Pilihan Toyota Kijang Innova Bekas 2022, TDP Mulai Rp 10 Juta
17 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Kijang Innova BEV jadi mobil antar jemput pengunjung hotel di kawasan Bali dengan tarif kompetitif
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota Kijang Innova Battery Electric Vehicle (BEV) resmi jadi kendaraan layanan antar jemput Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ke The Stones Hotel. Mobil tersebut bisa digunakan oleh para tamu.
Hadirnya Kijang Innova BEV sebagai kendaraan antar jemput merupakan hasil kerja sama antara The Stones Hotel Legian Bali, Autograph dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).
Tak hanya Toyota Kijang Innova BEV, tersedia pula beberapa kendaraan elektrifikasi lain yang sudah disediakan. Model tersebut adalah Prius Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Yaris Cross Hybrid Electric Vehicle (HEV).
"Dalam kolaborasi ini kami menyediakan lima unit kendaraan elektrik yang sejak Februari sudah dilakukan uji coba sebagai mobil antar jemput bandara dari dan menuju The Stones Hotel Legian Bali," kata Nandi Julyanto, Presiden Direktur TMMIN.
Untuk mendapat layanan tersebut pengunjung cukup membayar tarif sebesar Rp 350.000 sampai Rp 375.000 per kendaraan per perjalanan. Dalam satu kali perjalanan, mobil bisa digunakan untuk menampung hingga tiga orang dewasa dan empat buah bagasi.
“Dengan berbagai pilihan elektrifikasi seperti BEV, PHEV serta HEV, Toyota Indonesia menegaskan komitmennya menghadirkan solusi mobilitas yang beragam dan ramah lingkungan. Pengembangan kendaraan Innova BEV dilakukan sejak tahun 2022 mencerminkan langkah progresif kami dalam memperluas portofolio elektrifikasi," ujar Nandi.
Sementara itu Bob Azzam, Wakil Presiden Direktur mengungkap bahwa Toyota Kijang Innova BEV merupakan kendaraan yang sudah melalui beragam pengujian. Bahkan pada Februari 2024, MPV tersebut berhasil menempuh jarak 80.000 km serta melintas berbagai lokasi di Indonesia.
Saat ini TMMIN sedang meneruskan uji coba agar mencapai jarak 100.000 km. Hasil uji coba tak cuma bermanfaat untuk mendapatkan temuan serta kebutuhan perbaikan teknis pada kendaraan elektrifikasi dan baterai tetapi juga memberikan wawasan guna pengembangan kompetensi khusus para insinyur lokal selanjutnya.
“Kami percaya bahwa memahami masukan serta temuan langsung dari pemangku kepentingan termasuk konsumen sangatlah penting sebelum memperluas utilisasi kendaraan konversi ini,” pungkas Bob Azam.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Januari 2026, 11:00 WIB
23 Desember 2025, 18:00 WIB
02 Desember 2025, 12:00 WIB
01 Desember 2025, 17:23 WIB
30 November 2025, 13:00 WIB
Terkini
20 Januari 2026, 17:41 WIB
Marc Marquez dikabarkan akan mengabdikan dirinya bersama Ducati selama dua tahun atau sampai MotoGP 2028
20 Januari 2026, 17:21 WIB
Modifikasi simpel namun sporti berupa striping stiker, dirancang untuk BYD Atto 1 oleh Portals Sticker
20 Januari 2026, 14:31 WIB
Ducati MX Team Indonesia akan dibekali motor pabrikan Desmo450 MX, siap debut di ajang motorcross Thailand
20 Januari 2026, 13:00 WIB
Penyegaraan pada Yamaha Lexi LX 155 diharapkan bisa menggairahkan pasar motor matic Indonesia pada 2026
20 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas jadikan Indonesia sebagai negara pertama yang memiliki diler resmi untuk memberi layanan pada pelanggan
20 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski pemesanan sudah dibuka sejak tahun lalu, produksi Lepas L8 baru akan dilakukan mulai bulan depan
20 Januari 2026, 10:00 WIB
Sejumlah motor matic 150 cc yang ditawarkan Yamaha kepada para konsumen mengalami kenaikan di awal 2026
20 Januari 2026, 09:00 WIB
Kebakaran mobil listrik sering berawal dari human error, salah satunya proses pengisian daya yang tidak tepat