Mercedes-Benz Rumahkan 4.000 Karyawan, Beri Pesangon Rp 9 Miliar
21 Oktober 2025, 13:00 WIB
Suspensi mobil asal Jerman, yakni Eibach berniat untuk menghadirkan berbagai produk unggulan di Indonesia
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Produsen suspensi mobil asal Jerman yakni Eibach menyatakan keseriusan menggarap pasar otomotif Tanah Air. Berbekal pengalaman selama 70 tahun lebih, merek satu ini terus mengembangkan produk-produknya.
Eibach sendiri telah bekerjasama dengan berbagai pihak terkait pemasaran di 80 negara. Di Indonesia sendiri mereka menggandeng Mega Arvia yang merupakan pemasok pelek mobil kenamaan.
Disebutkan bahwa Eibach Group di Indonesia mendapat respon cukup positif. Produk tersebut dipercaya mampu meningkatkan performa kendaraan.
“Produk Eibach di sini banyak digunakan oleh mobil-mobil populer di Tanah Air. Selain itu konsumen melihat produk kami mampu meningkatkan kenyamanan berkendara,” kata Yudhi Budhitresno, Direktur Utama Mega Arvia dalam siaran pers (12/12).
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa mobil-mobil populer di Indonesia seperti Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Innova, Avanza hingga Brio.
Meskipun berasal dari Jerman namun dipastikan performanya sudah dikembangkan khusus pasar lokal. Sehingga konsumen akan mendapatkan komponen yang memenuhi permintaan.
“Sejak awal kami melakukan riset hingga menjual produk Eibach, selalu bersama tujuan cocok dengan ekspektasi konsumen juga berujung kepuasan. Fokus utama di segmentasi aftermarket parts dan kebutuhan performa tinggi,” jelas Yudhi.
Masuk sebagai pemasok komponen aftermarket bukanlah tanpa sebab. Pabrik mereka di China tidak akan sanggup memenuhi kebutuhan jika harus dipaksakan secara OEM (Original Equipment Market).
Dengan begitu mereka tetap bisa mempertahankan kualitas barang dan tetap terjaga. Dia mengatakan seluruh barang milik Eibach secara global dapat dipesan untuk market Indonesia.
“Misalnya terdapat permintaan spesial atau kebutuhan tertentu yang muncul, kami bisa memenuhi. Sebagai contoh untuk Fortuner atau Pajero itu ada proses riset maupun pengembangan dan lebih cepat dari kompetitor,” ucap Benjamin Keogh, CEO Asia Pasific Eibach Group.
Di era elektrifikasi seperti sekarang, Eibach sudah melakukan penyesuaian produk. Walaupun Benjamin mengakui jika kehadiran kendaraan listrik cukup menyulitkan.
"Sebenarnya kami sudah menyesuaikan untuk produk yang bernama Pro Kit lagi disesuaikan karena dibandingkan dengan mobil biasa, EV cenderung lebih berat dan juga titik tumpunya itu lebih tinggi," jelas Benjamin.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 Oktober 2025, 13:00 WIB
12 September 2025, 18:00 WIB
03 September 2025, 16:17 WIB
02 September 2025, 18:00 WIB
30 Juli 2025, 09:00 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya