BYD Punya 6 Opsi Nama Baru Denza untuk Pasar Indonesia
19 April 2026, 13:00 WIB
BYD jadi merek terlaris di Bangkok International Motor Show 2025 mengalahkan pabrikan Jepang yang biasa menguasai
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – BYD mencatatkan hasil menarik pada ajang Bangkok International Motor Show 2025. Pasalnya untuk pertama kalinya mereka berhasil mencatatkan jumlah pemesanan terbanyak dibanding brand-brand lain.
Selama ini pemesanan kendaraan pada ajang Bangkok International Motor Show 2025 selalu dikuasai oleh pabrikan Jepang. Terutama Toyota yang kerap menjadi pabrikan terlaris.
Namun peta persaingan di negeri Gajah Putih kini sudah mulai berubah. Pasalnya dari lima pabrikan terlaris, tiga diantaranya merupakan pabrikan asal China yang menjadikan kendaraan listrik sebagai tulang punggung penjualan.
BYD (termasuk Denza) menjadi pabrikan yang paling banyak dipesan oleh masyarakat di negara tersebut. Mereka berhasil mencatatkan 10.353 pemesanan terdiri atas 9.819 BYD dan 534 Denza.
Padahal sebelumnya BYD hanya berhasil meraih 5.345 pemesanan. BYD Dolphin jadi model terlaris dengan pemesanan sebanyak 4.014 unit selama pameran. Kemudian disusul.
Sementara itu Toyota menjadi pabrikan terlaris kedua setelah meraih pemesanan sebanyak 9.615 unit. Naik tipis dibanding pencapaian tahun lalu sebanyak 8.540 unit.
Di posisi ketiga ada GAC Aion setelah mengusai posisi ketiga dengan 7.018 pemesanan. Jumlah itu juga tumbuh dibanding tahun lalu yang cuma 3.018 pemesanan.
Kemudian di peringkat keempat ada Deepal Changan yang terpesan 6.589 unit. Sementara tahun lalu mereka hanya mencapai 3.073 unit.
Honda menjadi penutup lima besar dengan pemesanan sebesar 5.948 unit. Tumbuh dari 2024 yang hanya 4.607 unit,
Perlu diketahui bahwa selama 14 hari, total pemesanan kendaran mencapai 77.379 unit. Angka itu naik 23.941 unit dibandingkan dengan acara tahun sebelumnya atau tumbuh 41,63 persen.
Dilansir dari Autoindustriya, Bangkok International Motor Show 2025 menjadi pembuktian bahwa masyarakat Thailand makin tertarik pada kendaraan elektrifikasi. Pasalnya 65 persen dari total pemesanan merupakan mobil listrik dan hybrid.
Toyota bersama pabrikan Jepang lain tercatat menguasai penjualan hybrid dan mobil konvensional. Sementara BYD serta brand China lain hadir menguasai segmen EV.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 April 2026, 13:00 WIB
17 April 2026, 09:00 WIB
16 April 2026, 16:15 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
14 April 2026, 16:40 WIB
Terkini
19 April 2026, 13:00 WIB
BYD kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, berpotensi ganti nama Denza khusus pasar Indonesia
19 April 2026, 11:05 WIB
Pertamina dan BP AKR menaikan harga BBM mereka pada Sabtu (18/04) hingga menyentuh Rp 25 ribu per liter
18 April 2026, 18:17 WIB
ACC Carnival kini berkunjung ke kota Samarinda, Kalimatan Timur untuk memberikan kemudahan konsumen di sana
18 April 2026, 12:00 WIB
Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV
18 April 2026, 10:07 WIB
Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit
18 April 2026, 08:42 WIB
Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka