Tesla Recall Ratusan Ribu Mobil Karena Potensi Mogok

Menimpa Model 3, Tesla recall ratusan ribu mobil di China karena masalah pada inverter motor belakang

Tesla Recall Ratusan Ribu Mobil Karena Potensi Mogok
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Kembali melakukan recall, perusahaan mobil listrik Tesla menyebut adanya cacat inverter motor belakang pada Model 3. Berlangsung di China, secara total Tesla recall 127.785 unit kendaraan.

Seperti dilansir Autoevolution, Sabtu (9/4/2022), penarikan ini menimbulkan spekulasi terkait kerusakan yang terjadi. Pertama, adanya kesalahan serupa pada Model Y dan Tesla Model 3 yang dijual di Amerika Serikat juga akan di recall.

Meski demikian, belum ada informasi resmi dari pabrikan terkait hal ini. Dari 127.785 unit kendaraan, 34.207 unit diketahui merupakan produk impor dari Fremont dan 93.578 dibuat di Shanghai. 

Dalam penjelasan resminya, perusahaan kendaraan ramah lingkungan ini menyebut, mobil yang masuk dalam daftar recall merupakan produksi 11 Januari 2019 hingga 25 Januari 2022.

Fakta adanya masalah pada produksi kedua negara menunjukkan, Model 3 mengalami cacat desain dan bukan hanya terkait proses manufaktur. 

Melihat halaman NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration), masalah yang sama juga terjadi di Amerika Serikat, hanya saja belum ada pengumuman resmi dari pabrikan.

Ini menunjukkan bila Tesla memperingatkan pasar China terlebih dahulu sebelum menghubungi pihak berwenang di negara asalanya.

Selain karena waktu pengumuman, pabrikan mungkin lebih memprioritaskan China karena menjadi salah satu pasar terbesarnya secara global.

Photo : Autoevolution

Sebelumnya Model Y juga mengalami banyak kasus kegagalan motor belakang. Seperti diketahui kedua model tersebut berbagi platform dan komponen utama tak terkecuali motor listrik.

Karenanya, jika mobil di segmen sedan menunjukkan cacat produksi, buka tidak mungkin mobil SUV yang dijual juga mengalami hal serupa. 

Melihat laporan Tesla kepada SAMR (State Administration for Market Regulation), masalah yang terjadi berkaitan dengan komponen semikonduktor daya dari inverter motor belakang. 

Meski tak diungkapkan secara rinci, pabrikan menyebut, inverter belakang bisa saja gagal dan menyebabkan komponen tidak dapat mengontrol arus sehingga merusak motor.

Dalam deskripsi cacat, Tesla menyatakan bahwa mobil bisa saja mogok secara tiba-tiba. Jika itu terjadi saat kendaraan sedang bergerak, tentu cukup menyulitkan pengendara. 

Uraian seperti itu sangat mirip dengan masalah pada Model Y. beberapa pengendara mendengar bunyi gedebuk sebelum mobil listrik berhenti, diikuti dengan pesan kesalahan.

Dalam kasus ini, Tesla mengatakan akan melakukan pembaruan OTA (over-the-air), sehingga perangkat lunak kontrol motor bisa ditangani dengan baik. Penggantian ini juga dilakukan secara gratis.


Terkini

review
Geely Coolray

First Drive Geely Coolray, Mobil Jiran yang Debut di GIIAS 2026

Geely Coolray memadukan eksterior pre-facelift dan interior desain terbaru, begini impresi pertamanya

mobil
Xpeng

Xpeng Resmikan Diler Baru di Alam Sutera, Tangerang

Diler Xpeng di Alam Sutera berada di bawah naungan Erajaya dan berkonsep 3S untuk memenuhi kebutuhan konsumen

mobil
Toyota

Catatan Ekspor Toyota Semester Satu 2026

Toyota sebut pasar ekspor CBU mereka mengalami pertumbuhan sampai 10,7 persen dibanding 2025, berikut catatannya

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Beroperasi Hari Ini, Selasa 28 Juli 2026

Tersebar di lima tempat, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi

news
SIM Keliling Bandung

Ada 2 Lokasi SIM Keliling Bandung yang Beroperasi 28 Juli 2026

SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda, hal ini demi memudahkan para pengendara mobil dan motor

news
Ganjil genap Jakarta

Masih Ada Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 28 Juli 2026

Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah DKI untuk bisa sedikit mengurangi kemacetan parah

mobil
BMW Astra

BMW Astra Ingin Panen SPK di GIIAS 2026, Terima Tukar Tambar

BMW Astra menyiapkan beberapa program menarik selama gelaran GIIAS 2026 demi bisa mendapatkan banyak konsumen

mobil
BAIC T1

BAIC T1, Rival Kuat EV Kompak Bertabur Fitur Premium

GIIAS 2026 bakal jadi panggung perdana BAIC T1 debut di pasar Indonesia, simak deretan keunggulannya