Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Pengamat menilai secara matematis target penjualan mobil 900 ribu unit tidak bisa tercapai tahun ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebelumnya menetapkan target penjualan mobil baru di 2025 sebanyak 900 ribu unit.
Angka tersebut terbilang cukup tinggi dan sulit diraih jika melihat kondisi ekonomi saat ini. Pasalnya penjualan mobil baru per Oktober baru tembus 660 ribuan unit.
Hingga saat ini Gaikindo belum menyatakan revisi target penjualan mobil. Namun sejumlah pabrikan dan pengamat telah berpendapat bahwa angkanya kemungkinan akan berhenti di kisaran 700 ribu unit saja.
“Dengan hanya dua bulan tersisa, dibutuhkan rata-rata penjualan mobil di atas 120 ribu unit per bulan untuk menutup sisa target,” kata Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif dan akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO belum lama ini.
Tentu hal tersebut bakal sulit terwujud. Pasalnya penjualan mobil di Indonesia per bulan adalah sekitar 60 ribuan unit. Baru di Oktober ini angkanya berhasil kembali tembus 70 ribu, terakhir dicapai pada Maret 2025.
Bahkan dengan bantuan pameran serta program pun angka penjualan mobil 120 ribu unit per bulan tidaklah realistis.
Ditambah lagi, Yannes menyorot belum ada insentif ataupun stimulus yang khusus dikucurkan pemerintah untuk menghadapi pelemahan daya beli di sektor otomotif.
“Sehingga mengacu pada kondisi ekonomi saat ini yang masih dalam tekanan daya beli, tampaknya target realistis untuk penjualan retail 2025 berada di kisaran 730 ribu-760 ribu unit,” tegas Yannes.
Sebagai informasi angka penjualan mobil secara retail (penyaluran dari diler ke konsumen) di periode Januari-Oktober 2025 tercatat 660.659 unit. Sedangkan wholesales atau pengiriman dari pabrik ke diler sebanyak 645.844 unit.
Penjualan mobil Oktober mengalami tren positif, 74.720 unit. Ada kenaikan 17,2 persen dari bulan sebelumnya yakni 63.752 unit.
Jika dibandingkan di periode yang sama pada 2024, raihan tersebut masih lebih sedikit 9,6 persen. Penjualan mobil (retail) tahun lalu di Januari-Oktober adalah 731.113 unit, sedangkan wholesales-nya 7111.064 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
28 Juni 2026, 09:00 WIB
19 Juni 2026, 17:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi