Wuling Buka Suara Soal Tumpukan Kontainer di Tanjung Priok
20 Juni 2026, 11:00 WIB
Seorang Youtuber berhasil memecahkan rekor mengemudi mobil mundur tercepat di dunia dengan mencapai kecepatan 86.9 km per jam
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Scot Burner, Youtuber asal Amerika Serikat berhasil memecahkan rekor mengemudi mobil mundur tercepat di dunia. Rekor yang Ia ciptakan pada 15 Juni 2022 akhirnya dicatat oleh Guinness World Record beberapa waktu lalu.
Guna mencapai rekor, Ia menggunakan Corvette Stingray 2017 di NCM Motorsports Park dengan kecepatan rata-rata 77.2 km per jam. Sementara kecepatan puncak yang berhasil dicapai ialah 86.9 km per jam.
Menariknya Ia tidak melakukannya di lintasan lurus melainkan hampir menyelesaikan 1 lap penuh. Total waktu yang dibutuhkan olehnya adalah 1 menit 15.18 detik.
“Saya membalikkan tubuh dengan tangan kanan berada di balik sandaran kursi penumpang depan sementara tangan kiri di lingkar kemudi. Dan saya melihat sepenuhnya ke kaca belakang,” ungkapnya.
Dilansir dari Foxnews, Ia sudah mengemudi mundur menggunakan teknik tersebut sejak tahun 2000. Ketika itu Ia menggunakan Honda S2000 yang dibelinya dan terus berlanjut hingga memiliki akun youtube ‘Always in Reverse’.
Dalam channel tersebut ia memacu kecepatan mundur dari beragam mobil. Rata-rata Ia berhasil mencatatkan angka 83 km per jam dan pernah mencapai 86.9 km per jam di jalan umum.
Burner menyadari bahwa Ia bisa memecahkan rekor dunia. Pasalnya rekor lama pernah Ia pecahkan saat menggunakan Kia Sorento.
Ketika itu Ia berhasil mencapai kecepatan 90 km per jam. Sayangnya pencapaian tersebut tidak tercatat karena dilakukan dalam kegiatan tak resmi.
Selain Burner ada juga Daniel Act pembalap Formula E dari Audi yang mengklaim pernah mengemudi mundur hingga 209 km per jam. Kecepatan itu dicapainya di Audi RS 3 Touring 2018 namun pencapaian tersebut tidak pernah dicatat.
Mengemudi cepat dalam kondisi mundur memang memungkinkan, tetapi ada beberapa pabrikan melakukan pembatasan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan berkendara para pengemudi.
Di 2017 misalnya, Mercedes-AMG G65 ditarik oleh pabrikan karena perangkat lunak yang membatasi kecepatan tertinggi untuk mundur tidak dikalibrasi dengan benar. Akibatnya mobil berpotensi melebihi kecepatan 25 km per jam sehingga dinilai bisa membahayakan penggunanya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Juni 2026, 11:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
09 Juni 2026, 21:30 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan