Ambisi Bos Chery Saingi Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global
30 April 2026, 15:00 WIB
Suzuki tolak Toyota jadikan Jimny dan Swift sebagai model yang mereka jual dengan nama berbeda atau rebadge
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Suzuki Tolak Toyota untuk ganti emblem Jimny dan Swift atau dikenal rebadge, karena mereka merupakan produk utama perusahaan. Selama ini kedua perusahaan memang saling berbagi model untuk memperkuat penjualannya.
Ada beberapa mobil Suzuki yang sudah menggunakan emblem Toyota seperti Baleno menjadi Glanza sampai Ertiga berganti nama Rumion. Kerja sama ini pun berbuah positif sehingga wajar bila ingin diperkuat, tapi tidak untuk Jimny dan Swift.
“Toyota meminta agar bisa mengganti emblem di Suzuki Jimny serta Swift tapi kami menolak dengan sopan,” ungkap salah satu petinggi Suzuki dilansir dari Autocar India.
Menurutnya permintaan itu tidak mungkin dilakukan karena Jimny dan Swift merupakan model utama pabrikan berlogo S. Boleh dikatakan kedua produk tersebut adalah jantung dari perusahaan.
“Ini seperti meminta Toyota membiarkan kami mengganti emblem dari Land Cruiser. Model-mobil itu adalah jiwa dari merek kami dan tidak untuk dibagikan sehingga masing-masing perusahaan menghormatinya,” ungkapnya.
Tidak bisa dipungkiri bahwa Toyota memang ingin masuk ke segmen SUV kecil kemudian melihat Jimny sebagai salah satu alternatif. Terlebih harganya terbilang lebih terjangkau ketimbang Toyota Fortuner yang dinilai terlalu mahal.
Sementara bagi Suzuki, kerja sama itu berpotensi meningkatkan penjualan mereka secara signifikan. Terlebih euforia di awal peluncuran Jimny sudah memudar sehingga penjualannya pada periode Juni – November cuma mencapai 15.476 unit di India.
Untuk alasan yang sama Swift pun tidak diserahkan kepada Toyota. Kedua model tersebut dinilai lebih berharga ketimbang sekedar angka penjualan kendaraan.
Namun alasan Toyota berupaya mendapatkan Swift terbilang masuk akal karena hatchback tersebut sangat populer di mata masyarakat. Penjualannya di India cukup stabil diangka 17.100 unit setiap bulannya.
Kerja sama kedua brand asal Jepang mirip dengan strategi mereka di Indonesia. Selama ini produk Toyota dan Daihatsu menggunakan platform serupa sehingga menghasilkan beberapa model kembar seperti Avanza - Xenia, Rush - Terios, Agya – Ayla, Calya – Sigra serta Raize – Rocky.
Hasilnya masing-masing perusahaan pun mendapatkan angka penjualan yang signifikan sehingga mengusai pasar di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 April 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 07:00 WIB
20 April 2026, 21:19 WIB
Terkini
01 Mei 2026, 16:20 WIB
Para buruh di Indonesia mendapatkan kado pada Mayday 2026, sebab harga BBM di seluruh SPBU tidak naik
01 Mei 2026, 16:17 WIB
Concept97 bakal diluncurkan sebagai Freelander 8, bakal tersedia dalam opsi EV maupun hybrid model PHEV
01 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda pada Jumat (01/05)
30 April 2026, 19:00 WIB
Pameran modifikasi The Elite Showcase 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang pada 9-10 Mei mendatang
30 April 2026, 17:00 WIB
Chery OMODA C5 hadir dengan menawarkan kenyamanan lebih dan diharapkan bisa menggantikan E5 di masa mendatang
30 April 2026, 15:00 WIB
Demi menguasai pasar otomotif di seluruh dunia, pendiri Chery mengaku telah menyiapkan strategi 'double T'
30 April 2026, 13:35 WIB
Lepas memperkenalkan sejumlah produk andalan di Auto China 2026, salah satunya adalah mobil listrik L4
30 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini