Gaikindo Tanggapi Kesulitan Neta Bertahan di Pasar RI
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Kembali terjadi kecelakaan Tesla Cybertruck dan berakhir kebakaran, ini fatalnya kecelakaan mobil listrik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Tingkat keamanan mobil listrik perlu jadi perhatian manufaktur karena merupakan komponen sensitif serta terbilang rentan. Pasalnya jika terbakar, api dari baterai hampir tidak bisa dipadamkan.
Hal ini terjadi karena bahan kimia terkandung pada baterai seperti Lithium Ion yang banyak digunakan pabrikan. Singkatnya apabila mobil listrik mengalami tabrakan dan Battery Pack terdampak, suhu sel baterai bisa terus naik.
Fenomena itu dikenal dengan sebutan Thermal Runaway. Ketika suhu sel baterai naik maka terjadi reaksi kimia, membuat panas tidak terkendali sehingga berakhir jadi api.
Belum lama ini kembali terjadi kecelakaan yang melibatkan satu unit Tesla Cybertruck di Texas, Amerika Serikat. Mobil tersebut dilaporkan kehilangan kendali, menabrak beton di jalan lalu terbakar.
Pengemudi Tesla Cybertruck itu tewas seketika, menjadi orang pertama yang kehilangan nyawa dalam sebuah kecelakaan mobil listrik.
Hanya saja tidak diketahui mengapa truk bertenaga listrik itu bisa hilang kendali. Pasca kecelakaan terlihat Cybertruck yang dikemudikannya sudah tidak berbentuk lagi.
Muncul spekulasi bahwa ada kendala pada Cybertruck. Mengingat Tesla belakangan ini melakukan penarikan kembali alias Recall karena berbagai masalah salah satunya pada pedal gas.
Pabrikan harus terus mengembangkan cara agar baterai mobil listrik bisa lebih tangguh dan aman. Karena komponen yang menjadi sumber daya kendaraan itu rentan dan banyak potensi bahaya.
Dilansir dari Edmunds, Selasa (6/8) hal pertama perlu dilakukan dalam menghadapi mobil listrik terbakar adalah menghubungi pemadam kebakaran. Api dari mobil listrik hampir mustahil dipadamkan bahkan dengan bantuan damkar.
Ditambah lagi asap dihasilkan dari baterai mobil listrik terbakar juga beracun. Namun EV FireSafe merangkum tiga cara yang bisa dilakukan menghadapi kejadian tersebut.
Pertama adalah pemadam kebakaran menyiramkan air guna membantu menurunkan suhu kendaraan. Metode tersebut membutuhkan air dalam jumlah banyak.
Kedua adalah membiarkan api pada dengan sendirinya. Efisien namun berpeluang melepaskan gas beracun pada prosesnya.
Terakhir adalah menenggelamkan mobil listrik terbakar ke genangan air sampai api benar-benar padam. Perlu diingat cara ini tidak bisa dilakukan sendiri dan tetap butuh bantuan pihak terkait seperti pemadam kebakaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Februari 2026, 19:00 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
14 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menilai ekspor mobil dari Indonesia terus berkembang meskipun masih menemui beberapa tantangan
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru