Jetour Nilai Mobil Listrik Kompak Cocok untuk Pasar RI
26 April 2026, 13:00 WIB
Tesla NACS akan jadi standar pengisian daya mobil listrik di Amerika Utara, diklaim memudahkan pengguna EV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Tesla segera menjadi standar pengisian daya buat mobil listrik di Amerika Utara. Standarisasi NACS (North American Charging Standard) diklaim bakal mempermudah pengguna kendaraan elektrifikasi.
Ini dilakukan karena Tesla memiliki titik Supercharger atau stasiun pengisian daya paling banyak di area itu. Nanti model plug charger yang distandarisasi adalah SAE J3400 TIR
Sebelumnya pada November 2022 Tesla telah mempublikasikan desain charger dan kemudian diikuti oleh Ford dan GM. Keikutsertaan kedua merek itu juga mendorong produsen lain untuk mengikuti langkah mereka.
Per Februari 2024 Tesla akan menyediakan jaringan Supercharger buat Ford dan GM. Keputusan tersebut kemudian diikuti Volkswagen Group yang mencakup Audi, Porsche dan Scout Motors.
“Awal 2023 Tesla NACS (North American Charging Standard) hanyalah sebuah ide. Sekarang bersama komitmen dari VW Group, hampir semua manufaktur otomotif besar tergabung,” ucap Rebecca Tinucci, Senior Director of Charing Tesla, dilansir Electrive, Jumat (22/12).
Kemudian pada 2025 seluruh mobil listrik baru produksi VW, Audi, Prosche dan Scout akan dilengkapi charging port standar Tesla. Model lawas dari merek-merek tersebut juga mendapatkan akses Tesla Supercharger pakai adapter.
“Volkswagen Group dan mereknya sekarang sedang mengevaluasi implementasi NACS untuk pelanggan di Amerika Utara,” tulis laporan dair The Verge.
Selain mempermudah pengguna EV di Amerika Utara, infrastruktur dibangun tidak perlu lagi dibedakan antara pengisian daya DC atau AC. Biaya dikeluarkan untuk mendukung ekosistem EV menjadi lebih hemat.
Untuk diketahui ada sekitar 45 ribu titik Supercharger milik Tesla tersebar di seluruh dunia. 12 ribu di antaranya ada di Amerika Serikat.
Selain pabrik Jerman seperti BMW, Mini sampai Mercedes-Benz, produsen otomotif Jepang seperti Honda dan Toyota juga tidak mau ketinggalan.
Pada September 2023 Honda mengungkapkan rencana untuk mengimplementasikan NACS per 2025. Sehingga pemilik mobil listrik Honda bisa menggunakan fasilitas Tesla Supercharger.
Tesla terus mengambil langkah cepat mengembangkan ekosistem kendaraan listrik. Terbarunya pabrik besutan Elon Musk itu mengakuisisi perusahaan wireless charging.
Berdasarkan laporan pendapatan terbaru pasca keputusan tersebut mencapai US$76 juta atau setara Rp1.1 triliun dalam kurs rupiah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 April 2026, 13:00 WIB
26 April 2026, 11:00 WIB
23 April 2026, 19:17 WIB
23 April 2026, 17:39 WIB
22 April 2026, 15:00 WIB
Terkini
27 April 2026, 19:00 WIB
BYD Sealion 8 berpeluang jadi penantang baru Hyundai Palisade Hybrid di Indonesia, NJKB-nya terdaftar
27 April 2026, 17:24 WIB
Changan Group mengumumkan strategi dan visi perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan citra
27 April 2026, 13:00 WIB
Motul dan Kawasaki bekerjasama untuk lebih mengembangkan sayap dalam hal layanan after sales di Indonesia
27 April 2026, 11:00 WIB
SUV kompak yang kerap menjadi andalan anak muda Tanah Air merujuk pada Wuling New Alvez karena fiturnya
27 April 2026, 09:10 WIB
Marco Bezzecchi tidak tergoyahkan di persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Spanyol
27 April 2026, 06:14 WIB
ETLE statis maupun mobile akan mendukung operasional ganjil genap Jakarta haari ini untuk mengurai kemacetan
27 April 2026, 06:01 WIB
Menjelang akhir April, SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan SIM seperti biasa di lima lokasi
27 April 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara