GIIAS Semarang 2026 Siap Digelar Akhir Bulan, Ada Promo Tiket
17 September 2026, 17:00 WIB
Target Astra Financial di GIIAS 2022 sebesar Rp2 triliun untuk seluruh seri baik di Jakarta maupun Surabaya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Astra Financial menargetkan meraih transaksi sebesar Rp2 triliun dalam ajang penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 untuk seluruh seri. Target Astra Financial tersebut meningkat dibandingkan capaian pada seluruh seri GIIAS 2021 yang hanya mencapai Rp1.035 triliun.
Hal ini diungkapkan oleh Tan Chian Hok, Project Director Astra Financial GIIAS 2022. Menurutnya capaian pada 2021 tidak bisa dijadikan sebagai patokan karena ketika itu penyelenggaraan masih belum 100 persen.
“Pasar otomotif sudah meningkat lebih dari 50 persen, maka target juga naik 2 kali lipat menjadi Rp2 triliun. Jakarta sebagai pasar terbesar kami harapkan bisa setidaknya meraih 1.5 triliun,” ungkapnya.
Dari jumlah tersebut, pembiayaan mobil seperti ACC dan TAF diperkirakan akan menjadi penyumbang utama. Sementara porsi terbesar berikutnya adalah Asuransi Astra yang diharapkan bisa menarik minat pelanggan.
Perlu diketahui bahwa pada seluruh penyelenggaraan 2021, Astra Financial berhasil mendapatkan Rp1.035 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari GIIAS Jakarta Rp830 miliar dan GIIAS Surabaya Rp205 miliar
Dalam GIIAS 2022 yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, Astra Financial akan hadir dengan 9 dari 14 unit bisnisnya. Mulai dari FIFGroup, ACC, TAF, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, Maucash, Moxa dan Seva.
Perkembangan pasar otomotif Nasional mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari wholesales mobil secara naional di sepanjang Januari-Juni 2022 yang mencapai 475.321 unit.
Jumlah tersebut naik 20,8 persen bila dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun lalu. Ketika itu angka wholesales mobil hanya mencapai 393.466 unit sehingga Pemerintah pun memberikan beragam stimulus agar industri dapat kembali bergerak.
Kenaikan penjualan tersebut tentunya diharapkan bisa terus berlanjut di semester kedua 2022 ini. Meski demikian tidak dapat dipungkiri bahwa masih ada banyak tantangan yang harus dihadapi di masa depan.
“Tantangannya pun cukup banyak di semester kedua karena adanya kenaikan harga BBM dan kelangkaan cip semikonduktor. Andai kelangkaan cip semikonduktor ini selesai, maka produksi akan bisa lebih baik lagi,” tutup Tan Chian Hok.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 September 2026, 17:00 WIB
13 September 2026, 18:11 WIB
08 September 2026, 07:00 WIB
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
11 Agustus 2026, 19:42 WIB
Terkini
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik
30 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak
30 September 2026, 06:00 WIB
Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang
30 September 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya
29 September 2026, 21:26 WIB
Spacer pada mobil membantu memperbaiki proporsi ban dengan fender, namun pemilik perlu mengenali risikonya
29 September 2026, 16:17 WIB
Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang akan menjual Mitsubishi Pajero terbaru, ini kisaran harganya
29 September 2026, 14:39 WIB
Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia, wajib meningkatkan TKDN sampai 80 persen pada 2030 mendatang