Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Penjualan Honda e yang tidak sesuai harapan menjadi salah satu penyebab produksinya dihentikan pada awal 2024
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik Honda e merupakan salah satu lini elektrifikasi Honda buat pasar global. Model tersebut sempat dibawa ke Indonesia untuk edukasi dan perkenalan teknologi ke masyarakat.
Namun selang tiga tahun setelah debut Honda e disuntik mati mulai Januari 2024 karena penjualan tidak sesuai target. Untuk diketahui EV satu ini difokuskan untuk pasar Eropa dan Jepang.
Di beberapa negara masuk lewat IU (importir umum) seperti Weststar Motors di Malaysia seharga 210.000 ringgit (Rp700 jutaan dalam kurs rupiah).
Sekadar informasi Honda e di Eropa dibanderol €35,000 atau setara Rp590 jutaan dalam kurs rupiah. Tentu harga yang cukup tinggi jika mempertimbangkan daya jelajah ditawarkan.
Melansir Drive, Kamis (14/12) mobil listrik Honda e dibekali baterai berkapasitas 35.5 kWh, dapat menyediakan jarak tempuh 200 km sampai 220 km dalam satu kali pengisian daya.
Tidak diketahui alasan pasti penjualan Honda e merosot, namun diketahui memang tidak memenuhi target 10.000 unit dalam satu tahun. Bahkan dalam dua tahun pertama di 2021 dan 2022 Honda hanya berhasil melepas 5.500 unit.
Hal itu bisa jadi pertanda berakhirnya era mobil listrik mungil Honda. Karena setelah itu pabrikan berlambang H ini justru memperkenalkan e”Ny1 e:HEV yang pakai basis HR-V.
Rebecca Adamson, bos Honda Inggris divisi mobil pernah mengungkapkan bahwa tidak ada rencana untuk meluncurkan generasi terbaru dari Honda e atau model lain berukuran serupa karena sulit berkembang di tengah tren SUV (sport utility vehicle).
“Permintaan pasar di Inggris adalah di segmen SUV makanya kita fokus ke situ, lini produk yang dipimpin pasar. Selama pasarnya di situ kami akan fokus ke SUV,” ungkap Rebecca kepada Autocar beberapa waktu lalu.
PT HPM (Honda Prospect Motor) memulai transisi elektrifikasi di Tanah Air lewat mobil hybrid yakni CR-V dan Accord. Pihak Honda tidak melihat potensi mobil liatrik mungil itu masuk pasar Indonesia meski lewat IU.
“Sejauh ini saya belum dengar ada Honda e masuk melalui IU ya. Sekarang teknisi kami belum mendapat pelatihan untuk kendaraan full battery,” ucap Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM (Honda Prospect Motor) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan