Proton Resmikan Pabrik Mobil Listrik, Esemka Makin Tertinggal

Proton resmikan pabrik mobil listrik pertama mereka yang sekarang berdiri di kawasan Perak, Malaysia

Proton Resmikan Pabrik Mobil Listrik, Esemka Makin Tertinggal
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 05 September 2025 | 11:00 WIB

KatadataOTO – Proton resmikan pabrik mobil listrik pertama mereka di Tanjung Malim, Perak, Malaysia. Event tersebut didatangi langsung oleh Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia.

Kehadiran Proton di segmen mobil listrik ini menunjukkan bahwa mereka tidak mau kalah bersaing dengan pabrikan dari negera lain seperti Cina.

"Sekembalinya dari kunjungan kerja di Cina, saya meresmikan pabrik kendaraan listrik (EV) pertama Proton Holdings Berhad di Malaysia, tepatnya di Automotive High-Tech Valley (AHTV), Tanjung Malim, Perak," ungkap Anwar Ibrahim, dilansir Antara (04/09).

Ia pun mengungkap bahwa peresmian ini pabrik mobil listrik Proton merupakan sebuah sejarah penting.

Proton enggan kembali ke Indonesia
Photo : Paultan

Berdirinya pabrik mobil listrik Proton pun tidak lepas dari dukungan produsen kendaraan asal China, Zhejiang Geely Holding Group. Kerja sama yang sudah dilakukan selama hampir satu dekade telah memberi banyak keuntungan seperti transfer teknologi, pengembangan talenta lokal dan investasi strategis.

"Saya mengapresiasi komitmen Geely dalam memperkuat AHTV dan telah diberitahu bahwa mereka akan memulai perakitan lokal (CKD) merek Zeekr di sini," terang Anwar.

Kemajuan yang telah diraih Proton ini tentu sangat menarik karena artinya persaingan kendaraan listrik di Asia Tenggara semakin ketat. Pasalnya Vinfast, pabrikan EV asal Vietmen juga tengah berupaya mengembangkan pasarnya agar bisa lebih luas.

Kedua perusahaan itu oun sudah jauh meninggalkan pabrikan mobil asal Indonesia, Esemka. Meski sempat memamerkan kendaraan listrik di IIMS 2023 tapi perkembangannya tidak lagi terdengar.

Padahal dalam ajang itu mereka membawa beberapa produk sekaligus seperti Esemka Bima EV. Sayangnya sampai sekarang tidak ada informasi lanjutan terkait kehadiran model tersebut.

Skema Kredit Esemka Bima EV
Photo : TrenOto

Bima EV sendiri merupakan kendaraan listrik komersial yang cukup menguntungkan. Model tersebut dilengkapi baterai Ternary Ion – Lithium berkapasitas 49.1 kWh cukup untuk menempuh jarak sejauh 300 km.

Kemudian baterai disandingkan dengan motor penggerak yang mampu menghasilkan tenaga 100 hp dan torsi 165 Nm. Menariknya adalah pengisian daya melalui Quick Charge hanya membutuhkan waktu 1 jam dari 20 persen menjadi 80 persen.


Terkini

komunitas
Honda Bikers Day 2026

Honda Bikers Day 2026 Diramaikan Lebih dari 32 Ribu Peserta

Honda Bikers Day 2026 sukses diselenggarakan di Lapangan Panglima Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah

otosport
Marc Marquez

Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marquez Menang

Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan

otosport
MotoGP Australia 2026

Link Live Streaming MotoGP Australia 2026: Marquez Siap Dominasi

Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin

komunitas
Honda Bikers Day 2026

Puluhan Ribu Pengendara Siap Ramaikan Honda Bikers Day 2026

Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah

motor
Astra Motor

Strategi Astra Motor Tingkatkan Budaya Aman Berkendara di Jateng

Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan

motor
Motor REEV Chery

Chery Daftarkan Paten Motor REEV, Mirip Yamaha Fino

Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV

mobil
Denza

BYD Dituntut Pemegang Merek Denza di RI Pasca Ganti Nama

Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun

news
PEVS 2026

PEVS 2026 Akan Digelar Pekan Depan, Ada 9 Merek Mobil Listrik

PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain