Toyota Siapkan 3 Model Baru di 2025, Ada Mobil Listrik

Dukung percepatan adopsi kendaraan listrik, Toyota siap menghadirkan lini mobil ramah lingkungan baru di 2025

Toyota Siapkan 3 Model Baru di 2025, Ada Mobil Listrik
Serafina Ophelia

KatadataOTO – PT TAM (Toyota Astra Motor) berencana menghadirkan setidaknya tiga model mobil baru untuk konsumen Indonesia tahun depan. Meskipun belum dijelaskan rinci, pihak Toyota mengungkapkan ada mobil hybrid, listrik serta seri GR.

Jika bicara soal elektrifikasi, sepanjang 2024 Toyota memang lebih fokus kepada mobil hybrid. Andalannya adalah Kijang Innova Zenix HEV (Hybrid Electric Vehicle) yang merupakan MPV (Multi Purpose Vehicle) berkonfigurasi 7-seater.

Sedangkan baru ada satu model mobil listrik dari Toyota yaitu bZ4X. Hanya saja banderolnya terbilang cukup tinggi di kisaran Rp 1 miliar dan saat ini nampaknya berstatus spot order, sama seperti PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) Rav4.

Secara keseluruhan, Toyota masih akan terus mendukung percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan di dalam negeri lewat perkenalan model-model baru.

Toyota Siapkan 3 Model Baru di 2025, Ada Mobil Listrik
Photo : KatadataOTO

“Komitmen Toyota menurunkan karbon masih konsisten dengan tiga pilar. Electrified vehicle, kendaraan ramah lingkungan atau rendah emisi dan kita juga fokus punya kendaraan bahan bakar flexy fuel bioetanol ataupun biodiesel,” kata Henry Tanoto, Vice President Director PT TAM di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Mobil hybrid yang berpeluang dihadirkan oleh Toyota adalah Veloz. Dikarenakan kode mesin Veloz Hybrid diduga terdaftar sebagai W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT di Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2024 tentang Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Pajak Alat Berat.

Hanya saja belum diketahui jelas mobil listrik yang akan dihadirkan oleh Toyota. Mengingat di pasar global baru ada bZ4X, sisanya dipasarkan khusus di China.

Misalnya Toyota bZ3X, hasil kerja sama antara GAC dan Toyota di Tiongkok. Masih mengusung konfigurasi 5-seater, sekilas tampilannya seperti Aion V yang baru-baru ini meluncur di Indonesia di pameran otomotif GJAW 2024.

Toyota bZ4X Bakal Ganti Nama, Susah Diingat Konsumen
Photo : Toyota

Di negara asalnya, mobil itu ditawarkan dalam tiga varian dengan kisaran harga mulai dari 100.000 yuan sampai 200.000 yuan, sekitar Rp 219,6 jutaan-Rp 439,2 jutaan dalam kurs rupiah.

Terakhir adalah lini GR. Pihak Toyota mengungkapkan bahwa konsumen antusias baik untuk model GR Sport maupun GR.

“82 persen konsumen itu tertarik membeli yang (tipe) GR, menunjukkan segmen konsumen kita ingin terlihat lebih sporti,” kata Henry.


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung