Recall Chery Omoda 5 Berjalan 80 Persen, Rampung Akhir Bulan

Menurut Reza Deniar proses Recall Chery Omoda 5 berjalan baik, bahkan sudah 80 persen yang mereka kerjakan

Recall Chery Omoda 5 Berjalan 80 Persen, Rampung Akhir Bulan
Satrio Adhy

KatadataOTO – Proses Recall Chery Omoda 5 masih terus berjalan. Bahkan prosesnya diklaim mendapat respon positif dari konsumen di Indonesia.

CSI (Chery Sales Indonesia) pun mengaku belum menemukan potensi kasus patah as serupa yang pernah terjadi di Malaysia beberapa waktu lalu.

"Jadi dari total 420 unit itu, sudah ada 80 persen yang kami kerjakan. Kalau temuan, sejauh ini jika memang ditemukan akan kita ganti sesuai dengan prosedur,” ujar Reza Deniar, Head of After Sales PT Chery Sales Indonesia (CSI) di Bekasi beberapa waktu lalu.

Reza pun berharap dengan program penarikan kembali ini, bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen. Sehingga pengguna Chery Omoda 5 tidak perlu ragu lagi.

Chery Omoda 5
Photo : TrenOto

Sebab mereka akan berusaha buat memanjakan konsumen. Bahkan Recall Chery Omoda 5 diusahakan segera selesai.

“Kita berharap program Recall ini semaksimal mungkin kami rampungkan hingga akhir bulan Mei,” Reza menambahkan.

Lebih jauh dia menuturkan kalau pihaknya bakal melakukan jemput bola. Hal ini karena beberapa pemilik Chery Omoda 5 ada yang berada di luar Jabodetabek (Jakarta Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi).

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu Chery mengumumkan program penarikan kembali Omoda 5 1.5 T varian Z serta RZ. Setidaknya ada 420 unit yang terdampak di Tanah Air.

Identifikasi unit dilakukan melalui pemeriksaan nomor rangka kendaraan (VIN). Sehingga mereka mengundang para pelanggan buat memeriksakan Chery Omoda 5.

Sebelumnya Chery Omoda 5 terkena Recall karena sumbu roda belakang berpotensi patah. Situasi tersebut ramai dibicarakan karena kerusakan sudah menimpa salah satu pelanggan di negeri jiran.

Akibatnya Chery International pun langsung melakukan investigasi agar kejadian serupa tidak terulang di produk lain.

Dalam penyelidikan mereka menemukan potensi masalah tersebut terjadi pada beberapa unit termasuk yang dijual di Indonesia.

Chery Omoda 5
Photo : Istimewa

“Sebagai langkah antisipasi, Chery Sales Indonesia memutuskan menghubungi konsumen terdampak untuk melakukan pemeriksaan di diler Chery terdekat,” tulis Chery dalam keterangan resmi.

Nah jika dalam pemeriksaan ditemukan adanya potensi dari permasalahan maka akan dilakukan pergantian suku cadang tanpa dikenakan biaya.

“Hal ini kami lakukan sebagai bentuk tanggung jawab untuk memastikan keamanan dan keselamatan konsumen,” Chery menutup pernyataan resminya.


Terkini

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 13 April 2026, Ada di ITC Kebon Pala

Demi memfasilitasi para pengendara motor dan mobil, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta di Awal Pekan, Hari Ini 13 April 2026

Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali tersedia untuk perpanjangan hari ini, simak informasi lengkapnya

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 13 April 2026, Jangan Salah Pilih Rute Jalan

Ganjil genap Jakarta pada 13 April 2026 diterapkan pada puluhan ruas jalan sehingga masyarakat tidak bisa asal melintas

mobil
BYD

BYD Respon Akbar Faisal, Prioritas Kepuasaan Pelanggan

BYD Indonesia menanggapi keluhan Akbar Faisal yang mengatakan mobil listrik miliknya mengalami masalah

mobil
Jaecoo J5 SHS

Jaecoo Tepis Rumor Kehadiran J5 Hybrid di RI

Krisis energi dan kemungkinan kenaikan harga bensin jadi alasan Jaecoo enggan membawa J5 versi hybrid

mobil
Foton

Foton Dorong Adopsi EV di Indonesia, Sasar Industri Pertambangan

Foton Indonesia berencana untuk melebarkan fokus pasar mereka, demi mendorong adopsi kendaraan listrik

mobil
Toyota Kijang Innova diesel bekas

Toyota Kijang Innova Diesel Bekas 2023, Ada Paket TDP Rp 15 Juta

Toyota Kijang Innova Diesel bekas lansiran 2023 ditawarkan dengan beragam paket untuk menarik pelanggan

news
Impor kendaraan niaga, truk Cina

Gaikindo Sorot Maraknya Impor Kendaraan Niaga di Indonesia

Impor kendaraan niaga terkhusus truk, disebut Gaikindo sebagai biang kerok lesunya penjualan di Indonesia