BYD Masih Merajai Pasar Mobil Listrik di Indonesia
11 Desember 2025, 20:06 WIB
Tesla NACS akan jadi standar pengisian daya mobil listrik di Amerika Utara, diklaim memudahkan pengguna EV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Tesla segera menjadi standar pengisian daya buat mobil listrik di Amerika Utara. Standarisasi NACS (North American Charging Standard) diklaim bakal mempermudah pengguna kendaraan elektrifikasi.
Ini dilakukan karena Tesla memiliki titik Supercharger atau stasiun pengisian daya paling banyak di area itu. Nanti model plug charger yang distandarisasi adalah SAE J3400 TIR
Sebelumnya pada November 2022 Tesla telah mempublikasikan desain charger dan kemudian diikuti oleh Ford dan GM. Keikutsertaan kedua merek itu juga mendorong produsen lain untuk mengikuti langkah mereka.
Per Februari 2024 Tesla akan menyediakan jaringan Supercharger buat Ford dan GM. Keputusan tersebut kemudian diikuti Volkswagen Group yang mencakup Audi, Porsche dan Scout Motors.
“Awal 2023 Tesla NACS (North American Charging Standard) hanyalah sebuah ide. Sekarang bersama komitmen dari VW Group, hampir semua manufaktur otomotif besar tergabung,” ucap Rebecca Tinucci, Senior Director of Charing Tesla, dilansir Electrive, Jumat (22/12).
Kemudian pada 2025 seluruh mobil listrik baru produksi VW, Audi, Prosche dan Scout akan dilengkapi charging port standar Tesla. Model lawas dari merek-merek tersebut juga mendapatkan akses Tesla Supercharger pakai adapter.
“Volkswagen Group dan mereknya sekarang sedang mengevaluasi implementasi NACS untuk pelanggan di Amerika Utara,” tulis laporan dair The Verge.
Selain mempermudah pengguna EV di Amerika Utara, infrastruktur dibangun tidak perlu lagi dibedakan antara pengisian daya DC atau AC. Biaya dikeluarkan untuk mendukung ekosistem EV menjadi lebih hemat.
Untuk diketahui ada sekitar 45 ribu titik Supercharger milik Tesla tersebar di seluruh dunia. 12 ribu di antaranya ada di Amerika Serikat.
Selain pabrik Jerman seperti BMW, Mini sampai Mercedes-Benz, produsen otomotif Jepang seperti Honda dan Toyota juga tidak mau ketinggalan.
Pada September 2023 Honda mengungkapkan rencana untuk mengimplementasikan NACS per 2025. Sehingga pemilik mobil listrik Honda bisa menggunakan fasilitas Tesla Supercharger.
Tesla terus mengambil langkah cepat mengembangkan ekosistem kendaraan listrik. Terbarunya pabrik besutan Elon Musk itu mengakuisisi perusahaan wireless charging.
Berdasarkan laporan pendapatan terbaru pasca keputusan tersebut mencapai US$76 juta atau setara Rp1.1 triliun dalam kurs rupiah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Desember 2025, 20:06 WIB
11 Desember 2025, 13:00 WIB
11 Desember 2025, 11:00 WIB
10 Desember 2025, 14:00 WIB
10 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
12 Desember 2025, 17:00 WIB
Adanya bencana di Sumatera membuat klaim asuransi kendaraan di kawasan tersebut berpotensi naik signifikan
12 Desember 2025, 15:00 WIB
CIAAF jadi wadah berkumpul dan sarana untuk para pelaku usaha yang mencari supplier suku cadang otomotif
12 Desember 2025, 14:40 WIB
Temukan beberapa cara aman memilih mobil bekas berkualitas dan lakukan transaksi terpercaya melalui platform terbaik untuk Anda
12 Desember 2025, 14:00 WIB
Ada dua ruas jalan yang diberlakukan, simak informasi lengkap ganjil genap Puncak Bogor mulai siang ini
12 Desember 2025, 13:08 WIB
Dua orang matel tewas dikeroyok di Kalibata, Jakarta Selatan saat berusaha menagih utang kredit kendaraan
12 Desember 2025, 12:00 WIB
Changan Nevo Q07 merupakan model EREV yang berpeluang dikembangkan jadi 7-seater untuk pasar Indonesia
12 Desember 2025, 11:00 WIB
Kementerian ESDM membuka opsi menambah kuota impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo sebesar 10 persen pada 2026
12 Desember 2025, 10:00 WIB
Distribusi LMPV dari pabrik ke diler menunjukkan penurunan tipis, namun beberapa model alami peningkatan