Suzuki Indonesia Akui Berpotensi Terdampak Aturan Tarif Impor Meksiko

Suzuki Indonesia mulai waspadai potensi penurunan ekspor kendaraan akibat adanya sistem proteksi di Meksiko

Suzuki Indonesia Akui Berpotensi Terdampak Aturan Tarif Impor Meksiko

KatadataOTO – Kebijakan Meksiko untuk melakukan sistem proteksi di negaranya berpotensi mempengaruhi Suzuki Indonesia. Pasalnya negara tersebut merupakan salah satu pasar ekspor dengan jumlah yang cukup besar.

Sehingga bukan tidak mungkin di 2026, jumlah ekspor Suzuki Indonesia ke negara tersebut bakal mengalami penurunan.

“Pada 2025, pengiriman kendaraan ke Meksiko berkontribusi sebesar 18 persen dari total ekspor Suzuki Indonesia. Sehingga pemberlakukan regulasi baru memiliki potensi terhadap penurunan volume ekspor,” ungkap Wijananto Jati Pradono, Production Planning Control & Export General Manager - PT Suzuki Indomobil Motor pada KatadataOTO (09/01).

Ada pun model yang sudah mereka kirim terdiri atas Suzuki Ertiga, XL7 dan APV. Ketiga model tersebut bahkan sudah dikirim ribuan unit sepanjang Januari hingga November 2025.

Ekspor Suzuki XL7
Photo: TrenOto

Meski demikian, Suzuki tetap optimis terhadap pasar ekspor kendaraan di 2026 khususnya di Meksiko. Pasalnya sampai sekarang belum ada penurunan permintaan yang terjadi di kawasan Amerika Latin.

“Adapun beberapa destinasi export Suzuki Indonesia ke wilayah Amerika Latin meliputi Kolombia, Mexico, Chill, Peru dan Bolivia. Menurut data kami, hingga saat ini belum ada permintaan pengurangan volume order,” dari negara-negara tersebut,” tegasnya.

Perlu diketahui bahwa Suzuki Indonesia merupakan pabrikan mobil yang rutin mengekspor hasil produksinya ke berbagai negara. Perusahaan berlogo S ini bahkan telah menjadi penyumbang terbesar kelima pasar ekspor nasional.

Pada Januari hingga November mereka telah melepas 28.564 unit ke berbagai negara. Jumlah ini naik 11.120 unit bila dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya yang hanya 17.344 unit.

Suzuki pun menguasai 6 persen dari total pasar ekspor nasional. Jumlah ini tentunya berpotensi meningkat di 2026 karena hadirnya produk baru buat dikirim seperti Suzuki Fronx.

Ekspor Suzuki Fronx
Photo: istimewa

Berdasarkan data Gaikindo, model itu sudah dikirim ke berbagai negara khususnya Asia Tenggara. Filipina, Thailand dan Laos merupakan negara yang sudah menikmati performa dari Suzuki Fronx.

Jumlah negara tujuan ekspor Suzuki Fronx pun dipastikan bertambah seiring dengan berjalannya waktu.


Terkini

motor
Koleksi kendaraan

Koleksi Kendaraan Ananta Rispo, Gemar Modifikasi Motor

Ananta Rispo memiliki koleksi kendaraan beragam yang sudah dimodifikasi sesuai dengan selera dan kebutuhannya

mobil
Chery

Chery Siap Luncurkan 7 Model di 2026, Ada Mobil Diesel

Untuk pertama kalinya di Indonesia Chery akan meluncurkan mobil diesel yang rencananya hadir di segmen niaga

motor
Motor Baru

Kata Yamaha Soal Target Penjualan Motor Baru yang Dicanangkan AISI

Meski akan ada banyak rintangan, AISI menargetkan 6,7 juta unit motor baru bisa terjual sepanjang 2026

mobil
Harga LCGC

Penyesuaian Harga LCGC Jelang Akhir Januari, Brio Naik Rp 4 Juta

Menjelang akhir Januari hampir semua harga LCGC mengalami kenaikan, Honda Brio Satya tipe tertinggi Rp 4 juta

mobil
Jaecoo J5 EV

Jaecoo Indonesia Minta Maaf Akibat Lamanya Pengiriman Kendaraan

Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal

mobil
Farizon

Farizon SV Resmi Meluncur, Siap Tantang Hiace

Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air

mobil
Jaecoo

Jaecoo Siapkan Beberapa Strategi Tuk Menghadapi Aturan Pemerintah

Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026

motor
Yamaha Fazzio Hybrid

Intip Pilihan Warna Baru Yamaha Fazzio Hybrid, Cocok Buat Gen Z

Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe