Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Toyota kembangkan mobil listrik di Thailand dan bukan di Indonesia karena melihat adanya potensi menarik
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota kembangkan mobil listrik di Thailand ketimbang Indonesia. Hal ini cukup menarik sebab Negeri gajah putih berencana untuk mengurangi jumlah insentif yang mereka berikan untuk electric vehicle mulai tahun depan.
Namun situasi tersebut tidak menggoyahkan sejumlah pabrikan otomotif untuk tetap berinvestasi.
“Toyota mengatakan bahwa mereka melihat potensi industri otomotif Thailand khususnya untuk segmen pick up dan kendaraan hemat bahan bakar,” ungkap Srettha Thavisin, Perdana Menteri Thailand (09/11).
Dilansir dari USnews, pengumuman datang bersamaan dengan adanya rencana Toyota untuk meluncurkan pick up EV pertama mereka di Thailand. Langkah ini dilakukan untuk mendorong penjualan kendaraan elektrifikasi yang belakangan semakin tertekan oleh pabrikan China.
Selama beberapa dekade, negara dengan industri otomotif terbesar ke-10 di dunia ini didominasi oleh pabrikan Jepang. Toyota dan Honda menjadi tulang punggung ekspor dari negara tersebut.
Bahkan pada 2023, Thailand berencana mengubah sepertiga produksi kendaraan tahunan menjadi listrik. Tentu hasil itu tidak hanya akan dibuat untuk kebutuhan pasar domestik melainkan juga pasar ekspor.
Sementara Indonesia memiliki situasi berbeda karena pemerintah berencana menambah kemudahan investor masuk ke Tanah Air. Salah satunya adalah dengan memberikan insentif berupa penghapusan pajak dan bea masuk mobil listrik CBU.
Namun untuk mendapatkan kemudahan, pabrikan harus berkomitmen pada negara untuk membangun pabrikan kendaraan listrik. Bila tidak dipatuhi maka negara dapat memberikan sanksi pada perusahaan.
Sayang kemudahan itu belum dilihat Toyota sebagai peluang menarik. Sejauh ini Toyota baru fokus memproduksi mobil hybrid di Indonesia seperti Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid dan Toyota Yaris Cross Hybrid yang sudah diekspor ke berbagai negara.
Sementara untuk pabrikan yang sudah memproduksi kendaraan listrik Indonesia sejauh ini baru Wuling serta Hyundai. Keduanya pun mendominasi penjualan Battery Electric Vehicle di Tanah Air.
Selain itu beberapa pabrikan asal China pun sudah mulai menunjukkan ketertarikan masuk ke Tanah Air. Sebut saja BYD yang dikabarkan akan mulai masuk tahun depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi