Denza Tancap Gas Tahun Depan, Siap Luncurkan SUV Offroad
12 Desember 2025, 20:14 WIB
Baik SPKLU diler BYD Haka Auto maupun Arista bisa dimanfaatkan oleh semua merek mobil listrik di luar BYD
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur otomotif BYD (Build Your Dreams) turut ambil bagian mendukung ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Salah satunya lewat kerja sama penyediaan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
Meski belum terbilang masif, merek ini memastikan ada stasiun pengisian di diler resmi. Tidak hanya itu dipastikan bahwa SPKLU diler BYD bisa digunakan semua merek mobil listrik yang membutuhkan dengan biaya ditanggung pemilik.
Perlu diketahui saat ini SPKLU milik merek besar seperti Hyundai sudah tidak dapat digunakan mobil listrik sembarang merek. Hal itu memacu produsen lain gencar menyiapkan ekosistem pendukung buat para konsumen.
“Kami telah sediakan Fast Charging empat Gun di semua Showroom (BYD) Arista. Bisa dipakai seluruh kendaraan yang ingin mengecas terlepas dari brand-nya,” kata Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia belum lama ini.
Ia menjelaskan bakal tetap ada kerja sama lanjutan dengan PLN untuk mengembangkan fasilitas pengisian daya di sejumlah area lain.
“Sudah dalam kajian, sampai ke tiang lampu juga akan dijadikan Charging Gun oleh PLN untuk membantu ekosistem EV,” tegas Luther.
Pihak BYD mengungkapkan saat ini masih dalam tahap diskusi untuk mengembangkan lebih banyak titik stasiun pengisian daya di luar diler guna memudahkan para konsumen.
Sambil menunggu, Luther mengungkapkan BYD bakal terus memperluas jaringan diler dilengkapi SPKLU di berbagai wilayah Indonesia. Jadi dapat menjangkau pemilik kendaraan BYD, tidak hanya di wilayah Jakarta.
“Keraguan konsumen khususnya terhadap EV (Electric Vehicle) tergantung sekali sama infrastruktur. Keberadaan diler akan mempercepat transformasi EV,” ucap Luther.
Fast Charging atau pengisian daya cepat jadi prioritas BYD di diler. Karena menurut mereka kebanyakan orang yang datang ke lokasi tidak melakukan pengecasan dengan kondisi baterai dari nol persen.
“Orang (di diler) charging tidak dalam kondisi baterai rendah. Itu saja target kita, bukan yang dari 0-100 persen,” ucap Hariyadi Kaimuddin, CEO Haka Auto selaku salah satu rekanan diler BYD, beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Desember 2025, 20:14 WIB
11 Desember 2025, 20:06 WIB
11 Desember 2025, 13:00 WIB
10 Desember 2025, 20:00 WIB
10 Desember 2025, 14:00 WIB
Terkini
12 Desember 2025, 20:14 WIB
Denza diprediksi bakal memboyong beberapa model baru untuk pasar otomotif Tanah Air mulai tahun depan
12 Desember 2025, 19:00 WIB
Media sosial tengah viral aksi sopir PO Rosalia Indah yang mengancam keselamatan pengendara lain di jalan tol
12 Desember 2025, 18:00 WIB
Di Desember 2025 harga motor matic 150 cc terpantau landai, tidak ada pabrikan yang menaikan banderol
12 Desember 2025, 17:38 WIB
Sepanjang November 2025, Nissan hanya berhasil mengirimkan 31 unit mobil baru ke konsumen di Indonesia
12 Desember 2025, 17:00 WIB
Adanya bencana di Sumatera membuat klaim asuransi kendaraan di kawasan tersebut berpotensi naik signifikan
12 Desember 2025, 15:00 WIB
CIAAF jadi wadah berkumpul dan sarana untuk para pelaku usaha yang mencari supplier suku cadang otomotif
12 Desember 2025, 14:40 WIB
Temukan beberapa cara aman memilih mobil bekas berkualitas dan lakukan transaksi terpercaya melalui platform terbaik untuk Anda
12 Desember 2025, 14:00 WIB
Ada dua ruas jalan yang diberlakukan, simak informasi lengkap ganjil genap Puncak Bogor mulai siang ini