Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Pengamat menilai secara matematis target penjualan mobil 900 ribu unit tidak bisa tercapai tahun ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebelumnya menetapkan target penjualan mobil baru di 2025 sebanyak 900 ribu unit.
Angka tersebut terbilang cukup tinggi dan sulit diraih jika melihat kondisi ekonomi saat ini. Pasalnya penjualan mobil baru per Oktober baru tembus 660 ribuan unit.
Hingga saat ini Gaikindo belum menyatakan revisi target penjualan mobil. Namun sejumlah pabrikan dan pengamat telah berpendapat bahwa angkanya kemungkinan akan berhenti di kisaran 700 ribu unit saja.
“Dengan hanya dua bulan tersisa, dibutuhkan rata-rata penjualan mobil di atas 120 ribu unit per bulan untuk menutup sisa target,” kata Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif dan akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO belum lama ini.
Tentu hal tersebut bakal sulit terwujud. Pasalnya penjualan mobil di Indonesia per bulan adalah sekitar 60 ribuan unit. Baru di Oktober ini angkanya berhasil kembali tembus 70 ribu, terakhir dicapai pada Maret 2025.
Bahkan dengan bantuan pameran serta program pun angka penjualan mobil 120 ribu unit per bulan tidaklah realistis.
Ditambah lagi, Yannes menyorot belum ada insentif ataupun stimulus yang khusus dikucurkan pemerintah untuk menghadapi pelemahan daya beli di sektor otomotif.
“Sehingga mengacu pada kondisi ekonomi saat ini yang masih dalam tekanan daya beli, tampaknya target realistis untuk penjualan retail 2025 berada di kisaran 730 ribu-760 ribu unit,” tegas Yannes.
Sebagai informasi angka penjualan mobil secara retail (penyaluran dari diler ke konsumen) di periode Januari-Oktober 2025 tercatat 660.659 unit. Sedangkan wholesales atau pengiriman dari pabrik ke diler sebanyak 645.844 unit.
Penjualan mobil Oktober mengalami tren positif, 74.720 unit. Ada kenaikan 17,2 persen dari bulan sebelumnya yakni 63.752 unit.
Jika dibandingkan di periode yang sama pada 2024, raihan tersebut masih lebih sedikit 9,6 persen. Penjualan mobil (retail) tahun lalu di Januari-Oktober adalah 731.113 unit, sedangkan wholesales-nya 7111.064 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 19:00 WIB
10 Februari 2026, 18:00 WIB
10 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Honda berusaha untuk membangun kepercayaan para konsumen di Tanah Air terhadap lini motor listrik mereka
13 Februari 2026, 07:00 WIB
Skema DP rendah LCGC di IIMS 2026 bisa jaring SPK yang punya peluang batal atau tak sampai ke pengiriman unit
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dengan pengawasan kepolisian
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih dapat melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
12 Februari 2026, 21:00 WIB
Salah seorang tenaga penjual membocorkan, diskon Vespa matic berlaku untuk LX150, Primavera sampai Sprint
12 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun banyak pesaing seperti rental mobil lokal, Trac berkomitmen kembangkan penyewaan mobil perorangan
12 Februari 2026, 19:00 WIB
Target Mitsubishi meraup 3.000 pemesanan di IIMS 2026 didukung dua model SUV yakni Xpander dan Destinator