VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi
30 Desember 2025, 16:00 WIB
Kembali terjadi kecelakaan Tesla Cybertruck dan berakhir kebakaran, ini fatalnya kecelakaan mobil listrik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Tingkat keamanan mobil listrik perlu jadi perhatian manufaktur karena merupakan komponen sensitif serta terbilang rentan. Pasalnya jika terbakar, api dari baterai hampir tidak bisa dipadamkan.
Hal ini terjadi karena bahan kimia terkandung pada baterai seperti Lithium Ion yang banyak digunakan pabrikan. Singkatnya apabila mobil listrik mengalami tabrakan dan Battery Pack terdampak, suhu sel baterai bisa terus naik.
Fenomena itu dikenal dengan sebutan Thermal Runaway. Ketika suhu sel baterai naik maka terjadi reaksi kimia, membuat panas tidak terkendali sehingga berakhir jadi api.
Belum lama ini kembali terjadi kecelakaan yang melibatkan satu unit Tesla Cybertruck di Texas, Amerika Serikat. Mobil tersebut dilaporkan kehilangan kendali, menabrak beton di jalan lalu terbakar.
Pengemudi Tesla Cybertruck itu tewas seketika, menjadi orang pertama yang kehilangan nyawa dalam sebuah kecelakaan mobil listrik.
Hanya saja tidak diketahui mengapa truk bertenaga listrik itu bisa hilang kendali. Pasca kecelakaan terlihat Cybertruck yang dikemudikannya sudah tidak berbentuk lagi.
Muncul spekulasi bahwa ada kendala pada Cybertruck. Mengingat Tesla belakangan ini melakukan penarikan kembali alias Recall karena berbagai masalah salah satunya pada pedal gas.
Pabrikan harus terus mengembangkan cara agar baterai mobil listrik bisa lebih tangguh dan aman. Karena komponen yang menjadi sumber daya kendaraan itu rentan dan banyak potensi bahaya.
Dilansir dari Edmunds, Selasa (6/8) hal pertama perlu dilakukan dalam menghadapi mobil listrik terbakar adalah menghubungi pemadam kebakaran. Api dari mobil listrik hampir mustahil dipadamkan bahkan dengan bantuan damkar.
Ditambah lagi asap dihasilkan dari baterai mobil listrik terbakar juga beracun. Namun EV FireSafe merangkum tiga cara yang bisa dilakukan menghadapi kejadian tersebut.
Pertama adalah pemadam kebakaran menyiramkan air guna membantu menurunkan suhu kendaraan. Metode tersebut membutuhkan air dalam jumlah banyak.
Kedua adalah membiarkan api pada dengan sendirinya. Efisien namun berpeluang melepaskan gas beracun pada prosesnya.
Terakhir adalah menenggelamkan mobil listrik terbakar ke genangan air sampai api benar-benar padam. Perlu diingat cara ini tidak bisa dilakukan sendiri dan tetap butuh bantuan pihak terkait seperti pemadam kebakaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
29 Desember 2025, 15:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya