Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Seres beri cashback Rp 51 juta buat pelanggan yang ingin tukar tambah kendaraan konvensional ke listrik
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pada ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025 Seres Indonesia memberi beragam kemudahan buat masyarakat yang ingin melakukan pembelian kendaraan listrik. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari strategi dalam mendorong penggunaan EV di Tanah Air.
Salah satu yang ditonjolkan di ajang PEVS 2025 adalah kampanye "Zero Emission Fund". Mereka memberi konsumen subsidi sebesar Rp 51 juta untuk pembelian model DFSK Gelora E dan SERES E1 dengan melakukan trade-in mobil berbahan bakar bensin.
“Program ini bisa memudahkan masyarakat dalam mendapatkan unit yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing,” ungkap Doni Putra Okten, Head of Sales & Marketing PT Sokonindo Automobile (01/05).
Tak hanya itu, selama PT Sokonindo Automobile juga menawarkan berbagai kemudahan kepada pelanggan untuk setiap pembelian kendaraan di PEVS 2025. Diantaranya adalah kesempatan memenangkan lucky dip dengan total nilai ratusan juta rupiah.
Adapun hadiah yang bisa didapatkan adalah Huawei Matepad 12x, Huawei GT5 Series, voucher belanja dan voucher PLN. Pelanggan juga berhak atas pemasangan Wall Charger untung pembelian DFSK Gelora E serta Seres E1.
Agar masyarakat bisa tenang selama masa kepemilikan PT Sokonindo Automobile juga memberikan layanan purna jual. Para pelanggan Seres E1 bakal diberikan jaminan 8 tahun atau 120.000 km untuk baterai, garansi kendaraan 3 tahun atau 100.000 km serta bebas perawatan 3 tahun atau 100.000 km.
Sedangkan setiap pembelian DFSK Gelora E, pelanggan akan mendapatkan garansi kendaraan 3 tahun atau 120.000 km, garansi baterai dan system kelistrikan EV selama 5 tahun atau 200.000 km.
“Garansi ini melekat pada mobil sehingga pelanggan yang membeli unit bekas pun masih bisa mendapat jaminan tersebut,” tambah Doni.
PT Sokonindo Automobile berupaya menunjukkan kepada masyarakat bahwa mobil listrik bisa mendukung bisnis. Oleh sebab itu mereka pun menggandeng Helmy Yahya, untuk secara aktif mempromosikan manfaat transisi ke EV.
Dalam paparannya, ia mengungkap bahwa biaya operasional kendaraan listrik dinilai lebih murah sehingga menguntungkan secara bisnis.
“Terlebih sekarang mobil listrik juga tidak banyak perawatan dan ada garansi baterai. Jadi lebih terjamin kualitasnya,” tegas Helmi Yahya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat
31 Desember 2025, 11:00 WIB
Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang
31 Desember 2025, 10:00 WIB
Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor