Usaha Toyota Tekan Dekabornisasi di Indonesia, Gelar TEY ke-14
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
Toyota dan Hyundai dikabarkan akan menjalin kerja sama untuk mengembangkan mobil hidrogen di masa depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Akio Toyoda, Chairman Toyota Motor Corporation sepakat untuk bertemu dengan Chung Euisun, Chairman, Hyundai Motor Group di Seoul akhir Oktober 2024. Ini akan menjadi kedatangan pertama Toyoda ke Korea Selatan sejak 2012.
Pertemuan tersebut akan membahas beragam kerja sama yang bisa dilakukan oleh Toyota dan Hyundai. Dilansir Reuters, besar kemungkinan keduanya bakal melakukan pengembangan kendaraan bertenaga hidrogen serta pembentukan ekosistemnya.
Rencananya pengembangan dilakukan untuk beberapa pasar utama terlebih dahulu. Dengan demikian diharapkan teknologi bisa diterima oleh dunia.
Meski tidak secara detail kerja sama seperti apa yang akan dilakukan tetapi hal ini sangat menarik untuk disimak. Pasalnya tahun lali Toyota Motor berhasil menjadi pabrikan mobil terbesar di dunia dengan jumlah produksi mencapai 11 unit kendaraan.
Sementara Hyundai berada diposisi ketiga dengan total produksi sebesar 7 juta unit. Keduanya juga merupakan pemimpin global di segmen kendaraan hidrogen sehingga bukan tidak mungkin kolaborasi keduanya bisa menghasilkan sesuatu yang menarik.
Toyota sendiri sudah memiliki Mirai berdimensi panjang 4.975 mm, lebar 1.885 mm, tinggi 1.470 mm dan sumbu roda 140 mm. Mobil ini dibekali tiga tangki penyimpanan hidrogen yang digunakan untuk menggerakkan motor listriknya.
Bila terisi penuh maka Toyota Mirai bisa menempuh jarak hingga 850 km.
Hyundai pun memiliki mobil hidrogen yaitu Nexo. Sama seperti Mirai, model tersebut juga dibekali 3 tangki dengan kapasitas total 156 liter dan mampu menempuh perjalanan sejauh 611 km.
Hyundai Nexo memiliki dimensi Panjang 4.670 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.630 mm dan sumbu roda 2.790 mm.
Sebelumnya diberitakan bahwa Toyota juga berencana untuk menggandeng BMW untuk melakukan pengembangan mobil hidrogen. Namun hal tersebut masih belum diumumkan secara remi oleh kedua perusahaan.
Meski demikian beredar kabar bahwa Toyota akan menyuplai sejumlah komponen ke BMW seperti tangki hidrogen.
Selain itu keduanya juga dikabarkan bakal membangun beberapa stasiun pengisian hidrogen di Eropa. Pembangunan infrastruktur ini dinilai sangat penting karena menentukan kepopuleran kendaraan di mata konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
04 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
DFSK menggandeng EVSafe Indonesia untuk melakukan edukasi keamanan teknologi PHEV kepada para konsumennya
10 Agustus 2026, 19:10 WIB
Garda Oto terus melakukan inovasi dalam hal pelayanan yang berimbas pada loyalnya para pelanggan mereka
10 Agustus 2026, 16:22 WIB
Kolaborasi Motul dan Von Dutch diramaikan komunitas sepeda motor bergaya otentik dan klasik yang berkelas
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
UD Trucks kembali menggelar ajang kompetensi para pengemudi truck berskala nasional EMC 2026 beberapa waktu lalu
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Meskipun penjualannya sudah terbilang baik, Gaikindo menilai insentif mobil hybrid masih tetap diperlukan
10 Agustus 2026, 08:31 WIB
DFSK E5 Plus Punya Tawaran Fitur dan Teknologi Yang Lengkap dan Siap Tantang SUV PHEV Sekelasnya di Tanah Air
10 Agustus 2026, 06:37 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas dari kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat hari ini
10 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa memecah kebuntuan khususnya di jam-jam sibuk Ibu Kota, Ganjil Genap Jakarta bisa menjadi solusi