Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
VinFast mengaku telah menyiapkan beragam strategi khusus untuk mengembangkan pasar kendaraan di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Berbeda dengan pabrikan mobil lain, VinFast terbilang cukup agresif di Tanah Air. Mereka bahkan tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga menggarap lini bisnis lain untuk mendukung kehadirannya di Indonesia.
Setelah menjual produk secara CBU, kini mereka meresmikan pabrik yang berlokasi di Subang, Jawa Barat. Fasilitas ini berdiri di atas lahan seluas 171 hektar dan mampu memproduksi sedikitnya 50.000 unit per tahun.
“Tidak semua pabrikan mobil listrik di Indonesia memiliki pabrik sendiri. Fasilitas produksi ini menunjukkan komitmen jangka panjang untuk berkembang di negara ini,” ungkap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia (15/12).
Tak hanya itu, mereka juga telah membangun sejumlah fasilitas charging station. Jumlahnya bahkan sudah mencapai ribuan unit di seluruh Indonesia.
“Kami punya sister company bernama V-Green yang telah membangun sekitar 2.000 charging station. VinFast tidak mau menunggu infrastruktur dihadirkan pihak lain, tetapi membangunnya sendiri agar mobil listrik ini bisa diterima hingga pelosok,” ungkapnya kemudian.
Menariknya lagi, fasilitas ini bisa dinikmati secara gratis oleh pelanggan VinFast di Indonesia hingga Maret 2028. Dengan demikian, biaya operasional kendaraan bakal lebih murah.
Untuk memberi ketenangan terkait harga jual kembali, VinFast pun telah memberikan garansi jual kembali. Nilainya pun dirancang agar tetap menguntungkan bagi pelanggan.
“Bagi pelanggan yang ingin menjual kembali kendaraannya dalam enam bulan, maka unitnya akan dinilai 90 persen. Sementara jika usia unit sudah tiga tahun, maka resale value-nya masih 70 persen,” tegasnya.
Kemudian, mereka juga tetap menghadirkan perusahaan taksi Green SM. Dengan ini, masyarakat bisa merasakan langsung kenyamanan mobil listrik meski belum memilikinya.
Lengkapnya layanan yang telah diberikan VinFast diharapkan mampu mengatasi keraguan dan kekhawatiran masyarakat untuk beralih ke mobil listrik.
“Jadi, itu adalah strategi kami. Karena sudah berinvestasi sangat besar, maka opsinya sekarang hanya satu, yaitu kami harus berhasil dan bertumbuh bersama Indonesia,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 09:00 WIB
06 Agustus 2026, 16:00 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda