Resmi Terima Unit, Ini Komentar Pembeli Pertama BMW iX

Ini komentar pembeli pertama BMW iX pasca terima unit, setelah menunggu waktu inden berbulan-bulan

Resmi Terima Unit, Ini Komentar Pembeli Pertama BMW iX

TRENOTO – BMW akhirnya mengantarkan 17 unit kendaraan listrik premiumnya kepada jajaran pembeli pertama di BMW Astra Serpong, Selasa (21/03). Turut hadir dalam seremonial serah terima adalah konsumen yang pertama melakukan pemesanan.

Sebelumnya disampaikan oleh Sanfrantis Tanu, Chief Executive Officer BMW Astra bahwa antusiasme konsumennya tinggi sehingga acara serah terima digelar untuk memberikan apresiasi.

“BMW Astra bangga sebagai diler resmi BMW yang pertama di Indonesia, hari ini dapat menyerahkan SAV elektrik BMW kepada 17 pembeli pertama,” ucap Sanfrantis.

Ke depannya ia juga mengatakan konsumen tidak perlu khawatir untuk perawatan atau aftersales. Karena pihaknya menyediakan tenaga teknisi ahli yang khusus untuk menangani kendaraan listrik premium ataupun konvensional BMW maupun Mini.

Photo : BMW Astra

Komentar Pembeli Pertama BMW iX

Sebelum akhirnya bisa sampai ke Tanah Air, mobil ini sebelumnya inden sehingga para pembeli harus sabar menunggu. 

Oktaf Adiputro, pembeli pertama BMW iX di Indonesia mengaku sempat menunggu cukup lama. Namun ia mengaku mengerti dengan kondisi tersebut khususnya karena pandemi dan terjadinya krisis cip semikonduktor.

“Pertama inden di Mei 2021 karena memang di luar launching sudah dari tahun itu. Dilihat mobilnya bagus, keren dan unik dan beda dari BMW yang lain jadi kami pesan,” ucap Oktaf di sela acara serah terima, Selasa (21/03)

Baca juga: 17 Unit BMW iX Diserahkan ke Pelanggan

Ia juga merasa waktu tunggu tersebut sepadan dengan unit yang diterimanya saat ini. 

iX juga bukan merupakan mobil BMW pertamanya, dan juga menjadi kendaraan listirik kesekian yang sudah ia coba.

“Ini mobil ketiga, saya memang pecinta BMW,” ujarnya. 

Keputusan membeli mobil listrik menurutnya karena melihat kondisi sekarang dan percepatan yang tengah digencarkan Presiden Joko Widodo yang tidak terhindarkan.

“Hanya sekarang karena teknologi baru harganya masih agak mahal, jadi kalau mungkin nanti harga bisa lebih murah saya kira banyak orang yang akan pindah ke mobil listrik,” tegasnya.

Photo : TrenOto

Sementara itu pembeli lainnya mengungkapkan bahwa ia memilih iX karena modelnya yang terbilang lebih berbeda dan mutakhir jika dibandingkan kebanyakkan mobil listrik lain di Tanah Air.

“Saya pertama kali beli mobil listrik. Ini kendaraan kelima tapi tujuannya dengan ini kita harapkan lebih ramah lingkungan, hemat dan tidak kena ganjil genap,” ucap George menanggapi pertanyaan TrenOto.


Terkini

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026

mobil
Mobil Listrik

Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat

Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang

mobil
BYD

BYD Mulai Tes SUV 7-Seater Baru, Atto 3 Naik Kelas

SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini

mobil
Wholesales Model Mobil Baru 2025

Rapor Wholesales Model Mobil Baru di RI 2025, BYD Atto 1 Terlaris

BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit

news
Malam tahun baru

Ada Perayaan Tahun Baru 2026, Jakarta Steril dari Mobil Pribadi

Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026

motor
Motor listrik

Kata Aismoli Soal Pasar Motor Listrik yang Lesu pada 2025

Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat

motor
Motor Baru

Wholesales Motor Baru di 2025 Berpeluang Lampaui 6,4 Juta Unit

Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang

mobil
Aturan TKDN EV

GIAMM Berharap Aturan TKDN EV Diperketat, Serap Komponen Lokal

Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor