Interior Berkelas Toyota HiAce Premio Ultimate Racikan Lombardi
02 September 2026, 15:00 WIB
14 pabrik Toyota kembali beroperasi setelah sempat ditutup karena adanya kerusakan pada sistem komputer
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Setelah sempat ditutup pabrik Toyota kembali beroperasi secara normal di Jepang mulai Rabu (30/08). Kerusakan sistem yang mempengaruhi 14 fasilitas produksi diklaim berhasil dipulihkan.
Meski demikian perusahaan masih terus melakukan investigasi untuk menemukan penyebab kerusakan. Toyota bersikeras bahwa kekacauan bukan disebabkan serangan siber seperti yang selama ini diduga kebanyakan orang.
Pasalnya perusahaan sudah meningkatkan kewaspadaan setelah mendapat gangguan panggilan telepon. Pemerintah Jepang mengatakan teror kemungkinan besar berasal dari China terkait pelepasan air radioaktif ke Samudera Pasifik.
Untungnya penutupan hanya dilakukan selama satu hari sehingga Toyota masih bisa mengejar ketertinggalan. Salah satunya adalah dengan menambah jam kerja pabrik sehingga target produksi tercapai.
“Kapasitas produksi sedang berjalan secara penuh sehingga hanya ada sedikit ruang untuk meningkatkannya,” ungkap Seiji Sugiura, analis Tokai Tokyo Research Institute (29/08).
Meski demikian tidak bisa dipungkiri bahwa penutupan ini sangat memukul Toyota. Pasalnya permintaan kendaraan sangat tinggi sehingga momentum tersebut harus tetap dijaga.
Tercatat jumlah produksi mengalami kenaikan tinggi di Januari-Juni dibanding periode serupa tahun lalu. Dilansir dari Reuters, pabrik Toyota di Jepang mampu membuat sedikitnya 13.500 unit setiap harinya.
Jumlah itu belum termasuk kendaraan dari merek lain yang masih di bawah naungannya seperti Daihatsu dan Hino. Sehingga boleh dikatakan kemampuan Toyota bisa jauh di atas lagi.
Tak hanya produksi, angka penjualan Toyota secaa global juga telah mulai mendekati kondisi normal setelah lepas dari krisis semikonduktor di 2022. Tercatat selama Januari-Juni 2023 pabrikan asal Jepang telah berhasil melepas 4.9 juta unit, termasuk Lexus.
Jumlah ini naik dibanding periode serupa tahun lalu yang hanya mencatatkan angka 4.7 juta unit. Jepang menjadi negara dengan peningkatan paling signifikan setelah 878.215 unit terjual atau tumbuh 33.2 persen dibanding tahun sebelumnya.
Sementara di Indonesia Toyota masih menjadi market leader dengan penjualan wholesales semester I 2023 mencapai 161.448 unit (termasuk Lexus). Kemudian disusul oleh Daihastu yang berhasil dilepas 99.250 unit, Honda 74.692 unit, Mitsubishi 56.389 unit, Suzuki 41.321 unit, Hyunda 18.411 unit, Isuzu 16.154 unit, Wuling 9.742 unit, UD Trucks 957 unit dan Nissan 925 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan