Harga Naik, Penjualan Mobil Listrik CKD Terancam Stagnan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD Dolphin Mini terdaftar di Indonesia, digadang jadi mobil listrik termurah yang dikenal dengan nama Seagull EV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD memiliki empat model EV (Electric Vehicle) ditawarkan ke konsumen Indonesia yakni Dolphin, Atto 3, Seal dan M6. Manufaktur asal China ini juga turut memboyong sub merek Denza, menyasar kelas premium di awal 2025.
Namun nampaknya BYD masih punya satu lagi mobil listrik yang berpeluang ditawarkan dengan harga terjangkau, yakni Seagull. Model tersebut telah terdaftar di Indonesia menggunakan nama Dolphin Mini.
Perlu diketahui pendaftaran merek bukan jaminan model tersebut hadir dalam waktu dekat. Bisa dilakukan oleh merek untuk keperluan studi ataupun pengembangan.
Tercatat di laman PDKI (Pangkalan Data Kekayaan Intelektual), Dolphin Mini didaftarkan oleh BYD Company Limited.
Di negara asalnya, BYD Dolphin Mini dijual 10.000 USD atau setara Rp 161,5 jutaan, diklaim sebagai mobil listrik termurah dan laris di China.
Sedangkan di negara tetangga seperti Malaysia, Dolphin Mini dilego sekitar RM 99.900, sekitar Rp 367,7 jutaan jika dikonversi ke dalam kurs rupiah.
BYD Dolphin Mini memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan Dolphin yang saat ini dipasarkan di Indonesia. Dimensi P x L x T mobil tersebut adalah 3.780 mm x 1.715 mm x. 1.580 mm.
Sebagai perbandingan, ukuran Dolphin adalah 4.290 mm x 1.770 mm x 1.570 mm, lebih panjang dibandingkan Dolphin Mini atau Seagull.
Dari segi desain, BYD Dolphin Mini memiliki identitas berbeda dari model terdahulunya. Paling kentara, ukuran headlight-nya jauh lebih kecil dan minimalis sedangkan di belakang ada LED bar memanjang.
Pada BYD Dolphin, lampu belakangnya punya motif khas, membedakannya dari Seagull atau Dolphin Mini.
Soal jantung pacu, BYD Dolphin Mini menggunakan baterai Blade Battery berkapasitas 30 kWh guna menunjang perjalanan sejauh 300 km (NEDC) dalam satu kali pengisian daya. Tenaganya adalah 73 hp dan torsi puncak 135 Nm.
Hanya saja, jika dihadirkan ke Indonesia banderolnya kemungkinan berada di atas mobil listrik termurah Wuling Air ev (mulai Rp 179,1 jutaan). Padahal konfigurasinya tidak jauh berbeda, dengan kapasitas baterai 17.3 kWh sampai 26,7 kWh, berjarak tempuh 200 km-300 km.
Namun jika memanfaatkan insentif mobil listrik dari pemerintah dan dirakit lokal, harganya berpotensi semakin bersaing dan bisa menjadi opsi lain bagi konsumen yang ingin EV berukuran kecil dengan desain kekinian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan