Toyota Kijang Innova Hybrid Segera Meluncur, Stok Diesel Menipis

Toyota Kijang Innova Hybrid meluncur di Indonesia akhir tahun, calon konsumen sudah bisa melakukan pemesanan

Toyota Kijang Innova Hybrid Segera Meluncur, Stok Diesel Menipis
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Kabar hadirnya Toyota Kijang Innova Hybrid semakin santer terdengar. Terlebih beberapa diler saat ini telah membuka pemesanan mobil ramah lingkungan tersebut.

Seorang tenaga penjual Toyota di Jakarta menyebut bila konsumen yang tertarik bisa memberikan uang tanda jadi terlebih dulu. Apabila kendaraan telah resmi meluncur, pihaknya akan kembali menghubungi calon konsumen.

"Bisa pesan, kasih uang tanda jadi dulu. Terserah, bisa Rp5 juta bisa juga Rp7 juta. Mobilnya baru meluncur akhir tahun. Kalau pastinya saya belum tahu kapan, estimasinya sekitar November atau Desember 2022," katanya kepada TrenOto.

Photo : Toyota

Saat disinggung terkait harga yang ditawarkan, tenaga penjual yang sama menyebut estimasi kenaikan harga berada di angka Rp50 jutaan dibandingkan versi mobil varian teratas.

"Selisih harganya mungkin sekitar Rp50 jutaan dibandingkan versi yang paling atas. Untuk lengkapnya nanti akan kita info lagi sekalian dengan pilihan varian yang ditawarkan," ujarnya.

Terkait Kijang Innova versi diesel yang ada saat ini, tenaga penjual tersebut mengaku bila stok yang ada saat ini sangat sedikit. Meski demikian Ia tak bisa memastikan apakah versi diesel akan digantikan dengan varian hybrid.

"Kalau stok Kijang Innova yang versi diesel memang sedikit sekarang. Cuma saya enggak bisa memastikan apakah versi ini akan digantikan dengan yang hybrid," tuturnya. 

Sebelumnya Indra Chandra, Project General Manager Toyota Daihatsu Engineering & Manufacturing (TDEM) menyebut pihaknya tengah mempersiapkan kemunculan Toyota Kijang Innova Hybrid di Indonesia.

Photo : Istimewa

"Produksi lokal mobil hybrid Toyota cukup rumit. Misalnya proses logistik baterai saja perlu memperhatikan faktor guncangan, kelembaban dan lain sebagainya,” ucap Indra.

Agus menyatakan bahwa Kijang Innova Hybrid akan diproduksi di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Sayangnya Ia tidak menyebutkan waktu peluncuran MPV legendaris tersebut.

Lebih lanjut pihak Toyota menegaskan kalau persiapan Innova versi hybrid penuh dengan perhitungan. Terlebih dalam hal penyematan baterai khusus mobil hibrida tersebut.

“Prosesnya kami siapkan dengan hati-hati, karena ini era baru bagi Toyota Indonesia. Contoh, selama ini kami menggunakan 12 volt dan sekarang disuruh mengerjakan baterai di atas 300 volt,” jelas Indra.


Terkini

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta sebelum Akhir Pekan, 3 April 2026

Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal SIM Keliling Bandung Jelang Akhir Pekan, Ada di BPR KS

Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang

news
SPKLU

PLN Ungkap Jumlah Pemakaian SPKLU Saat Libur Lebaran 2026 Naik

PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu

mobil
Iritnya Wuling Darion Plug-in Hybrid untuk Perjalanan Jauh

Iritnya Wuling Darion Plug-in Hybrid untuk Perjalanan Jauh

Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh

mobil
Desain Mobil Baru VinFast

VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia

Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya

mobil
Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Rayu Toyota dan Mitsubishi Tambah Investasi

Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi

motor
Yadea

Motor Listrik Yadea Terbaru Meluncur Hari Ini, Berteknologi Pintar

Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar

mobil
Mobil LCGC

Harga Mobil LCGC di Awal April 2026, Sigra dan Brio Stabil

Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia