Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Memaksimalkan transisi menuju elektrifikasi, Toyota yakin insentif mobil hybrid diberikan oleh pemerintah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil hybrid merupakan salah satu usaha mendorong masyarakat beralih dari kendaraan konvensional. Lebih ramah lingkungan, harga HEV (Hybrid Electric Vehicle) masih cenderung lebih terjangkau dibanding mobil listrik murni.
Sejumlah produsen otomotif mulai meluncurkan lini kendaraan hybrid untuk mendukung komitmen elektrifikasi itu. Salah satu yang paling banyak pilihan yakni Toyota.
Di 2023 sendiri Toyota memperkenalkan beberapa model baru seperti Corolla Cross Hybrid GR Sport dan Yaris Cross Hybrid. Bahkan di segmen premium tersedia Alphard HEV.
Namun sekarang kebijakan pemerintah masih terfokus pada mobil listrik murni, meski baru-baru ini Gaikindo mengungkap mobil hybrid lebih diminati masyarakat Indonesia jika dilihat dari angka penjualan.
Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT TAM (Toyota Astra Motor) mengatakan pihaknya masih menunggu pemerintah memberikan insentif mobil hybrid. Terbarunya ada kebijakan untuk pembebasan tarif impor mobil listrik dengan sejumlah syarat.
Aturan tersebut berlaku buat produsen otomotif yang melakukan investasi dan meningkatkan kapasitas produksi mobil listrik di dalam negeri.
“Kita masih menunggu (insentif mobil hybrid) dan kita cukup yakin bahwa hybrid mudah-mudahan ke depannya bisa didukung juga,” ucap Anton di sela acara Media Gathering, Jakarta Selatan, Selasa (12/12).
Ia mencontohkan kebijakan berlaku di Thailand memudahkan untuk mobil listrik maupun hybrid. Ada subsidi besar sehingga harga HEV di negara tersebut jadi lebih terjangkau buat lebih banyak lapisan konsumen.
Karena ada keringanan atau pengurangan pajak banderol mobil hybrid bahkan bisa jadi lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional.
Sementara di Indonesia PKB mobil hybrid masih sama seperti mobil mesin bensin. Kendaraan juga tidak imun dari kebijakan ganjil genap seperti yang bisa dinikmati pengguna BEV (Battery Electric Vehicle).
Ia berharap di masa mendatang bisa ada kebijakan menguntungkan untuk produsen dan pengguna mobil hybrid.
“Karena semua tujuannya mengurangi emisi dan kebutuhan BBM (bahan bakar minyak). Jadi ini baik untuk masyarakat, pemerintah dan negara,” tegas dia.
Sekadar informasi Toyota meluncurkan sejumlah lini hybrid untuk pasar Indonesia di 2023. Sementara mobil listrik murni baru ada satu model yakni bZ4X.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 20:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
26 Februari 2026, 17:00 WIB
26 Februari 2026, 13:00 WIB
26 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 Maret 2026, 18:00 WIB
Seluruh SPBU Swasta di Indonesia menaikan harga BBM pada Maret 2026, paling murah berkisar Rp 12.390 per liter
01 Maret 2026, 16:00 WIB
Mitsubishi Indonesia memastikan peluncuran model hybrid pertamanya di Tanah Air dalam waktu dekat ini
01 Maret 2026, 15:59 WIB
Duo Aprilia, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez raup poin dan catatkan hasil brilian di MotoGP Thailand 2026
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Geely EX2 akhirnya mulai dikirimkan ke pelanggan menjelang musim mudik Lebaran yang segera berlangsung
01 Maret 2026, 12:00 WIB
Gaikindo sebut produsen perlu diberi waktu rasional untuk produksi pikap sesuai kebutuhan Koperasi Merah Putih
01 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha menghadirkan beragam promo perawatan sepeda motor, lalu mendirikan Pos Jaga selama Lebaran 2026
01 Maret 2026, 08:26 WIB
Di awal Maret 2026 atau jelang Lebaran 2026, Pertamina menerapkan kenaikan harga BBM untuk seluruh produk
28 Februari 2026, 19:59 WIB
Insentif memiliki peran penting mendongkrak angka penjualan berbagai produsen EV, tidak terkecuali BYD