Toyota Akan Jual Sebagian Saham Denso Demi Mobil Listrik

Toyota akan jual sebagian saham mereka di Denso untuk dijadikan modal pengembangan mobil listrik di masa depan

Toyota Akan Jual Sebagian Saham Denso Demi Mobil Listrik

KatadataOTO – Toyota akan jual sebagian saham Denso guna menjadi modal pengembangan kendaraan listrik. Langkah pabrikan asal Jepang tersebut menunjukkan bahwa membuat mobil berteknologi tinggi membutuhkan biaya sangat besar.

Dilansir dari AP News Toyota dapat menghasilkan dana sekitar 290 miliar Yen atau setara Rp30.3 triliun. Rencananya mereka akan menjual lebih dari 124 juta saham.

Meski terdengar besar tetapi kebijakan ini hanya menurunkan kepemilikan dari 24.2 persen menjadi 20 persen. Toyota masih merupakan pemegang saham terbesar di Denso.

Menanti Kedatangan Toyota bZ5X
Photo : Carscoops

“Toyota tidak ingin hanya mempertahankan aset. Kami ingin membuat aset hidup yang bisa mendukung pertumbuhan perusahaan,” tegas Masahiro Yamamoto, CEO Office (General Manager) and Chief Officer Accounting Group.

Yamamoto memang tidak memberikan tanggal pasti penjualannya tetapi diyakini bakal terjadi dalam waktu dekat. Pasalnya dana tersebut juga digunakan untuk mengembangkan teknologi lain seperti Smart-Driving.

Langkah yang diambil terbilang menarik karena bahkan sejumlah pejabat Toyota mengakui mereka tertinggal dalam peralihan industri. Oleh karena itu perlu tindakan agresif untuk mengejar ketertinggalan.

Sebagai salah satu perusahaan otomotif terbesar di dunia Toyota telah menunjukkan tekadnya. Mereka berencana untuk memproduksi sedikitnya 600.000 mobil listrik pada 2025 dan memiliki sedikitnta 10 model di 2026.

Selain itu Toyota juga menegaskan sudah melakukan pengembangan baterai mobil listrik baru Solid-State Battery yang diklaim cukup untuk menyimpan daya lebih besar. Bahkan dalam kondisi penuh mampu membuat mobil berjalan hingga 1.000 km.

Walau memiliki kapasitas besar, Toyota mengklaim bahwa pengisian daya lebih cepat. Pasalnya target mereka adalah membuat baterai terisi penuh hanya dalam waktu 10 menit.

Ikuti Tesla, Ini Cara Toyota Kejar Produksi Mobil Listrik
Photo : Carscoops

Hal ini tentu menjadi sebuah terobosan karena lamanya waktu pengisian daya merupakan tantangan bagi perkembangan mobil listrik. Sehingga tawaran Toyota tersebut akan semakin menarik.

Karena komponen tersebut dibuat bersama Idemitsu, maka bukan tidak mungkin baterai akan dijual ke pabrikan lain. Sehingga posisi Toyota di dunia kendaraan elektrifikasi bisa menjadi lebih baik ketimbang sekarang.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV