Perawatan Berkala Jadi Kunci Menjaga Efisiensi Kendaraan Diesel
02 Agustus 2026, 12:27 WIB
Toyota dan Pertamina bangun stasiun pengisian hidrogen untuk dukung pengembangan energi bersih di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota dan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) untuk mengembangkan ekosistem hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan di Indonesia. Kerja sama itu diwujudkan melalui groundbreaking Hydrogen Refueling Station di SPBU Daan Mogot.
Mereka sepakat bahwa membangun ekosistem tidak bisa hanya mengandalkan infrastruktur tetapi juga harus ada kerja sama dengan konsumen untuk memastikan tingkat permintaan. Toyota pun menjadi salah satu pabrikan Jepang yang siap akan hal tersebut.
Terlebih untuk memenuhi kebutuhan berkendara yang ramah lingkungan Toyota menggunakan Multi-Pathway Strategy. Berkat ini mereka dapat menyediakan kendaraan dengan beragam teknologi mulai dari Electric Vehicle, Hybrid Electric Vehicle, Plug-In Hybrid Electric Vehicle, hingga Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).
Ia pun berharap melalui kerjasama ini ekosistem transportasi yang mendukung dekarbonisasi bisa semakin berkembang. Sehingga nantinya lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat.
Sementara itu Basuki Tjahaja Purnama, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) mengungkap bahwa Pertamina harus menjadi yang terdepan dalam melakukan inovasi. Terlebih potensinya di Indonesia cukup besar.
“Pertamina jangan jadi followers kalau mau bisnis energi bersih. Saya harap kerjasama ini terus berlanjut antara Pertamina dan Toyota agar ekosistem hidrogen terus berkembang di Indonesia,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Dannif Danusaputro, Chief Executive Officer Pertamina NRE. Menurutnya groundbreaking Hydrogen Refueling Station merupakan sebuah catatan tersendiri dalam membangun ekosistem hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan di Indonesia.
“Namun dalam menciptakan ekosistem adalah kolaborasi di sisi hulu dan hilir. Untuk itu kami bekerja sama dengan Toyota karena telah memproduksi fuel cell electric vehicle yaitu Toyota Mirai yang akan melakukan pengisian di HRS kami,” ungkapnya.
Nantinya SPBU Daan Mogot akan menjadi Integrated Energy Refueling Station di Indonesia dengan menyediakan tiga jenis bahan bakar yaitu BBM, gas serta hidrogen. Berkat konsep High-Speed Hydrogen Refueling Station (HRS) maka mampu mengisi hidrogen berskala komersial dalam waktu pengisian kurang dari lima menit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Agustus 2026, 12:27 WIB
02 Agustus 2026, 09:00 WIB
03 Juli 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
10 Juni 2026, 07:00 WIB
Terkini
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia