Suzuki Memperkenalkan Konsep Baru Diler, Manjakan Pelanggan
27 September 2026, 23:38 WIB
Suzuki tolak Toyota jadikan Jimny dan Swift sebagai model yang mereka jual dengan nama berbeda atau rebadge
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Suzuki Tolak Toyota untuk ganti emblem Jimny dan Swift atau dikenal rebadge, karena mereka merupakan produk utama perusahaan. Selama ini kedua perusahaan memang saling berbagi model untuk memperkuat penjualannya.
Ada beberapa mobil Suzuki yang sudah menggunakan emblem Toyota seperti Baleno menjadi Glanza sampai Ertiga berganti nama Rumion. Kerja sama ini pun berbuah positif sehingga wajar bila ingin diperkuat, tapi tidak untuk Jimny dan Swift.
“Toyota meminta agar bisa mengganti emblem di Suzuki Jimny serta Swift tapi kami menolak dengan sopan,” ungkap salah satu petinggi Suzuki dilansir dari Autocar India.
Menurutnya permintaan itu tidak mungkin dilakukan karena Jimny dan Swift merupakan model utama pabrikan berlogo S. Boleh dikatakan kedua produk tersebut adalah jantung dari perusahaan.
“Ini seperti meminta Toyota membiarkan kami mengganti emblem dari Land Cruiser. Model-mobil itu adalah jiwa dari merek kami dan tidak untuk dibagikan sehingga masing-masing perusahaan menghormatinya,” ungkapnya.
Tidak bisa dipungkiri bahwa Toyota memang ingin masuk ke segmen SUV kecil kemudian melihat Jimny sebagai salah satu alternatif. Terlebih harganya terbilang lebih terjangkau ketimbang Toyota Fortuner yang dinilai terlalu mahal.
Sementara bagi Suzuki, kerja sama itu berpotensi meningkatkan penjualan mereka secara signifikan. Terlebih euforia di awal peluncuran Jimny sudah memudar sehingga penjualannya pada periode Juni – November cuma mencapai 15.476 unit di India.
Untuk alasan yang sama Swift pun tidak diserahkan kepada Toyota. Kedua model tersebut dinilai lebih berharga ketimbang sekedar angka penjualan kendaraan.
Namun alasan Toyota berupaya mendapatkan Swift terbilang masuk akal karena hatchback tersebut sangat populer di mata masyarakat. Penjualannya di India cukup stabil diangka 17.100 unit setiap bulannya.
Kerja sama kedua brand asal Jepang mirip dengan strategi mereka di Indonesia. Selama ini produk Toyota dan Daihatsu menggunakan platform serupa sehingga menghasilkan beberapa model kembar seperti Avanza - Xenia, Rush - Terios, Agya – Ayla, Calya – Sigra serta Raize – Rocky.
Hasilnya masing-masing perusahaan pun mendapatkan angka penjualan yang signifikan sehingga mengusai pasar di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 September 2026, 23:38 WIB
25 September 2026, 17:23 WIB
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
17 September 2026, 22:00 WIB
Terkini
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik
30 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak
30 September 2026, 06:00 WIB
Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang
30 September 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya
29 September 2026, 21:26 WIB
Spacer pada mobil membantu memperbaiki proporsi ban dengan fender, namun pemilik perlu mengenali risikonya
29 September 2026, 16:17 WIB
Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang akan menjual Mitsubishi Pajero terbaru, ini kisaran harganya
29 September 2026, 14:39 WIB
Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia, wajib meningkatkan TKDN sampai 80 persen pada 2030 mendatang
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan