Interior Berkelas Toyota HiAce Premio Ultimate Racikan Lombardi
02 September 2026, 15:00 WIB
Toyota pastikan menjaga kualitas kendaraan yang diterima konsumen sejak proses produksi untuk jaga kepercayaan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menggelar Customer Month 2025. Acara ini bertujuan mempererat kerjasama serta meningkatkan kepercayaan para distributor baik dalam maupun luar negeri terhadap kualitas produk maupun layanan yang diberikan.
Acara itu merupakan ajang mempromosikan dan menegaskan komitmen Toyota Indonesia terhadap kualitas produksi kepada para distributor. Pasalnya bagi perusahaan tersebut, kualitas produk haruslah terjaga.
“Melalui forum ini kami juga berharap ada masukan untuk mewujudkan yang lebih baik lagi,” kata Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam dalam keterangan resminya (11/06).
Toyota sendiri cukup ketat dalam menyeleksi barang. Oleh sebab itu perusahaan menerapkan standar kinerja yang ketat dalam setiap proses produksinya, meliputi Product Quality dan Service Quality.
Sementara dalam hal kualitas produk, TMMIN fokus pada dua aspek utama yaitu Product Engineering Quality serta Product Manufacturing Quality. Product Engineering Quality terkait dengan kemampuan desain produk untuk memenuhi kebutuhan juga harapan konsumen seperti efisiensi bahan bakar hingga ramah lingkungan.
Sedangkan Product Manufacturing Quality memastikan bahwa setiap kendaraan sesuai desain dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Tujuannya adalah menghilangkan cacat serta fluktuasi kualitas dalam setiap tahap produksi.
“TMMIN senantiasa mengedepankan transparansi dan tidak pernah menutupi jika ditemukan masalah pada produk. Prinsip ini menjadi dasar bagi setiap karyawan agar bertanggung jawab penuh atas kualitas pekerjaan mereka,” ujar Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto.
TMMIN mengklaim berpegang pada filosofi keselamatan dengan tujuan untuk memastikan bahwa setiap produk yang sampai ke tangan konsumen berfungsi sempurna. Upaya menjaga kepercayaan tersebut bukan hanya dilakukan saat proses produksi namun juga berlanjut hingga selama produk digunakan oleh pelanggan.
Berbagai macam program Quality Assurance dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, diantaranya melalui program Customer Service Campaign atau Recall, untuk memastikan bahwa semua fungsi kendaraan bekerja dengan baik.
“Recall bukanlah hal negatif karena merupakan bentuk tanggung jawab Toyota terhadap pengguna. Jika ada permasalahan yang terdeteksi dan kami dapat menanggulangi kesalahan tersebut melalui penarikan produk maka itu adalah langkah bijak agar keamanan serta kenyaman pengguna terjaga,” tegas Bob Azam.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan
04 September 2026, 09:00 WIB
Pameran IEE Series 2026 memasuki Energy Week, ikut dukung ekosistem kendaraan energi terbarukan di Indonesia