Penjualan Mobil Bekas Tumbuh 12 Persen di GIIAS 2026
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
VinFast mengaku telah menyiapkan beragam strategi khusus untuk mengembangkan pasar kendaraan di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Berbeda dengan pabrikan mobil lain, VinFast terbilang cukup agresif di Tanah Air. Mereka bahkan tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga menggarap lini bisnis lain untuk mendukung kehadirannya di Indonesia.
Setelah menjual produk secara CBU, kini mereka meresmikan pabrik yang berlokasi di Subang, Jawa Barat. Fasilitas ini berdiri di atas lahan seluas 171 hektar dan mampu memproduksi sedikitnya 50.000 unit per tahun.
“Tidak semua pabrikan mobil listrik di Indonesia memiliki pabrik sendiri. Fasilitas produksi ini menunjukkan komitmen jangka panjang untuk berkembang di negara ini,” ungkap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia (15/12).
Tak hanya itu, mereka juga telah membangun sejumlah fasilitas charging station. Jumlahnya bahkan sudah mencapai ribuan unit di seluruh Indonesia.
“Kami punya sister company bernama V-Green yang telah membangun sekitar 2.000 charging station. VinFast tidak mau menunggu infrastruktur dihadirkan pihak lain, tetapi membangunnya sendiri agar mobil listrik ini bisa diterima hingga pelosok,” ungkapnya kemudian.
Menariknya lagi, fasilitas ini bisa dinikmati secara gratis oleh pelanggan VinFast di Indonesia hingga Maret 2028. Dengan demikian, biaya operasional kendaraan bakal lebih murah.
Untuk memberi ketenangan terkait harga jual kembali, VinFast pun telah memberikan garansi jual kembali. Nilainya pun dirancang agar tetap menguntungkan bagi pelanggan.
“Bagi pelanggan yang ingin menjual kembali kendaraannya dalam enam bulan, maka unitnya akan dinilai 90 persen. Sementara jika usia unit sudah tiga tahun, maka resale value-nya masih 70 persen,” tegasnya.
Kemudian, mereka juga tetap menghadirkan perusahaan taksi Green SM. Dengan ini, masyarakat bisa merasakan langsung kenyamanan mobil listrik meski belum memilikinya.
Lengkapnya layanan yang telah diberikan VinFast diharapkan mampu mengatasi keraguan dan kekhawatiran masyarakat untuk beralih ke mobil listrik.
“Jadi, itu adalah strategi kami. Karena sudah berinvestasi sangat besar, maka opsinya sekarang hanya satu, yaitu kami harus berhasil dan bertumbuh bersama Indonesia,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 09:00 WIB
06 Agustus 2026, 16:00 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya