Update Pabrik BYD: Sudah Mulai Trial Produksi Unit
12 Februari 2026, 13:02 WIB
Baik SPKLU diler BYD Haka Auto maupun Arista bisa dimanfaatkan oleh semua merek mobil listrik di luar BYD
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur otomotif BYD (Build Your Dreams) turut ambil bagian mendukung ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Salah satunya lewat kerja sama penyediaan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
Meski belum terbilang masif, merek ini memastikan ada stasiun pengisian di diler resmi. Tidak hanya itu dipastikan bahwa SPKLU diler BYD bisa digunakan semua merek mobil listrik yang membutuhkan dengan biaya ditanggung pemilik.
Perlu diketahui saat ini SPKLU milik merek besar seperti Hyundai sudah tidak dapat digunakan mobil listrik sembarang merek. Hal itu memacu produsen lain gencar menyiapkan ekosistem pendukung buat para konsumen.
“Kami telah sediakan Fast Charging empat Gun di semua Showroom (BYD) Arista. Bisa dipakai seluruh kendaraan yang ingin mengecas terlepas dari brand-nya,” kata Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia belum lama ini.
Ia menjelaskan bakal tetap ada kerja sama lanjutan dengan PLN untuk mengembangkan fasilitas pengisian daya di sejumlah area lain.
“Sudah dalam kajian, sampai ke tiang lampu juga akan dijadikan Charging Gun oleh PLN untuk membantu ekosistem EV,” tegas Luther.
Pihak BYD mengungkapkan saat ini masih dalam tahap diskusi untuk mengembangkan lebih banyak titik stasiun pengisian daya di luar diler guna memudahkan para konsumen.
Sambil menunggu, Luther mengungkapkan BYD bakal terus memperluas jaringan diler dilengkapi SPKLU di berbagai wilayah Indonesia. Jadi dapat menjangkau pemilik kendaraan BYD, tidak hanya di wilayah Jakarta.
“Keraguan konsumen khususnya terhadap EV (Electric Vehicle) tergantung sekali sama infrastruktur. Keberadaan diler akan mempercepat transformasi EV,” ucap Luther.
Fast Charging atau pengisian daya cepat jadi prioritas BYD di diler. Karena menurut mereka kebanyakan orang yang datang ke lokasi tidak melakukan pengecasan dengan kondisi baterai dari nol persen.
“Orang (di diler) charging tidak dalam kondisi baterai rendah. Itu saja target kita, bukan yang dari 0-100 persen,” ucap Hariyadi Kaimuddin, CEO Haka Auto selaku salah satu rekanan diler BYD, beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Februari 2026, 13:02 WIB
11 Februari 2026, 21:00 WIB
11 Februari 2026, 19:00 WIB
10 Februari 2026, 18:00 WIB
10 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dengan pengawasan kepolisian
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih dapat melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat
12 Februari 2026, 21:00 WIB
Salah seorang tenaga penjual membocorkan, diskon Vespa matic berlaku untuk LX150, Primavera sampai Sprint
12 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun banyak pesaing seperti rental mobil lokal, Trac berkomitmen kembangkan penyewaan mobil perorangan
12 Februari 2026, 19:00 WIB
Target Mitsubishi meraup 3.000 pemesanan di IIMS 2026 didukung dua model SUV yakni Xpander dan Destinator
12 Februari 2026, 18:00 WIB
Meskipun pasarnya masih kecil, Mitsubishi L100 EV disebut punya peminat di area kota dan terjual 100 unit
12 Februari 2026, 17:00 WIB
Diler baru Mitsubishi Fuso yang berada di Sukoharjo dinilai bisa memenuhi kebutuhan para konsumen di Tanah Air