Honda Super One Goda Petrolhead untuk Beralih ke Mobil Listrik
16 Juli 2026, 07:00 WIB
Toyota dan Lexus akan menyederhanakan produk dengan menggunakan platform baru yang bisa dipakai buat EV dan Hybrid
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota dan Lexus tengah berupa untuk menyederhanakan produk mereka. Bila sebelumnya pengembangan kendaraan listrik serta internal combustion engine dipisah maka dimasa depan situasi akan berubah.
Tak bisa dipungkiri bahwa mengembangkan kendaraan listrik secara terpisah memberi banyak keunggulan. Pasalnya pabrik bisa membuat wheelbase mobil jadi lebih panjang sehingga menambah ruang buat penyimpanan baterai dan kabin tetap luas.
Tapi keunggulan tersebut juga memberi dampak negatif buat perusahaan dengan pilihan model banyak seperti Toyota. Pasalnya jumlah model di diler jadi akan terlalu banyak dan bisa membuat bingung konsumen.
Kemudian saat ini perkembangan kendaraan listrik juga berlangsung dengan kecepatan yang sulit diprediksi. Sehingga pabrikan tidak bisa menjawab permintaan secara efektif.
“Kami telah berfokus pada berbagai macam kendaraan itu menimbulkan tantangan yang rumit. Kami harus menyederhanakan pilihan serta harus menemukan platform terbaik untuk PHEV, HEV maupun EV,” ungkap Andrea Carlucci, VP Toyota-Lexus Eropa dilansir Autoblog (26/05).
Lexus ES pun akan menjadi model yang menuntun perusahaan di masa depan. Pasalnya mobil tersebut bakal hadir sebagai mobil hybrid serta listrik sekaligus.
Platform yang digunakan diberi kode Lexus GA-K dan memang sudah dirancang agar bisa digunakan pada dua teknologi sekaligus. Bahkan perusahaan bebas menggunakan sistem penggerak depan atau belakang.
Tak hanya itu, nantinya desain baik eksterior maupun interior bisa disesuaikan sehingga lebih fleksibel dalam menjawab kebutuhan pasar.
Kemudahan tersebut tentunya akan memberi keuntungan pada perusahaan dalam pengembangan kendaraan di masa depan.
Meski berencana membuat platform lebih fleksibel memakai segala teknologi, pabrikan asal Jepang itu menegaskan tetap mempertahankan keunggulan beberapa model utama. Mereka sadar ada mobil yang tidak bisa diubah karakternya dan harus mendapat perhatian khusus.
“Saya rasa penyederhanaan ini tidak bisa dilakukan pada semua mobil khususnya pada model GR. Karena kehadirannya bukan hanya untuk keuntungan saja tapi juga nilai sesungguhnya dari Toyota,” pungkasnya kemudian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 20:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan