VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia
02 April 2026, 13:00 WIB
Kembali terjadi kecelakaan Tesla Cybertruck dan berakhir kebakaran, ini fatalnya kecelakaan mobil listrik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Tingkat keamanan mobil listrik perlu jadi perhatian manufaktur karena merupakan komponen sensitif serta terbilang rentan. Pasalnya jika terbakar, api dari baterai hampir tidak bisa dipadamkan.
Hal ini terjadi karena bahan kimia terkandung pada baterai seperti Lithium Ion yang banyak digunakan pabrikan. Singkatnya apabila mobil listrik mengalami tabrakan dan Battery Pack terdampak, suhu sel baterai bisa terus naik.
Fenomena itu dikenal dengan sebutan Thermal Runaway. Ketika suhu sel baterai naik maka terjadi reaksi kimia, membuat panas tidak terkendali sehingga berakhir jadi api.
Belum lama ini kembali terjadi kecelakaan yang melibatkan satu unit Tesla Cybertruck di Texas, Amerika Serikat. Mobil tersebut dilaporkan kehilangan kendali, menabrak beton di jalan lalu terbakar.
Pengemudi Tesla Cybertruck itu tewas seketika, menjadi orang pertama yang kehilangan nyawa dalam sebuah kecelakaan mobil listrik.
Hanya saja tidak diketahui mengapa truk bertenaga listrik itu bisa hilang kendali. Pasca kecelakaan terlihat Cybertruck yang dikemudikannya sudah tidak berbentuk lagi.
Muncul spekulasi bahwa ada kendala pada Cybertruck. Mengingat Tesla belakangan ini melakukan penarikan kembali alias Recall karena berbagai masalah salah satunya pada pedal gas.
Pabrikan harus terus mengembangkan cara agar baterai mobil listrik bisa lebih tangguh dan aman. Karena komponen yang menjadi sumber daya kendaraan itu rentan dan banyak potensi bahaya.
Dilansir dari Edmunds, Selasa (6/8) hal pertama perlu dilakukan dalam menghadapi mobil listrik terbakar adalah menghubungi pemadam kebakaran. Api dari mobil listrik hampir mustahil dipadamkan bahkan dengan bantuan damkar.
Ditambah lagi asap dihasilkan dari baterai mobil listrik terbakar juga beracun. Namun EV FireSafe merangkum tiga cara yang bisa dilakukan menghadapi kejadian tersebut.
Pertama adalah pemadam kebakaran menyiramkan air guna membantu menurunkan suhu kendaraan. Metode tersebut membutuhkan air dalam jumlah banyak.
Kedua adalah membiarkan api pada dengan sendirinya. Efisien namun berpeluang melepaskan gas beracun pada prosesnya.
Terakhir adalah menenggelamkan mobil listrik terbakar ke genangan air sampai api benar-benar padam. Perlu diingat cara ini tidak bisa dilakukan sendiri dan tetap butuh bantuan pihak terkait seperti pemadam kebakaran.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 April 2026, 13:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini