BYD Resmi Buka Pabrik di Subang, Mampu Produksi 150 Ribu Mobil
03 September 2026, 16:02 WIB
BYD Dolphin Mini terdaftar di Indonesia, digadang jadi mobil listrik termurah yang dikenal dengan nama Seagull EV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD memiliki empat model EV (Electric Vehicle) ditawarkan ke konsumen Indonesia yakni Dolphin, Atto 3, Seal dan M6. Manufaktur asal China ini juga turut memboyong sub merek Denza, menyasar kelas premium di awal 2025.
Namun nampaknya BYD masih punya satu lagi mobil listrik yang berpeluang ditawarkan dengan harga terjangkau, yakni Seagull. Model tersebut telah terdaftar di Indonesia menggunakan nama Dolphin Mini.
Perlu diketahui pendaftaran merek bukan jaminan model tersebut hadir dalam waktu dekat. Bisa dilakukan oleh merek untuk keperluan studi ataupun pengembangan.
Tercatat di laman PDKI (Pangkalan Data Kekayaan Intelektual), Dolphin Mini didaftarkan oleh BYD Company Limited.
Di negara asalnya, BYD Dolphin Mini dijual 10.000 USD atau setara Rp 161,5 jutaan, diklaim sebagai mobil listrik termurah dan laris di China.
Sedangkan di negara tetangga seperti Malaysia, Dolphin Mini dilego sekitar RM 99.900, sekitar Rp 367,7 jutaan jika dikonversi ke dalam kurs rupiah.
BYD Dolphin Mini memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan Dolphin yang saat ini dipasarkan di Indonesia. Dimensi P x L x T mobil tersebut adalah 3.780 mm x 1.715 mm x. 1.580 mm.
Sebagai perbandingan, ukuran Dolphin adalah 4.290 mm x 1.770 mm x 1.570 mm, lebih panjang dibandingkan Dolphin Mini atau Seagull.
Dari segi desain, BYD Dolphin Mini memiliki identitas berbeda dari model terdahulunya. Paling kentara, ukuran headlight-nya jauh lebih kecil dan minimalis sedangkan di belakang ada LED bar memanjang.
Pada BYD Dolphin, lampu belakangnya punya motif khas, membedakannya dari Seagull atau Dolphin Mini.
Soal jantung pacu, BYD Dolphin Mini menggunakan baterai Blade Battery berkapasitas 30 kWh guna menunjang perjalanan sejauh 300 km (NEDC) dalam satu kali pengisian daya. Tenaganya adalah 73 hp dan torsi puncak 135 Nm.
Hanya saja, jika dihadirkan ke Indonesia banderolnya kemungkinan berada di atas mobil listrik termurah Wuling Air ev (mulai Rp 179,1 jutaan). Padahal konfigurasinya tidak jauh berbeda, dengan kapasitas baterai 17.3 kWh sampai 26,7 kWh, berjarak tempuh 200 km-300 km.
Namun jika memanfaatkan insentif mobil listrik dari pemerintah dan dirakit lokal, harganya berpotensi semakin bersaing dan bisa menjadi opsi lain bagi konsumen yang ingin EV berukuran kecil dengan desain kekinian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 September 2026, 16:02 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
Terkini
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan
04 September 2026, 09:00 WIB
Pameran IEE Series 2026 memasuki Energy Week, ikut dukung ekosistem kendaraan energi terbarukan di Indonesia
04 September 2026, 07:00 WIB
AUKSI memanfaatkan momentum hari pelanggan nasional untuk memberikan persembahan istimewa bagi peserta lelang
04 September 2026, 06:00 WIB
Masih ada lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia hari ini, melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
04 September 2026, 06:00 WIB
Salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang melayani pada pengendara sejak pagi, ada di BPR KS Wastu Kencana
04 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengendalikan jumlah kendaraan pribadi
03 September 2026, 16:46 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat menyambangi kota Batam dengan segala keunggulan masyarakat untuk bermobilitas