Penjualan Mobil Hybrid Naik, Menko Airlangga Kasih Isyarat
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales masih percaya diri target yang telah ditetapkan Gaikindo pada 2025 bisa tetap tercapai
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Berbagai tantangan menghadang industri otomotif Indonesia. Hal itu membuat penjualan mobil baru lesu di tiga bulan awal 2025.
Mengolah data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada Januari sampai Maret 2025 penjualan ritel atau dari diler ke konsumen hanya 210.483 unit saja.
Jumlah tersebut terkoreksi 8,9 persen bila dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu. Sebab di 2024 bisa menyentuh angka Rp 230.778 unit.
Melihat data di atas, banyak yang berpendapat kalau target Gaikindo pada tahun ini akan sulit tercapai. Namun Suzuki Indomobil Sales (SIS) memiliki sudut pandang berbeda.
“Kalau kami yakin target Gaikindo masih bisa achieve,” buka Dony Saputra, Deputy Managing Director 4W SIS ketika ditemui di Karawang, Selasa (22/04).
Dony bahkan percaya diri kalau penjualan mobil baru di 2025 bakal lebih baik lagi dari capaian di 2024.
Mengingat masih ada waktu cukup panjang untuk membuat pasar kembali bergairah sampai akhir tahun nanti.
“Jadi sisa sembilan bulan ini bagaimana upaya kami di masing-masing merek untuk mencapai target yang sudah diwacanakan bersama,” lanjut Dony.
Menurut Dony seluruh pihak harus menumbuhkan rasa percaya diri untuk menghadapi kondisi pasar yang terjadi sekarang ini.
Dengan begitu target yang telah ditentukan sebelumnya oleh Gaikindo di 2025, bisa tercapai pada akhir tahun nanti.
“Kita melihatnya, masih optimistis di 2025 kondisi better dibandingkan dengan 2024,” Dony menegaskan.
Di sisi lain Dony menargetkan market share Suzuki sepanjang 2025 tetap di angka 10 persen dari penjualan kendaraan roda empat nasional.
Sekadar mengingatkan Gaikindo telah memasang target penjualan mobil baru di 2025 mencapai 900 ribu unit.
Namun sejumlah rintangan menghadang pasar kendaraan roda empat. Seperti melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat beberapa waktu terakhir.
Bahkan di awal April 2025, sempat tembus ke Rp 17 ribu per dolar Amerika Serikat. Kemudian pada Rabu (23/04) kemarin masih berada di Rp 16.871,5 per dolar Amerika Serikat.
Jika kondisi ini terus berlangsung dalam waktu yang lama, tentu akan mengancam keberlangsungan industri otomotif Tanah Air. Dapat membuat harga mobil baru terkerek.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Terkini
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan
09 September 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi berbeda, SIM keliling Jakarta hanya melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
08 September 2026, 19:00 WIB
Robot humanoid AiMOGA yang dikembangkan oleh Chery Group sudah masuk ke pasar internasional hingga 60 negara
08 September 2026, 16:50 WIB
SUV masih jadi salah satu favorit konsumen, Xpeng GX tuai respons positif sejak debut di RI beberapa waktu lalu
08 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi menyuguhkan banyak kegiatan menarik yang mencuri perhatian masyarakat
08 September 2026, 07:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS Bandung 2026 akan menampilkan sekitar 42 kendaraan yang bisa dicoba langsung pengunjung
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima tempat berbeda hari ini, simak lokasi dan biayanya
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara motor dan mobil