Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Toyota memiliki teknologi hybrid yang bisa diandalkan di seluruh produk mereka, termasuk Veloz terkini
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Fenomena lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus terjadi belakangan ini kian menghimpit dompet para pemilik kendaraan.
Di tengah tekanan biaya operasional harian yang membengkak, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mobilitas yang bersih dan ramah lingkungan juga semakin meningkat.
Lantas, bagaimana caranya agar kita tetap bisa bermobilitas secara leluasa tanpa perlu dihantui rasa waswas melihat meteran bensin yang cepat surut? Solusi ini sudah ada di depan mata, bahkan sejak lama.
Jawabannya ada pada teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV). Di tengah keterbatasan infrastruktur stasiun pengisian daya (charging station) kendaraan listrik berbasis baterai yang belum merata di Indonesia, mobil hybrid hadir sebagai solusi realistis.
Teknologi ini menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibanding mobil konvensional, sekaligus menekan emisi gas buang tanpa perlu mengubah kebiasaan berkendara harian penggunanya.
Sebagai pionir teknologi elektrifikasi yang telah menghadirkan Toyota Prius sejak 2009 di pasar lokal, Toyota mengusung pendekatan Series-Parallel Hybrid System.
Rangkaian cerdas ini mengombinasikan dua sumber tenaga sekaligus, yakni mesin bensin (internal combustion engine) berteknologi Atkinson Cycle dan motor listrik berukuran kompak yang disokong baterai canggih.
Sistem yang dikendalikan oleh Toyota Hybrid System (THS) ini bekerja secara otomatis, halus, dan tanpa jeda melalui komponen Power Split Device (PSD).
Pengemudi tidak perlu repot melakukan intervensi tombol atau mencari colokan listrik, karena sistem THS secara mandiri mengatur efisiensi daya terbaik dalam berbagai skenario perjalanan:
Ketika berada di kemacetan kota atau lampu merah, mesin bensin akan mati secara otomatis. Mobil digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik (EV Mode) yang hening dan zero emission, sehingga mampu menghemat konsumsi bahan bakar secara signifikan.
Saat mobil membutuhkan dorongan ekstra untuk menyalip atau melibas tanjakan, mesin bensin dan motor listrik akan bekerja bersama menyalurkan tenaga yang responsif dengan torsi berlimpah.
Ketika melaju stabil di jalan tol, tenaga dari mesin bensin dan motor listrik dibagi secara efisien. Menariknya, saat pengemudi mengerem, fitur Energy Regenerative Brake System akan mengubah energi kinetik menjadi energi listrik untuk mengisi ulang baterai secara otomatis.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Penjualan mobil di Indonesia kembali pulih, Toyota masih memimpin sebagai merek mobil terlaris di Juli 2026
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu