Quartararo dan Rins Pergi di Akhir Musim

Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Juli 2026, Cek Jadwalnya

SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan

news
SIM Keliling Jakarta

Simak 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM