Toyota Veloz 2021 Bekas Bernopol Cantik, Harganya Jatuh Rp46 juta

Toyota Veloz 2021 bekas bernomor polisi 2 digit dijual dengan harga RP46.1 juta lebih murah dibandingkan baru

Toyota Veloz 2021 Bekas Bernopol Cantik, Harganya Jatuh Rp46 juta

TRENOTO – Toyota Veloz 2021 bekas tipe Q CVT TSS dijual dengan harga hanya Rp285 juta atau lebih murah Rp46.1 juta bila dibandingkan harga baru. Penurunan tersebut terungkap di salah satu iklan mobil bekas di situs jual beli.

Bila melihat harga baru, Toyot Veloz tipe Q CVT TSS seharusnya dijual dengan harga Rp331.1 juta. Tingginya harga dikarenakan ini adalah varian teratas dan telah dilengkapi teknologi keselamatan terbaru yaitu Toyota Safety Sense (TSS).

Meski harganya turun cukup drastis, bukan berarti kondisi mobil tidak prima. Berdasarkan keterangan, unit tersebut memiliki keadaan yang cukup baik sehingga pelanggan bisa langsung menggunakan tanpa melakukan perbaikan terlebih dahulu.

Photo : OLX Autos

Selain odometer baru menunjukkan angka 11 km, unit juga diklaim bukan bekas tabrak maupun banjir. Pelanggan bisa menikmati gratis service di bengkel resmi yang biasanya hanya diberikan pada kendaraan baru.

Keunggulan lain yang bisa dinikmati oleh pelanggan adalah kursi sudah dilapisi oleh cover MB Tech. Selain itu pelanggan dapat memanfaatkan pelat nomor 2 digit, berlaku hingga 2026.

Toyota Veloz terakhir kali mendapat perubahan pada Novemner 2021. Tampilannya kini tampil jauh lebih sporti bila dibandingkan generasi sebelumnya tanpa menghilangkan keunggulan di model sebelumnya.

Selain tampilan gagah, Toyota Veloz juga sudah dilengkapi oleh beragam teknologi keselamatan. Fitur tersebut diantaranya adalah Vehicle Stability Control, Hill Start Assist, Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Fitur Brake Distribution (EBD) dan Brake Assist (BA).

Photo : OLX Autos

Namun yang paling menarik adalah kehadiran teknologi TSS. Berkat teknologi ini maka mobil mendapat tambahan perlindungan dari beberapa fitur canggih seperti Pre-Collision Warning and Pre-Collision Braking, Pedal Missoperation Control, Lane Departure Warning and Lane Departure Prevention dan Front Departure Alert.

Canggihnya fitur keselamatan tersebut pun membuat mobil diganjar dengan bintang 5 keselamatan dari ASEAN NCAP. Veloz pun menjadi model pertama Toyota yang mendapat bintang 5 berdasarkan protokol penilaian 2021-2025.

Dalam perngujian tabrak tersebut, ada 4 kategori penilaian yaitu Perlindungan Penghuni Dewasa (AOP), Perlindungan Penghuni Anak (COP), Bantuan Keselamatan (SAT) dan Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (MS).

Dari keempat kategori, Toyota Veloz berhasil mendapatkan total 79.99 poin. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari perolehan uji tabrak yang telah dilakukan oleh ASEAN NCAP pada Toyota Veloz varian teratas.


Terkini

mobil
Mobil Cina

Fenomena Baru Mobil Cina, Banyak Desain dan Teknologi yang Mirip

Homogenisasi mobil Cina dinilai makin marak terjadi, teknologi tinggi tetapi tak sesuai kebutuhan konsumen

motor
Aura Kasih

Isi Garasi Aura Kasih, Ada Vespa GTS 150 Kuning

Artis Aura Kasih merupakan seorang penyuka otomotif, punya banyak koleksi motor dari Vespa sampai Kawasaki

news
Lalu lintas Puncak

Intip Strategi Baru Kepolisian Atasi Macet di Puncak Bogor

Kepolisian gandeng joki Puncak untuk bantu atasi kemacetan yang kerap terjadi khususnya di libur panjang

news
Truk Cina

Gaikindo Godok Aturan Baru untuk Tertibkan Peredaran Truk Cina

Nantinya truk Cina yang akan digunakan di Indonesia wajib mengikuti aturan yang berlaku seperti laik jalan

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 1

Berbagai model mobil baru dari merek seperti Toyota sampai Suzuki siap hadir, mayoritas lini elektrifikasi

mobil
VinFast

VinFast Belum Berencana Buka Pabrik Baterai EV di Indonesia

VinFast lebih memilih bekerjasama dengan Gotion Indonesia untuk menyediakan baterai EV pada setiap modelnya

mobil
BYD

BYD Kembangkan Pengisian Daya EV, Lebih Cepat dari Supercharger Tesla

BYD jawab kebutuhan pelanggan yang membutuhkan pengisian daya super cepat saat melakukan perjalanan jarak jauh

motor
motor baru

Pemilik Mobil Disebut Beralih ke Motor Karena Daya Beli Melemah

Menurut Yamaha membeli motor baru menjadi opsi lebih ramah di kantong saat kondisi ekonomi sedang sulit