Menteri Perdagangan Nilai Pasar Kendaraan Indonesia Masih Baik
01 April 2026, 20:00 WIB
VinFast mengaku telah menyiapkan beragam strategi khusus untuk mengembangkan pasar kendaraan di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Berbeda dengan pabrikan mobil lain, VinFast terbilang cukup agresif di Tanah Air. Mereka bahkan tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga menggarap lini bisnis lain untuk mendukung kehadirannya di Indonesia.
Setelah menjual produk secara CBU, kini mereka meresmikan pabrik yang berlokasi di Subang, Jawa Barat. Fasilitas ini berdiri di atas lahan seluas 171 hektar dan mampu memproduksi sedikitnya 50.000 unit per tahun.
“Tidak semua pabrikan mobil listrik di Indonesia memiliki pabrik sendiri. Fasilitas produksi ini menunjukkan komitmen jangka panjang untuk berkembang di negara ini,” ungkap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia (15/12).
Tak hanya itu, mereka juga telah membangun sejumlah fasilitas charging station. Jumlahnya bahkan sudah mencapai ribuan unit di seluruh Indonesia.
“Kami punya sister company bernama V-Green yang telah membangun sekitar 2.000 charging station. VinFast tidak mau menunggu infrastruktur dihadirkan pihak lain, tetapi membangunnya sendiri agar mobil listrik ini bisa diterima hingga pelosok,” ungkapnya kemudian.
Menariknya lagi, fasilitas ini bisa dinikmati secara gratis oleh pelanggan VinFast di Indonesia hingga Maret 2028. Dengan demikian, biaya operasional kendaraan bakal lebih murah.
Untuk memberi ketenangan terkait harga jual kembali, VinFast pun telah memberikan garansi jual kembali. Nilainya pun dirancang agar tetap menguntungkan bagi pelanggan.
“Bagi pelanggan yang ingin menjual kembali kendaraannya dalam enam bulan, maka unitnya akan dinilai 90 persen. Sementara jika usia unit sudah tiga tahun, maka resale value-nya masih 70 persen,” tegasnya.
Kemudian, mereka juga tetap menghadirkan perusahaan taksi Green SM. Dengan ini, masyarakat bisa merasakan langsung kenyamanan mobil listrik meski belum memilikinya.
Lengkapnya layanan yang telah diberikan VinFast diharapkan mampu mengatasi keraguan dan kekhawatiran masyarakat untuk beralih ke mobil listrik.
“Jadi, itu adalah strategi kami. Karena sudah berinvestasi sangat besar, maka opsinya sekarang hanya satu, yaitu kami harus berhasil dan bertumbuh bersama Indonesia,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2026, 20:00 WIB
01 April 2026, 15:00 WIB
30 Maret 2026, 20:43 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026