Begini Cara Toyota Mencapai Net Zero Emission
16 Februari 2025, 09:00 WIB
Presiden Direktur Toyota diganti oleh Nandi Julyanto setelah Warih Andang Tjahjono memasuki masa pensiun
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) resmi berganti setelah Warih Andang Tjahjono memasuki masa purnabakti. Pria kelahiran Pati, Jawa Tengah tersebut telah memimpin perusahaan periode 1 April 2017 hingga 30 Juni 2023.
Posisinya sebagai Presiden Direktur Toyota diganti oleh Nandi Julyanto mulai 1 Juli 2023 yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur. Ia akan didukung oleh Bob Azzam sebagai Wakil Presiden Direktur, naik dari sebelumnya Direktur.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung TMMIN selama saya menjabat sebagai Presiden Direktur. Saya sampaikan selamat dan sukses kepada Nandi Julyanto serta Bob Azam untuk memimpin ke depan,” ujar Warih Andang Tjahjono, mantan Presiden Direktur TMMIN (07/07).
Selama menjabat pucuk pimpinan, Warih Andang Tjahjono telah menghasilkan banyak catatan. Pasalnya ia merupakan orang lokal pertama yang duduk sebagai Presiden Direktur di afiliasi manufaktur Toyota di Asia Pasifik.
Ia pun berhasil mencatatkan beragam prestasi penting seperti pencapaian 2 juta unit ekspor mobil utuh bermerek Toyota, ekspor perdana ke Australia dan produksi serta ekspor kendaraan elektrifikasi. Di bawah kepemimpinannya juga TMMIN berhasil merakit sendiri baterai untuk mobil hybrid.
Sementara itu Nandi Julyanto yang menggantikan posisi Warih akan melanjutkan target TMMIN sebagai basis produksi dan ekspor kendaraan. Terlebih saat ini mereka sudah mengirim ribuan unit mobil hybrid ke berbagai negara.
“TMMIN bertekad untuk terus berkontribusi di industri otomotif nasional dengan mengembangkan lebih banyak lagi produksi lokal kendaraan berteknologi elektrifikasi yang lebih beragam beserta komponennya termasuk baterai,” ujar Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT TMMIN.
Memasuki pertengahan tahun 2023, era elektrifikasi industri otomotif nasional akan semakin kompetitif. TMMIN pun bercita-cita untuk meningkatkan kedalaman industri dalam negeri dengan mengembangkan dan menguatkan potensi industri otomotif nasional.
Berdiri sejak tahun 1971, Toyota Indonesia awalnya bergerak sebagai importir dan distributor kendaraan merek Toyota. Kini perusahaan telah bertransformasi mengoptimalkan kontribusi menjadi basis produksi serta ekspor mobil elektrifikasi dengan menggandeng 116 industri komponen lokal.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Februari 2025, 09:00 WIB
09 Desember 2024, 07:00 WIB
20 November 2024, 11:00 WIB
10 Oktober 2024, 19:00 WIB
29 Agustus 2024, 20:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi