Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Rencana merger Honda dan Nissan ternyata masih bisa batal meski memiliki potensi yang cukup positif
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Honda dan Nissan telah menandatangi MoU untuk membahas lebih jauh terkait merger. Namun perlu diingat bahwa aliansi antara keduanya masih bisa batal.
Pasalnya kedua perusahaan masih harus membahas beragam hal untuk memastikan penggabungan bisa berjalan mulus. Bila ada masalah maka bukan tidak mungkin pembatalan bakal menjadi pilihan.
“Ada banyak hal harus dipelajari dan didiskusikan. Jujur saja, kemungkinan untuk tidak berhasil tetap ada,” ungkap Toshihiro Mibe, Toshihiro Mibe, CEO Honda dilansir APnews (24/12)
Sayangnya tidak disampaikan masalah seperti apa yang dapat membuat rencana merger tersebut batal. Terlebih mereka masih harus menyatukan operasi mereka satu perusahaan induk dimana Honda bakal memimpin manajemen baru tanpa menghilangkan prinsip dan merek.
Ia hanya menyebut bahwa perlu ada perubahan signifikan bila memang merger benar terjadi. Nilai perusahaan diperkirakan bakal sangat tinggi yaitu mencapai lebih dari US$ 50 miliar atau setara Rp 809,8 triliun.
“Perlu dilakukan perubahan yang lebih berani daripada sekedar kolaborasi di area tertentu,” tegasnya.
Penegasan tersebut terbilang masuk akal karena adanya sebelumnya aliasi Nissan Renault Mitsubishi mengalami kegagalan. Berawal dari penangkapan Carlos Ghosn yang ketika itu menjabat sebagai CEO kini aliansi semakin renggang.
Pada awal 2023 aliansi sempat mengeluarkan inisiatif baru untuk memperkuat kerja sama. Sayangnya langkah tersebut seperti tidak memberi dampak siginfikan pada Nissan hingga mengalami masalah seperti sekarang.
Pabrikan asal Jepang tersebut mengaku saat ini sedang dalam kondisi sulit. Mereka pun telah merumahkan sekitar 9.000 karyawan atau sekitar 6 persen dari total tenaga kerja global.
Situasi berat yang dialami Nissan membuat mereka harus mencari beragam cara agar bisa tetap bertahan. Salah satunya adalah melakukan merger dengan perusahaan lain.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
07 Agustus 2026, 18:11 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika