Interior Berkelas Toyota HiAce Premio Ultimate Racikan Lombardi
02 September 2026, 15:00 WIB
Toyota akan jual sebagian saham mereka di Denso untuk dijadikan modal pengembangan mobil listrik di masa depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota akan jual sebagian saham Denso guna menjadi modal pengembangan kendaraan listrik. Langkah pabrikan asal Jepang tersebut menunjukkan bahwa membuat mobil berteknologi tinggi membutuhkan biaya sangat besar.
Dilansir dari AP News Toyota dapat menghasilkan dana sekitar 290 miliar Yen atau setara Rp30.3 triliun. Rencananya mereka akan menjual lebih dari 124 juta saham.
Meski terdengar besar tetapi kebijakan ini hanya menurunkan kepemilikan dari 24.2 persen menjadi 20 persen. Toyota masih merupakan pemegang saham terbesar di Denso.
“Toyota tidak ingin hanya mempertahankan aset. Kami ingin membuat aset hidup yang bisa mendukung pertumbuhan perusahaan,” tegas Masahiro Yamamoto, CEO Office (General Manager) and Chief Officer Accounting Group.
Yamamoto memang tidak memberikan tanggal pasti penjualannya tetapi diyakini bakal terjadi dalam waktu dekat. Pasalnya dana tersebut juga digunakan untuk mengembangkan teknologi lain seperti Smart-Driving.
Langkah yang diambil terbilang menarik karena bahkan sejumlah pejabat Toyota mengakui mereka tertinggal dalam peralihan industri. Oleh karena itu perlu tindakan agresif untuk mengejar ketertinggalan.
Sebagai salah satu perusahaan otomotif terbesar di dunia Toyota telah menunjukkan tekadnya. Mereka berencana untuk memproduksi sedikitnya 600.000 mobil listrik pada 2025 dan memiliki sedikitnta 10 model di 2026.
Selain itu Toyota juga menegaskan sudah melakukan pengembangan baterai mobil listrik baru Solid-State Battery yang diklaim cukup untuk menyimpan daya lebih besar. Bahkan dalam kondisi penuh mampu membuat mobil berjalan hingga 1.000 km.
Walau memiliki kapasitas besar, Toyota mengklaim bahwa pengisian daya lebih cepat. Pasalnya target mereka adalah membuat baterai terisi penuh hanya dalam waktu 10 menit.
Hal ini tentu menjadi sebuah terobosan karena lamanya waktu pengisian daya merupakan tantangan bagi perkembangan mobil listrik. Sehingga tawaran Toyota tersebut akan semakin menarik.
Karena komponen tersebut dibuat bersama Idemitsu, maka bukan tidak mungkin baterai akan dijual ke pabrikan lain. Sehingga posisi Toyota di dunia kendaraan elektrifikasi bisa menjadi lebih baik ketimbang sekarang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
13 September 2026, 19:55 WIB
Marc Marquez kembali mendominasi dan ada di puncak klasemen sementara setelah MotoGP San Marino 2026
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti