Toyota Veloz Raih Bintang 5 Keselamatan ASEAN NCAP

Toyota Veloz raih bintang 5 keselamatan ASEAN NCAP berkat hasil optimal dari uji tabrak yang dilakukan beberapa waktu lalu

Toyota Veloz Raih Bintang 5 Keselamatan ASEAN NCAP

TRENOTO – Toyota Veloz raih bintang 5 keselamatan ASEAN NCAP dalam uji tabrak baru-baru ini. Veloz pun menjadi model Toyota pertama yang berhasil mendapat bintang 5 berdasarkan protokol penilaian 2021-2025.

Ini adalah tahun kedua diberlakukankannya protokol penilaian ASEAN NCAP 2021-2025. Sejumlah pabrikan mobil dinilai masih melakukan beragam penyesuaian pada kendaraannya agar dapat sesuai dengan protokol baru ASEAN NCAP.

“Pengembangan akan memakan waktu untuk memastikan item keamanan yang telah ditetapkan dalam protokol dipatuhi. Saya yakin upaya mereka pasti akan bermanfaat bagi pengguna jalan ASEAN,” terang Dr. Khairil Anwar Abu Kassim, Secretary-General and Acting Chairman ASEAN NCAP.

Photo : Trenoto

Dalam perngujian tabrak tersebut, ada 4 kategori penilaian yaitu Perlindungan Penghuni Dewasa (AOP), Perlindungan Penghuni Anak (COP), Bantuan Keselamatan (SAT) dan Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (MS).

Dari keempat kategori, Toyota Veloz berhasil mendapatkan total 79.99 poin. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari perolehan uji tabrak yang telah dilakukan oleh ASEAN NCAP pada Toyota Veloz varian teratas.

Hasil Uji Tabrak Toyota Veloz

AOP 34.88 poin
COP 17.17 poin
SAT 16.03 poin
MS 11.92 poin

Baiknya hasil yang diraih oleh Toyota Veloz tentunya merupakan kabar baik bagi industri otomotif khususnya di Indonesia. Pasalnya mobil tersebut merupakan salah satu model terlaris di Tanah Air saat ini.

Photo : ASEAN NCAP

“MPV merupakan salah satu alat transportasi paling populer di ASEAN. Kursi penumpang tambahan menawarkan kenyamanan bagi pengguna jalan karena mampu mengangkut lebih banyak orang dalam perjalanan,” ungkapnya.

Model ini memang telah dilengkapi dengan beragam fitur keselamatan. Salah satunya adalah 6 airbag sebagai perlengkapan standar, kecuali di Indonesia yang masih menawarkan pilihan 2 airbag.

Selain itu, Toyota Veloz juga membawa Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Stability Control (ESC), Seatbelt Reminder System (SBR). Ada pula beberapa teknologi kesematan terbaru seperti Autonomous Emergency Braking (AEB) City, AEB Inter-Urban dan Blind Spot Detection, Forward Collision Warning, (FCW), Lane Departure Warning (LDW) serta Lane Keep Assist (LKA).

Diharapkan dengan berhasilnya Toyota Veloz mendapat nilai tertinggi bisa menjadi acuan pabrikan mobil lain untuk membuat kendaraan lebih aman di masa depan.


Terkini

news
IIMS 2026

IIMS 2026 Resmi Ditutup, Tahun Depan Digelar Setelah Lebaran

Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026

mobil
ACC

ACC Carnival Jogja Digelar Untuk Genjot Pembiayaan Kendaraan

ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan

motor
Festival Vokasi Satu Hati 2026

Festival Vokasi Satu Hati 2026 Jaring Talenta Muda Siap Kerja

Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja

komunitas
Karimun

Ketua Umum Suzuki Karimun Club Indonesia Dikukuhkan di IIMS 2026

Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026

mobil
Jetour Dashing Inspira

Beli Jetour Dashing Inspira di IIMS 2026 Dapat Banyak Bonus

Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan

mobil
VW ID Buzz

Tampilan Kreasi Ikonik VW ID Buzz, Inspirasi Modifikasi Kreatif

Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan

mobil
Suzuki

Program Test Drive Suzuki di IIMS 2026 Berhadiah Total Rp 80 Juta

Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik

mobil
DFSK Super Cab

DFSK Super Cab Digunakan BNPB Buat Jadi Unit Water Treatment

DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana