Julian Johan Bawa Misi Penting pada Rally Dakar 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Toyota Indonesia ekspor 2.5 juta unit kendaraan sejak 1987 dan menjadi penyumbang terbesar bagi Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota Indonesia ekspor 2.5 juta unit kendaraan T-brand sejak 1987 ke hampir 100 negara di dunia. Keberhasilan ini tidak lepas dari tingginya permintaan pasar global terhadap produk buatan dalam negeri.
Berdasarkan data Gaikindo, Toyota Indonesia mencatatkan pencapaian ekspor sebesar 213.901 unit. Jumlah ini naik 2.5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu karena hanya mencatatkan angka sebesar 208.775 unit.
Sementara itu kinerja ekspor mobil CBU periode Januari-September 2023 mencapai 379.498 unit. Dengan demikian Toyota Indonesia sudah menguasai sedikitnya 56 persen dari total pengiriman kendaraan buatan Tanah Air.
Dalan siaran pers disampaikan jumlah tersebut tidak lepas dari tingginya permintaan mobil hybrid yang disokong oleh Kijang Innova Hybrid dan Yaris Cross Hybrid.
“Kendaraan berteknologi ICE hingga elektrifikasi memperoleh penerimaan baik dari konsumennya. Bahkan varian elektrifikasi Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross mencatatkan peningkatan permintaan di beberapa negara tujuan ekspor di kawasan ASEAN, GCC, Central South America hingga Oceania,” ungkap Bob Azam Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (18/10).
Keberhasilan itu tidak bisa dicapai dengan mudah karena Toyota Indonesia awalnya merupakan importir. Kemudian seiring berjalannya waktu, status tersebut berubah sejak aktivitas ekspor perdana Kijang generasi ketiga ke Brunei Darussalam dan beberapa negara Asia Pasifik lain.
Kinerja ekspor kendaraan T-brand pun terus berkembang dengan menambah beberapa lini model hingga di tahun 2017. Tak hanya melakukan mobil CBU, Toyota Indonesia juga mengirim kendaraan dalam bentuk terurai atau CKD, mesin, komponen hingga pendukung produksi (dies and jigs).
Kemudian sejak 2019, jenis varian ekspor pun bertambah lagi karena beberapa kendaraan konversi seperti cash carrier, well-cab dan patrol car juga dikirim ke mancanegara.
Prestasi baru kemudian kembali ditorehkan di 2022 karena Toyota Indonesia menjadi yang pertama membuka keran ekspor kendaraan ke Australia. Catatan ini pun juga penanda pencapaian 2 juta unit pengiriman kendaraan menuju pasar global.
“Peran industri otomotif nasional sebagai industri padat karya menjadi begitu penting. Selain itu, pencapaian ekspor industri otomotif nasional merupakan potensi besar bangsa yang dapat terus berkembang dan meningkat kontribusinya bagi neraca dagang Pemerintah,” ungkap Bob Azam Wakil Presiden Direktur PT TMMIN.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 19:00 WIB
27 Desember 2025, 09:00 WIB
23 Desember 2025, 18:00 WIB
22 Desember 2025, 19:00 WIB
20 Desember 2025, 16:38 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko
02 Januari 2026, 18:46 WIB
Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi
02 Januari 2026, 17:00 WIB
Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini
02 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri
02 Januari 2026, 15:00 WIB
Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group
02 Januari 2026, 14:16 WIB
Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026