Seres 9 Concept dan Seres 7 Hadir di GIIAS 2024, Masih Dipelajari

Seres 9 Concept dan Seres 7 hadir di GIIAS 2024 untuk dipelajari agar bisa menjawab kebutuhan pelanggan

Seres 9 Concept dan Seres 7 Hadir di GIIAS 2024, Masih Dipelajari
Adi Hidayat

KatadataOTO – PT Sokonindo Automobile mengenalkan kendaraan baru mereka yaitu Seres 9 Concept dan Seres 7. Kendaraan kedua kendaraan ini diklaim memiliki beragam keunggulan yang diyakini bisa menjawab kebutuhan masyarakat.

Oleh sebab itu, dalam pengenalannya juga sekaligus melakukan survei kepada pengunjung. Harapannya adalah ketika mobil benar diluncurkan, mobil sudah sesuai kebutuhan pelanggan di Indonesia.

“Seres 9 Concept merupakan penanda dari langkah elektrifikasi kami di masa depan,” ungkap Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile.

Perlu diketahui bahwa Seres 9 Concept hadir menggunakan konsep full-size luxury SUV listrk yang cocok untuk digunakan dalam beragam kesempatan. Mobil ini memiliki panjang 5.230 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.800 mm dan jarak sumbu roda 3.110 mm.

Seres 9 Concept
Photo : KatadataOTO

Mobil hadir dengan desain interior menarik dan telah dipasangkan beberapa fitur hiburan untuk membuat perjalanan menjadi lebih menyenangkan. Terlebih jok sudah dibalut pelapis jok Nappa serta terdapat Zero Gravity Seat di baris kedua.

Meski tidak menyampaikan secara detail kapasitas baterai yang digunakan tetapi Seres 9 Concept diklaim bisa menempuh jarak hingga 630 km. Akselerasinya pun terbilang cukup cepat karena dapat mencapai kecepatan 100 km per jam dalam waktu 4,3 detik dari posisi diam.

“Model ini sebenarnya sudah diluncurkan di China dan mendapat respon yang positif. Kami pun berharap hal serupa terjadi di Indonesia,” ungkap Alexander Barus.

Sementara itu Seres 7 juga hadir dengan beragam keunggulan tersendiri. Mobil ini memiliki dimensi panjang 5.020 mm, lebar 1.945 mm, tinggi 1.760 mm dan wheelbase 2.820 mm.

Pada bagian dalam, mobil sudah dibekali beragam fitur untuk membuatnya lebih nyaman digunakan. Mulai dari pelapis jok Nappa, Autimatic 3 Zone Air Conditioning hingga Seat Ventilation.

Seres 7
Photo : KatadataOTO

Seres 7 memadukan mesin 1.500 cc turbo dengan baterai 40 kWh. Saat menggunakan baterai murni, mobil ini mampu menempuh perjalanan sejaih 165 km.

Selain kedua model itu, mereka juga membawa Seres E1 yang masih menjadi andalan mereka di pasar mobil listrik. Mobil tersebut dibanderol dengan harga mulai dari Rp 189 juta serta merupakan salah satu EV termurah.


Terkini

mobil
Diler Ingin Ada Insentif untuk Dongkrak Penjualan Mobil di 2026

Menteri Perdagangan Nilai Pasar Kendaraan Indonesia Masih Baik

Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026

mobil
Penjualan Toyota

Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis

Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya

mobil
Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil

news
GIICOMVEC 2026

GIICOMVEC 2026 Bakal Hadirkan Ragam Inspirasi Bisnis

Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI

news
Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM

mobil
Pertalite, Pertamina

Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai Hari Ini

Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi

motor
Yamaha AEROX

Yamaha AEROX ALPHA Hadirkan Warna dan Grafis Terbaru

Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026