Changan Hadapi Persaingan Elektrifikasi di RI Lewat Sub Merek
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Esemka pernah tolak Gaikindo saat ditawarkan menjadi anggota, hal itu dikatakan langsung oleh Yohannes Nangoi
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Kemunculan mobil Esemka untuk pertama kali di pameran otomotif sepertinya disambut baik banyak pihak. Tidak terkecuali para petinggi Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia).
Bahkan Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo mengaku pernah mengajak Esemka guna bergabung menjadi anggotanya. Namun rupanya niat baik tersebut belum dapat terwujud
“Saya sudah approach juga guna jadi anggota itu sudah lama. Tetapi belum ada respon positif dari mereka sendiri,” ujar Nangoi seperti dikutip dari Antara, Jumat (03/3).
Lebih lanjut dia belum mendapatkan kesempatan berbicara banyak mengenai masa depan dari pabrikan mobil lokal tersebut. Meskipun Esemka pernah tolak Gaikindo untuk menjadi anggotanya.
Selain itu nangoi mengatakan kalau manufaktur asal Jawa Tengah tidak akan ikut serta dalam ajang GJAW (Gaikindo Jakarta Auto Week) 2023. Sebab hingga saat ini mereka belum terdaftar dalam asosiasi tersebut.
“Pameran ini diselenggarakan oleh Gaikindo, kami sangat mengutamakan anggota. Kalau Esemka sudah terdaftar bisa diusahakan,” tegasnya.
Sebelumnya Esemka mampu menyabet dua penghargaan di IIMS 2023. Mereka menyandang gelar ‘best EV Commercial car’ melalui produk terbarunya, yakni Bima EV. Kendaraan tersebut memang mampu menyita pengunjung.
Kemudian pabrikan otomotif itu juga memenangi penghargaan sebagai ‘favorite local brand’ atau brand lokal terbaik. Dalam kategori ini Esemka terbilang tanpa lawan.
Seperti diketahui Esemka menempati booth di Hall A JIExpo untuk memamerkan Bima Ev maupun Bima 1.3. Lokasinya diapit oleh merek-merek besar seperti Suzuki dan Jeep.
Tak heran jika Esemka sabet dua penghargaan. Pasalnya kehadirannya di IIMS 2023 sangat mencuri perhatian banyak orang, terlebih beberapa orang tersohor berkunjung ke booth mereka.
Sebagai informasi Esemka Bima EV hadir dalam dua varian yaitu passenger van maupun cargo van. Keduanya dilengkapi oleh baterai Ternary Ion – Lithium berkapasitas 49.1 kWh yang cukup untuk menempuh jarak sejauh 300 km.
Menariknya adalah pengisian daya melalui Quick Charge hanya membutuhkan waktu 1 jam dari 20 persen menjadi 80 persen. Baterai kemudian disandingkan dengan motor penggerak mampu menghasilkan tenaga 100 hp serta torsi 165 Nm.
Jika ingin memiliki BIMA EV anda harus bersabar terlebih dahulu. Sebab untuk unit diperkirakan bisa diterima masyarakat pada enam bulan mendatang.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027