Jumlah Ekspor Mobil Januari 2026 Turun, Toyota Paling Terdampak
24 Februari 2026, 11:01 WIB
Seorang Youtuber berhasil memecahkan rekor mengemudi mobil mundur tercepat di dunia dengan mencapai kecepatan 86.9 km per jam
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Scot Burner, Youtuber asal Amerika Serikat berhasil memecahkan rekor mengemudi mobil mundur tercepat di dunia. Rekor yang Ia ciptakan pada 15 Juni 2022 akhirnya dicatat oleh Guinness World Record beberapa waktu lalu.
Guna mencapai rekor, Ia menggunakan Corvette Stingray 2017 di NCM Motorsports Park dengan kecepatan rata-rata 77.2 km per jam. Sementara kecepatan puncak yang berhasil dicapai ialah 86.9 km per jam.
Menariknya Ia tidak melakukannya di lintasan lurus melainkan hampir menyelesaikan 1 lap penuh. Total waktu yang dibutuhkan olehnya adalah 1 menit 15.18 detik.
“Saya membalikkan tubuh dengan tangan kanan berada di balik sandaran kursi penumpang depan sementara tangan kiri di lingkar kemudi. Dan saya melihat sepenuhnya ke kaca belakang,” ungkapnya.
Dilansir dari Foxnews, Ia sudah mengemudi mundur menggunakan teknik tersebut sejak tahun 2000. Ketika itu Ia menggunakan Honda S2000 yang dibelinya dan terus berlanjut hingga memiliki akun youtube ‘Always in Reverse’.
Dalam channel tersebut ia memacu kecepatan mundur dari beragam mobil. Rata-rata Ia berhasil mencatatkan angka 83 km per jam dan pernah mencapai 86.9 km per jam di jalan umum.
Burner menyadari bahwa Ia bisa memecahkan rekor dunia. Pasalnya rekor lama pernah Ia pecahkan saat menggunakan Kia Sorento.
Ketika itu Ia berhasil mencapai kecepatan 90 km per jam. Sayangnya pencapaian tersebut tidak tercatat karena dilakukan dalam kegiatan tak resmi.
Selain Burner ada juga Daniel Act pembalap Formula E dari Audi yang mengklaim pernah mengemudi mundur hingga 209 km per jam. Kecepatan itu dicapainya di Audi RS 3 Touring 2018 namun pencapaian tersebut tidak pernah dicatat.
Mengemudi cepat dalam kondisi mundur memang memungkinkan, tetapi ada beberapa pabrikan melakukan pembatasan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan berkendara para pengemudi.
Di 2017 misalnya, Mercedes-AMG G65 ditarik oleh pabrikan karena perangkat lunak yang membatasi kecepatan tertinggi untuk mundur tidak dikalibrasi dengan benar. Akibatnya mobil berpotensi melebihi kecepatan 25 km per jam sehingga dinilai bisa membahayakan penggunanya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Februari 2026, 11:01 WIB
23 Februari 2026, 17:00 WIB
23 Februari 2026, 11:00 WIB
19 Februari 2026, 10:00 WIB
18 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
28 Februari 2026, 19:59 WIB
Insentif memiliki peran penting mendongkrak angka penjualan berbagai produsen EV, tidak terkecuali BYD
28 Februari 2026, 15:54 WIB
Pedro Acosta meraih kemenangan dramatis atas Marc Marquez dalam ajang sprint race MotoGP Thailand 2026
28 Februari 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih
28 Februari 2026, 11:00 WIB
Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal
28 Februari 2026, 09:28 WIB
Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota
27 Februari 2026, 18:00 WIB
Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang
27 Februari 2026, 16:06 WIB
Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang