Nissan Daftarkan MPV Hybrid Baru di Indonesia
02 Juni 2026, 09:00 WIB
Toyota Alphard Menpora Dito akan berubah status menjadi hibah tanpa akta dari sebelumnya berupa hadiah
Oleh Satrio Adhy
aTRENOTO – Nama Ario Bimo Nandito Ariotedjo menjadi sorotan. Hal itu usai pria yang menjabat sebagai Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga) menyebut sejumlah harta pribadinya senilai Rp162 miliar berasal dari hadiah.
KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) pun bergerak cepat. Mereka langsung menghubungi pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.
Pahala Nainggolan, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK mengaku sengaja menghubungi langsung Dito untuk menanyakan kebenarannya.
“Saya yang menelepon Menpora. Menanyakan ini apa dalamnya, suratnya apa karena dia tidak melampirkan dokumen penjelas,” ujar Pahala di Antara, Selasa (25/7).
Lebih jauh dia menuturkan kalau harta Dito yang berstatus hadiah seharusnya masuk dalam kategori hibah. Sehingga tidak memunculkan kecurigaan.
“Rupanya di-'advice' kalau hibah harus pakai akta, jadi hadiah saja. Kami terkejut karena selama ini tidak ada di database KPK hadiah sebesar Rp162 miliar,” tegasnya.
Pahala mengungkapkan kalau Dito akan merevisi kategori hadiah menjadi hibah tanpa akta. Hal itu membuat status LHKPN Menpora lebih jelas.
Seperti diketahui ada sejumlah kekayaan pembantu Jokowi yang berstatus hadiah. Satu diantaranya Toyota Alphard Menpora Dito.
Mobil tersebut bertipe 2.5 G lansiran tahun 2019. Sementara taksiran harganya mencapai Rp900 juta.
Selain Toyota Alphard Menpora, ada juga empat bidang tanah serta bangunan. Seperti di Jakarta Timur seharga Rp114 miliar.
Kemudian ia memiliki aset serupa di Jakarta Pusat berstatus hadiah senilai Rp17.3 miliar. Selanjutnya di kawasan yang tidak diketahui lokasinya dengan taksiran Rp10 miliar.
Terakhir Dito tercatat memiliki tanah dan bangunan seluas 382 m di Jakarta Selatan senilai Rp20 miliar. Harta tersebut pun berstatus hadiah.
Dito juga memiliki beberapa koleksi kendaraan. Tercatat terdapat satu unit Toyota Fortuner VRZ 2020 dari hasil sendiri dengan nilai Rp480 juta.
Lalu di dalam garasinya ada Hyundai Ioniq 5 buatan 2022, didapatkan dari hasil lainnya seharga Rp800 juta.
Ia juga disebut memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp6 miliar, surat berharga Rp89.2 miliar, kas dan setara kas Rp13.3 miliar. Terakhir hutang sebesar Rp16 miliar.
Total harta kekayaan Dito di LHKPN di KPK adalah Rp282 miliar. Angka itu bahkan jauh lebih besar ketimbang Jokowi yang hanya mencapai Rp82.3 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Juni 2026, 09:00 WIB
01 Februari 2026, 17:17 WIB
22 Oktober 2025, 15:00 WIB
28 September 2025, 17:00 WIB
21 September 2025, 09:00 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Penjualan mobil di Indonesia kembali pulih, Toyota masih memimpin sebagai merek mobil terlaris di Juli 2026
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk