Penjualan Toyota Innova Reborn Diesel 2025 Masih Seksi
18 Februari 2026, 10:00 WIB
Toyota Kijang Innova Diesel akan disuntik mati, September jadi kesempatan terakhir untuk bisa memesannya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Perjalanan Toyota Kijang Innova diesel dikabarkan akan berakhir pada November, seiring mulai diproduksinya varian hybrid. Namun bagi masyarakat yang menginginkan model tersebut, masih bisa memesannya.
Hal ini disampaikan oleh tenaga penjual Toyota pada TrenOto beberapa waktu lalu. Ia mengaku masih menerima pemesanan Toyota Kijang Innova diesel hingga akhir September sehingga unit bisa segera disiapkan.
“Toyota Kijang Innova diesel masih dijual, tetapi Oktober adalah akhir dari produksi karena November sudah digantikan dengan hybrid. Jadi kalau memang mau, lebih baik pesan dari sekarang,” tegasnya.
Ia pun mengungkap bahwa untuk melakukan pemesanan pelanggan cukup mengeluarkan booking fee sebesar Rp15 juta. Dengan demikian proses pembelian akan segera dilakukan agar pelanggan tidak perlu menunggu terlalu lama.
Sementara itu Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) menolak untuk mengkonfirmasi dihentikannya Toyota Kijang Innova diesel demi menyambut hybrid.
“Saya belum bisa komentar untuk future product strategy,” ungkapnya pada TrenOto siang hari tadi.
Meski demikian Ia tidak menampik bahwa sebenarnya penjualan varian diesel pada Toyota Kijang Innova sangat tinggi. Bahkan penjualannya melampaui permintaan untuk varian bensin.
“Toyota Kijang Innova diesel (permintaannya) lebih banyak. Varian yang terbanyak adalah V,” tegasnya.
Kehadiran Toyota Kijang Innova Zenix memang sudah cukup santer terdengar akan meluncur pada November 2022. Kehadiran mobil tersebut tentunya menarik karena telah menjadi salah satu mobil paling melegenda di Tanah Air.
Tak hanya menawarkan teknologi kekinian, Toyota Kijang Innova Hybrid juga menorehkan sejarah baru. Pasalnya sistem penggerak roda belakang yang selama ini menjadi andalan pun beralih ke depan guna meningkatkan kenyamanan.
Meski tidak ada informasi resmi, dipercaya bahwa teknologi Toyota Safety Sense (TSS) akan disematkan pada mobil ini. Tentunya dengan fitur lebih lengkap demi meningkatkan keselamatan berkendara masyarakat Indonesia di masa depan.
G M/T Diesel Rp397.1 juta
G A/T Diesel Rp418 juta
V M/T Diesel Rp452.5 juta
V A/T Diesel Rp471.9 juta
Venturer A/T Diesel Rp527.2 juta
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Februari 2026, 10:00 WIB
02 Desember 2025, 12:00 WIB
01 Desember 2025, 17:23 WIB
30 November 2025, 13:00 WIB
02 November 2025, 11:00 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan