Wuling Raup 3.290 SPK di GIIAS 2026, Aira ev Dominan
11 Agustus 2026, 12:37 WIB
SUV Wuling Starlight S disinyalir meluncur Agustus 2024, tersedia dalam varian listrik dan hybrid PHEV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah teaser fotonya disebar awal bulan ini, tampang Wuling Starlight S mulai diungkap. SUV (Sport Utility Vehicle) itu akan hadir dalam dua varian yaitu BEV (Battery Electric Vehicle) dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Merupakan model produksi Joint Venture dari SAIC-GM-Wuling yang mengisi seri Starlight, ada beberapa elemen desain dipertahankan seperti Star-Wing 7-Shaped Headlight.
Varian listrik atau BEV-nya akan dibekali motor elektrik 150 kW serta baterai material Lithium Iron Phosphate. Namun masih belum ada informasi lengkap mengenai kapasitas baterai serta daya jelajah.
Sementara varian hybrid Wuling Starlight S pakai mesin 1.5L dan satu motor elektrik. Ada dua opsi baterai tersedia yakni kapasitas 9,5 kWh atau 20,5 kWh.
Kedua baterai menawarkan tambahan untuk mobil melaju tanpa bantuan mesin bensin, masing-masing sejauh 43 km dan 90 km.
Berbeda dari kebanyakkan mobil listrik keluaran terbaru, Wuling memilih pakai door handle konvensional ketimbang model pop-out yang sedang populer digunakan saat ini.
Ada empat warna ditawarkan buat Wuling Starlight S yaitu Star White, Interstellar Blue, Star Gray dan Star Gold.
Sementara buat menambah kesan elegan tersedia empat opsi warna kabin mulai dari Light Sand, Dark Black sampai Coconut Brown. Baik area konsol tengah maupun doortrim dibalut material kulit yang terkesan mewah.
Di negara asalnya Wuling Starlight S bakal jadi penantang baru BYD Song Plus DM-i (hybrid). Sementara di Indonesia model alternatifnya adalah BYD Atto 3, hanya tersedia dalam varian BEV.
Sebagai informasi bahwa BYD Atto 3 sudah dipasarkan dengan banderol Rp 515 jutaan dan mulai dipasarkan pada IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show).
Sementara menurut keterangan media lokal China, Wuling Starlight S berpeluang dijual mulai 69.800 yuan atau setara Rp 157,7 jutaan, lebih rendah dari Atto 3 dipasarkan di Tiongkok yaitu Rp 315,8 jutaan.
BYD Atto 3 dibekali dua opsi baterai 49,92 kWh atau 50,48 kWh. Dalam satu kali pengisian daya dapat menempuh jarak 410 km sampai 480 km.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 12:37 WIB
02 Agustus 2026, 20:04 WIB
01 Agustus 2026, 22:00 WIB
29 Juli 2026, 22:23 WIB
23 Juli 2026, 18:32 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse