Penjualan Mobil Cina Anjlok 13 Persen, Insentif Jadi Biang Kerok
08 Juli 2026, 09:00 WIB
BYD jadi merek terlaris di Bangkok International Motor Show 2025 mengalahkan pabrikan Jepang yang biasa menguasai
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – BYD mencatatkan hasil menarik pada ajang Bangkok International Motor Show 2025. Pasalnya untuk pertama kalinya mereka berhasil mencatatkan jumlah pemesanan terbanyak dibanding brand-brand lain.
Selama ini pemesanan kendaraan pada ajang Bangkok International Motor Show 2025 selalu dikuasai oleh pabrikan Jepang. Terutama Toyota yang kerap menjadi pabrikan terlaris.
Namun peta persaingan di negeri Gajah Putih kini sudah mulai berubah. Pasalnya dari lima pabrikan terlaris, tiga diantaranya merupakan pabrikan asal China yang menjadikan kendaraan listrik sebagai tulang punggung penjualan.
BYD (termasuk Denza) menjadi pabrikan yang paling banyak dipesan oleh masyarakat di negara tersebut. Mereka berhasil mencatatkan 10.353 pemesanan terdiri atas 9.819 BYD dan 534 Denza.
Padahal sebelumnya BYD hanya berhasil meraih 5.345 pemesanan. BYD Dolphin jadi model terlaris dengan pemesanan sebanyak 4.014 unit selama pameran. Kemudian disusul.
Sementara itu Toyota menjadi pabrikan terlaris kedua setelah meraih pemesanan sebanyak 9.615 unit. Naik tipis dibanding pencapaian tahun lalu sebanyak 8.540 unit.
Di posisi ketiga ada GAC Aion setelah mengusai posisi ketiga dengan 7.018 pemesanan. Jumlah itu juga tumbuh dibanding tahun lalu yang cuma 3.018 pemesanan.
Kemudian di peringkat keempat ada Deepal Changan yang terpesan 6.589 unit. Sementara tahun lalu mereka hanya mencapai 3.073 unit.
Honda menjadi penutup lima besar dengan pemesanan sebesar 5.948 unit. Tumbuh dari 2024 yang hanya 4.607 unit,
Perlu diketahui bahwa selama 14 hari, total pemesanan kendaran mencapai 77.379 unit. Angka itu naik 23.941 unit dibandingkan dengan acara tahun sebelumnya atau tumbuh 41,63 persen.
Dilansir dari Autoindustriya, Bangkok International Motor Show 2025 menjadi pembuktian bahwa masyarakat Thailand makin tertarik pada kendaraan elektrifikasi. Pasalnya 65 persen dari total pemesanan merupakan mobil listrik dan hybrid.
Toyota bersama pabrikan Jepang lain tercatat menguasai penjualan hybrid dan mobil konvensional. Sementara BYD serta brand China lain hadir menguasai segmen EV.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Juli 2026, 09:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
24 Juni 2026, 23:00 WIB
24 Juni 2026, 11:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
21 Juli 2026, 21:23 WIB
Changan Deepal S05 resmi dipasarkan untuk para konsumen di Indonesia, mobil ini dipasarkan dalam dua varian
21 Juli 2026, 13:00 WIB
Helm pembalap tampil semakin istimewa dan mudah dikenali dengan penambahan livery maupun corak khusus
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi XForce Hybrid tidak disarankan menggunakan BBM dengan RON 90 atau setara Pertalite dari Pertamina
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Penjualan motor listrik Honda disebut masih stagnan, adopsinya di masyarakat belum bisa dibilang maksimal
21 Juli 2026, 07:00 WIB
SUV kompak Geely Coolray masuk Indonesia secara impor, namun jumlahnya terbatas mengikuti permintaan konsumen
21 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini masih berlaku untuk memecah kebuntuan pada arus lalu lintas Ibu Kota di jam padat
21 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus masa berlaku dokumen berkendara
21 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi tempat dan persyaratan lengkapnya