Ini Pembeda Wuling Aira ev dan Air ev, Siap Debut di GIIAS 2026
13 Juli 2026, 13:00 WIB
SUV Wuling Starlight S disinyalir meluncur Agustus 2024, tersedia dalam varian listrik dan hybrid PHEV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah teaser fotonya disebar awal bulan ini, tampang Wuling Starlight S mulai diungkap. SUV (Sport Utility Vehicle) itu akan hadir dalam dua varian yaitu BEV (Battery Electric Vehicle) dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Merupakan model produksi Joint Venture dari SAIC-GM-Wuling yang mengisi seri Starlight, ada beberapa elemen desain dipertahankan seperti Star-Wing 7-Shaped Headlight.
Varian listrik atau BEV-nya akan dibekali motor elektrik 150 kW serta baterai material Lithium Iron Phosphate. Namun masih belum ada informasi lengkap mengenai kapasitas baterai serta daya jelajah.
Sementara varian hybrid Wuling Starlight S pakai mesin 1.5L dan satu motor elektrik. Ada dua opsi baterai tersedia yakni kapasitas 9,5 kWh atau 20,5 kWh.
Kedua baterai menawarkan tambahan untuk mobil melaju tanpa bantuan mesin bensin, masing-masing sejauh 43 km dan 90 km.
Berbeda dari kebanyakkan mobil listrik keluaran terbaru, Wuling memilih pakai door handle konvensional ketimbang model pop-out yang sedang populer digunakan saat ini.
Ada empat warna ditawarkan buat Wuling Starlight S yaitu Star White, Interstellar Blue, Star Gray dan Star Gold.
Sementara buat menambah kesan elegan tersedia empat opsi warna kabin mulai dari Light Sand, Dark Black sampai Coconut Brown. Baik area konsol tengah maupun doortrim dibalut material kulit yang terkesan mewah.
Di negara asalnya Wuling Starlight S bakal jadi penantang baru BYD Song Plus DM-i (hybrid). Sementara di Indonesia model alternatifnya adalah BYD Atto 3, hanya tersedia dalam varian BEV.
Sebagai informasi bahwa BYD Atto 3 sudah dipasarkan dengan banderol Rp 515 jutaan dan mulai dipasarkan pada IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show).
Sementara menurut keterangan media lokal China, Wuling Starlight S berpeluang dijual mulai 69.800 yuan atau setara Rp 157,7 jutaan, lebih rendah dari Atto 3 dipasarkan di Tiongkok yaitu Rp 315,8 jutaan.
BYD Atto 3 dibekali dua opsi baterai 49,92 kWh atau 50,48 kWh. Dalam satu kali pengisian daya dapat menempuh jarak 410 km sampai 480 km.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Juli 2026, 13:00 WIB
13 Juli 2026, 07:00 WIB
20 Juni 2026, 11:00 WIB
08 Juni 2026, 13:14 WIB
07 Juni 2026, 12:15 WIB
Terkini
15 Juli 2026, 09:00 WIB
Pada bulan ini beberapa harga motor matic 150 cc mengalami kenaikan, sementara untuk jumlahnya bervariasi
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Insentif EV, menurut Gaikindo seharusnya bisa diperluas ke jenis berbagai kendaraan ramah lingkungan lain
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung untuk memudahkan masyarakat memperpanjang masa berlaku dokumen berkendara
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu cara pemerintah Ibu Kota untuk bisa mengurai kemacetan jalan
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan masa berlaku kartu, berikut informasinya
14 Juli 2026, 22:23 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara ada banyak cara, seperti memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung
14 Juli 2026, 22:00 WIB
Saat ini banyak yang mengira biaya perbaikan terbesar pada mobil listrik terletak di baterai yang digunakan
14 Juli 2026, 21:43 WIB
Mayoritas konsumen ternyata memilih Jetour T1 i-DM alias varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)