Jaecoo Gelar Program untuk Hadapi Penghapusan Insentif EV
26 Januari 2026, 12:00 WIB
Walau GIIAS 2023 belum selesai, Toyota panen pemesanan dan diyakini dapat terus bertambah hingga hari terakhir
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Meski GIIAS 2023 belum rampung, Toyota panen SPK (Surat Pemesanan Kendaraan). Tak tanggung-tanggung, pada Jumat (18/08) jumlahnya telah mencapai 3.800 unit yang terdiri dari 3.714 unit Toyota dan 127 unit Lexus.
Jumlahnya dipastikan terus bertambah karena masih ada dua hari yang belum tercatat. Hal ini disampaikan oleh Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM).
“Dari jumlah itu, Avanza dan Veloz kami gabung itu dipesan 745 unit. Kedua ada Kijang Innova Zenix 539 mobil, Calya 539 unit, Agya 428 mobil sementara kelima ada Alphard dengan 197 unit,” ungkap Anton pada media (19/08).
Ia pun menambahkan bahwa banyaknya pemesanan naik 14 persen dibanding penyelenggaraan tahun lalu. Bahkan permintaan untuk kendaraan elektrifikasi juga mengalami peningkatan.
“Penjualan produk ramah lingkungan mencapai 775 unit yang didominasi oleh Innova Zenix, Alphard serta Yaris Cross Hybrid. Jumlah ini meningkat hampir enam kali lipat dibanding GIIAS tahun lalu,” tegasnya.
Perlu diketahui bahwa pada ajang GIIAS 2022, Toyota berhasil mencatatkan angka pemesanan sebesar 5.434 unit. Dari jumlah tersebut, Avanza mendominasi dengan pemesanan 926 unit, Raize 746 unit, Veloz 706 unit, Innova 658 unit dan Rush 456 unit.
Walau mendapat pemesanan tinggi, Toyota memastikan masih akan terus melakukan pengembangan produk. Mereka bahkan berencana untuk meluncurkan Toyota Prius Hybrid dan Plug-in Hybrid ke Indonesia.
“Masih dalam pembahasan dengan principal, tetapi mudah-mudahan bisa segera diluncurkan juga. Pastinya model akan bertambah terus karena targetnya memenuhi target pemerintah yaitu 20-30 persen produk yang dijual berteknologi ramah lingkungan,” tegas Anton.
Tak hanya kendaraan ramah lingkungan, pihaknya juga berencana untuk meluncurkan Toyota Rangga Concept. Mobil ini sudah dikenalkan di GIIAS 2023 dan mendapat respon cukup baik.
“Model tersebut akan diluncurkan paling lambat awal tahun depan dan harganya di bawah Toyota Hilux single cabin,” tambah Anton.
Kehadirannya diharapkan bisa meningkatkan penjualan kendaraan khususnya di segmen komersial yang kini semakin berkembang.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Januari 2026, 12:00 WIB
26 Januari 2026, 10:00 WIB
23 Juni 2025, 11:00 WIB
08 Mei 2025, 10:00 WIB
11 April 2025, 21:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara