Baterai Mobil Hybrid Toyota Buatan Indonesia Bakal Diekspor
22 April 2026, 12:31 WIB
Presiden Direktur Toyota diganti oleh Nandi Julyanto setelah Warih Andang Tjahjono memasuki masa pensiun
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) resmi berganti setelah Warih Andang Tjahjono memasuki masa purnabakti. Pria kelahiran Pati, Jawa Tengah tersebut telah memimpin perusahaan periode 1 April 2017 hingga 30 Juni 2023.
Posisinya sebagai Presiden Direktur Toyota diganti oleh Nandi Julyanto mulai 1 Juli 2023 yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur. Ia akan didukung oleh Bob Azzam sebagai Wakil Presiden Direktur, naik dari sebelumnya Direktur.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung TMMIN selama saya menjabat sebagai Presiden Direktur. Saya sampaikan selamat dan sukses kepada Nandi Julyanto serta Bob Azam untuk memimpin ke depan,” ujar Warih Andang Tjahjono, mantan Presiden Direktur TMMIN (07/07).
Selama menjabat pucuk pimpinan, Warih Andang Tjahjono telah menghasilkan banyak catatan. Pasalnya ia merupakan orang lokal pertama yang duduk sebagai Presiden Direktur di afiliasi manufaktur Toyota di Asia Pasifik.
Ia pun berhasil mencatatkan beragam prestasi penting seperti pencapaian 2 juta unit ekspor mobil utuh bermerek Toyota, ekspor perdana ke Australia dan produksi serta ekspor kendaraan elektrifikasi. Di bawah kepemimpinannya juga TMMIN berhasil merakit sendiri baterai untuk mobil hybrid.
Sementara itu Nandi Julyanto yang menggantikan posisi Warih akan melanjutkan target TMMIN sebagai basis produksi dan ekspor kendaraan. Terlebih saat ini mereka sudah mengirim ribuan unit mobil hybrid ke berbagai negara.
“TMMIN bertekad untuk terus berkontribusi di industri otomotif nasional dengan mengembangkan lebih banyak lagi produksi lokal kendaraan berteknologi elektrifikasi yang lebih beragam beserta komponennya termasuk baterai,” ujar Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT TMMIN.
Memasuki pertengahan tahun 2023, era elektrifikasi industri otomotif nasional akan semakin kompetitif. TMMIN pun bercita-cita untuk meningkatkan kedalaman industri dalam negeri dengan mengembangkan dan menguatkan potensi industri otomotif nasional.
Berdiri sejak tahun 1971, Toyota Indonesia awalnya bergerak sebagai importir dan distributor kendaraan merek Toyota. Kini perusahaan telah bertransformasi mengoptimalkan kontribusi menjadi basis produksi serta ekspor mobil elektrifikasi dengan menggandeng 116 industri komponen lokal.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 April 2026, 12:31 WIB
16 April 2026, 23:19 WIB
08 April 2026, 11:00 WIB
09 Maret 2026, 07:14 WIB
16 Oktober 2025, 10:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit